• Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
JurnalPost
JurnalPost
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Mahasiswa Untag Surabaya Dorong Digitalisasi UMKM Kuliner Pawon Mba Ning

Editor Redaksi
28 Juni 2026
in Berita

SURABAYA, JurnalPost.com – Transformasi digital kini menjadi kunci utama bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk bisa memperluas pasar. Menyadari pentingnya hal ini, sekelompok mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya menggelar kegiatan pengabdian masyarakat pada bulan Juni 2026. Kegiatan ini difokuskan pada penguatan komunikasi pemasaran digital di UMKM Pawon Mba Ning, sebuah usaha kuliner rumahan di Surabaya.

Berdiri sejak tahun 2019, Pawon Mba Ning dikenal menawarkan aneka masakan rumahan khas Jawa Timur, seperti rawon, soto ayam, nasi pecel, serta melayani pesanan katering. Meskipun mendapat respons positif dari pelanggan setianya, perkembangan usaha ini terbilang stagnan. Hal ini terjadi karena pemilik usaha sangat bergantung pada pemasaran konvensional dari mulut ke mulut (word of mouth) dan pesanan melalui telepon.

Hasil observasi tim mahasiswa menemukan beberapa permasalahan utama yang menghambat pertumbuhan usaha kuliner ini, di antaranya belum adanya akun media sosial bisnis yang aktif. Selain itu, UMKM ini juga belum memiliki identitas merek (brand identity) yang konsisten seperti logo, serta pemilik usaha belum memahami cara mendaftarkan produk ke platform e-commerce seperti ShopeeFood atau GoFood.

Guna memberikan solusi atas permasalahan tersebut, tim pengabdi menerapkan metode Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan partisipasi aktif pemilik usaha, Mba Ning, dalam setiap tahapan. Dengan berlandaskan pada Model Komunikasi Lasswell dan Teori Difusi Inovasi, mahasiswa melakukan pendampingan bertahap yang menghasilkan tiga luaran utama.

Langkah-langkah strategis yang diimplementasikan meliputi:
• Pembuatan identitas merek berupa logo profesional yang diaplikasikan pada kemasan dan profil digital untuk meningkatkan kredibilitas produk di mata konsumen.
• Digitalisasi saluran distribusi melalui pendaftaran dan pengelolaan toko di platform Shopee Food, yang secara efektif memperluas jangkauan pasar ke seluruh kawasan Surabaya.
• Pemasangan spanduk (banner) di lokasi fisik warung sebagai bentuk integrasi komunikasi Online-to-Offline (O2O).
• Pemasangan spanduk tersebut berfungsi ganda untuk menarik konsumen pejalan kaki sekaligus mengedukasi pelanggan lama bahwa produk kini bisa dipesan secara digital.

Intervensi melalui program komunikasi pembangunan ini terbukti berhasil merombak strategi promosi UMKM Pawon Mba Ning. Kombinasi identitas visual yang kuat, kehadiran di aplikasi e-commerce, dan strategi visibilitas fisik menciptakan efek ganda berupa peningkatan profesionalitas usaha dan potensi kenaikan omzet.
Sebagai langkah keberlanjutan, tim mahasiswa Untag menyarankan agar pemilik usaha terus konsisten dalam menjaga kualitas pelayanan secara online. Pawon Mba Ning juga diharapkan dapat mulai mengeksplorasi berbagai fitur promosi berbayar yang tersedia di platform e-commerce untuk memaksimalkan eksposur bisnis di masa mendatang.

  • Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Halaman Depan Folder 4

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.