• Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
JurnalPost
JurnalPost
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Masih Ingat Jalan Tol “Atlantis Semarang-Demak”, Begini Dampak Yang Ditimbulkannya ?

Editor Redaksi
11 Mei 2024
in News

Oleh: Rakha Yattaqi Arya K (7111422224), Nizar Musyaffa (7111422239), Fauziah Mega Maharani (7111422254), Grace Natalia Marpaung, S.E., M.Si.

JurnalPost.com – Jalan tol Semarang Demak atau lebih dikenal dengan tol atlantis merupakan sebuah proyek strategis nasional (psn) provinsi Jawa Tengah. Proyek ini menghubungkan Semarang Demak dengan jarak sejauh 26,65 km. Dengan skema pengembalian tarif serta masa konsesi selama 35 tahun. Proyek ini menghabiskan dana hampir 15 triliun yang bersumber pada dana APBN (Anggaran Pendapatan Belanja Negara). Pelaksanaan proyek ini dibagi menjadi 2 seksi yaitu seksi 1 (Semarang-Sayung) dan seksi 2 (Sayung-Demak). PT Hutama selaku pelaksana dari pembangunan ini mengatakan bahwa jalan tol atlantis akan selesai pada tahun 2025. Jalan tol ini akan memangkas waktu dari 1,5 jam menjadi 20 menit saja.

Harapannya dengan adanya jalan tol ini, konektivitas antar daerah dapat terhubung semakin cepat. Mengingat bahwasannya di daerah pantura, merupakan daerah industrial yang menyerap tenaga kerja banyak. Sehingga akan lebih memudahkan daerah industri dalam pendistribusian barang. Disamping itu, jalan tol ini digadang gadang sebagai tanggul laut akan banjir rob.

Banjir rob merupakan bencana hal yang sering terjadi di kawasan ini, hampir setiap musim penghujan pasti akan mengalami banjir. Pemerintah telah berupaya melakukan penyelesaian akan masalah tersebut, namun masalah tersebut tidak kunjung selesai.
Pembangunan jalan tol ini di desain sebagai tanggul laut buatan. Presiden Jokowi mengatakan level banjir rob di kawasan tersebut ke depannya berkemungkinan akan terus meningkat, seiring dengan perubahan iklim yang terjadi. Sehingga, harapannya tanggul ini dapat membantu mencegah banjir masuk ke daratan.

“Rob ke depan menurut saya akan semakin tinggi masuk ke daratan karena perubahan iklim. Itu sedikit bisa kita cegah dengan fungsi jalan tol sekaligus tanggul laut dari jalan yang telah dibangun ini,” imbuhnya. Danang Parikesit selaku Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) juga menambahkan bahwa “Ruas ini juga memiliki keunikan karena nantinya akan

dihubungkan dengan tol tanggul laut yang merupakan sebuah instrumen untuk menangani kenaikan muka air laut akibat perubahan iklim,”

Hal diatas merupakan dampak positif yang dihasilkan dari pembangunan tol ini. Selain dampak positif pasti ada juga dampak negatifnya. Kedua hal yang selalu beriringan dan tidak dapat dihindarkan. Adanya pembangunan tol semarang-demak ini juga menimbulkan dampak sosial bagi beberapa masyarakat sekitar seperti para Pedagang Kaki Lima (PKL) dan nelayan.

Para pedagang kaki lima di sekitar tempat wisata religi Masjid Syekh Jumadil Kubro terancam akan tergusur karena lahan dagangnya terkena dampak dari pembangunan tersebut. Selain itu, yang paling dirugikan dalam pembangunan ini adalah para nelayan. Nelayan terancam tidak dapat melaut karena perahunya tertahan bambu yang dipasang di sepanjang laut. para nelayan mengaku bahwa pendapatan mereka turun drastis akibat adanya pembangunan tersebut. Hal tersebut perlu diperhatikan lebih lanjut oleh pemerintah sekitar dan pemberian solusi yang tepat pada pihak pihak yang dirugikan.

Pada proses pelaksanaan pembangunan jalan tol semarang-demak juga berdampak pada kemacetan yang terjadi di jalan Kaligawe. Hal tersebut disebabkan karena adanya rekayasa lalu lintas dari arah kabupaten menuju kota Semarang dan menyebabkan terjadinya lonjakan volume kendaraan. Terlepas dari berbagai dampak yang ditimbulkan, pembangunan tol semarang-demak ini merupakan langkah yang baik untuk mendorong sentral pertumbuhan ekonomi daerah serta salah satu upaya untuk meminimalisir adanya bencana di sekitar.

Bagikan133MengirimTweet83Print PDF

Baca Juga

PENERAPAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA (TTG) PENGUSIR HAMA TIKUS ULTRASONIK TENAGA SURYA SEBAGAI SOLUSI PENGENDALIAN HAMA RAMAH LINGKUNGAN DI LAHAN PERTANIAN DESA SIDOMUKTI KECAMATAN BUNGAH KABUPATEN GRESIK

Editor Redaksi
15 Juli 2026
0

Dari Baris Kode ke Meja Koperasi: Catatan Divisi Teknologi Tepat Guna di KDMP Sidokumpul

Dari Baris Kode ke Meja Koperasi: Catatan Divisi Teknologi Tepat Guna di KDMP Sidokumpul

Editor Redaksi
14 Juli 2026
0

Foto pendampingan dan evaluasi mengenai website inventaris gudang digital kepada koperasi desa merah putih desa sidokumpul, kecamatan bungah, gresik Oleh:...

Kebakaran Kecil di Area PRJ, Petugas Bergerak Cepat Padamkan Api

Kebakaran Kecil di Area PRJ, Petugas Bergerak Cepat Padamkan Api

Editor Redaksi
3 Juli 2026
0

Penulis: Ardi putra Jakarta, JurnalPost.com - Kebakaran kecil terjadi di area Pekan Raya Jakarta (PRJ), Jumat (20/6/2026). Peristiwa itu sempat...

Langkah Awal Mahasiswa Ilmu Komunikasi Menuju Dunia Profesional : Catatan Magang Velicia Mahasiswa UNTAG di KAI DAOP 8 Surabaya

Langkah Awal Mahasiswa Ilmu Komunikasi Menuju Dunia Profesional : Catatan Magang Velicia Mahasiswa UNTAG di KAI DAOP 8 Surabaya

Editor Redaksi
21 Mei 2026
0

Oleh : Ananda Velicia L. C. Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya JurnalPost.com - Perkenalkan nama saya Ananda Velicia Lusiane Cahyawati,...

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Untag Surabaya Menjalankan Program Magang Reguler di PT PLN UP3 Surabaya Barat

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Untag Surabaya Menjalankan Program Magang Reguler di PT PLN UP3 Surabaya Barat

Editor Redaksi
20 Mei 2026
0

Surabaya, JurnalPost.com – Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang siap terjun ke dunia kerja...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Halaman Depan Folder 4

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.