JurnalPost.com, BOGOR (27/03/23). Praktik lapang yang diadakan oleh SEAMEO BIOTROP merupakan sebuah bentuk sub-topik divisi Praktisi Pertanian Perkotaan Berkelanjutan (PPB) yang digunakan untuk memberikan pengajaran tentang sebuah bisnis yang dapat dilakukan dirumah. Praktik yang dilakukan yaitu destilasi (penyulingan) daun jeruk dan daun nilam yang dirubah menjadi minyak atsiri. Hal ini dapat dilakukan dilingkungan masyarakat agar dapat memanfaatkan tanaman atsiri yang berada disekitar rumah menjadi minyak atsiri dan mengolahnya menjadi produk turunan yang menguntungkan.
Minyak esensial tropika atau atsiri merupakan minyak yang dihasilkan oleh bagian dari tanaman. Minyak ini memiliki banyak manfaat sebagai bahan campuran wewangian, obat-obatan, kosmetik, dan masakan. Minyak ini dihasilkan dari proses destilasi (penyulingan). Destilasi yang digunakan yaitu dengan menggunakan uap air, pengguanaan uap dinilai lebih efektif sehingga dapat menghasilkan minyak dengan jumlah yang lebih banyak.
Arfiana Dita Arum Sari, Mahasisiwi UPN Veteran Jawa Timur yang tergabung dalam program Magang & Studi Independen Bersertifikat (MSIB) Batch 4 melakukan praktik destilasi (penyulingan) daun jeruk dan daun nilam untuk dirubah menjadi minyak atsiri bersama mahasiswa magang lain di divisi PPB untuk diimplementasikan secara mandiri kepada masyarakat.

Arfiana Dita Arum Sari, selaku mahasiswi MSIB Batch 4 SEAMEO BIOTROP menjelaskan bahwa “Praktik destilasi tanaman atsiri jarang diketahui oleh masyarakat, sehingga disini saya belajar untuk mempraktikkan bagaimana cara melakukan penyulingan dengan mudah atau menggunakan bahan-bahan sederhana. Cita-cita saya sendiri yaitu dapat mendirikan pabrik penyulingan berskala besar, sehingga saya dapat memberikan sedikit ilmu saya kepada masyarakat sekitar untuk mulai melakukan bisnis yang dapat menghasilkan untung besar yaitu minyak atsiri dengan kualtas rendemen tinggi yang memiliki nilai jual yang tinggi.”
Destilasi yang dilakukan dapat menggunakan dua teknik, yaitu teknik destilasi uap dan rebus. Tetapi, praktik yang dilakukan menggunakan metode destilasi uap, sehingga dapat menghasilkan minyak atsiri dengan kualitas yang lebih baik. Detilasi uap sendiri lebih banyak digunakan pada pabrik-pabrik penyulingan berskala besar. Minyak atsiri hasil destilasi sendiri dapat dimanfaatkan sebagai campuran produk turunan yaitu sabun padat, sabun cair, aromaterapi, parfum, obat-obatan, maupun kosmetik.
Praktik destilasi sangat berkesan, karena jarang dilakukan dan mahasiswa biasanya hanya mengetahui produk jadi tanpa mengetahui asal-usul dari produk tersebut. Adanya praktik magang mahasiswa tentang destilasi penyuligan membuat mahasiswa banyak belajar untuk melakukan pengembangan produk dari minyak atsiri sehingga berguna bagi masyarakat. Praktik ini membuktikan bahwa program magang mitra SEAMEO BIOTROP memberikan kemampuan dan potensi untuk mahasiswa MSIB Batch 4 untuk semakin berkembang dalam mempraktikkan usaha bisnis untuk masyarakat.



