
Penulis : Elza Yuniasti, Mahasiswa KKN R12 Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Mojokerto, JurnalPost.com, Desa Sumber Kembar, Pacet – Dalam upaya meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan usaha, UMKM AKB Interior Mebel mengikuti kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan Pembukuan Keuangan Praktis Menggunakan Aplikasi Majoo. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari program pendampingan UMKM oleh mahasiswa KKN R12, dengan tujuan mendorong digitalisasi sistem pencatatan keuangan pada usaha kecil dan menengah.
Selama ini, UMKM AKB Interior Mebel masih melakukan pencatatan keuangan secara manual. Cara tersebut sering menimbulkan berbagai permasalahan, seperti data transaksi yang tidak lengkap, sulitnya mengetahui keuntungan yang sebenarnya, serta tidak tersedianya laporan keuangan yang rapi. Kondisi ini juga menyulitkan pelaku usaha ketika ingin mengembangkan usaha, mengajukan pinjaman, atau mengevaluasi kinerja bisnis.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, pelaku UMKM AKB Interior Mebel diberikan pemahaman mengenai pentingnya pembukuan keuangan yang tertib dan terstruktur. Subkelompok 6 KKN menjelaskan bahwa pembukuan bukan hanya sekadar mencatat pemasukan dan pengeluaran, tetapi juga menjadi dasar utama dalam mengontrol keuangan, menentukan harga jual, menghitung laba, serta merencanakan pengembangan usaha di masa depan.
Setelah sesi sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan penggunaan aplikasi Majoo sebagai alat bantu pembukuan digital. Aplikasi ini dipilih karena mudah digunakan dan memiliki fitur yang lengkap sesuai kebutuhan UMKM. Dalam pelatihan tersebut, peserta diajarkan cara membuat akun, memasukkan data usaha, mencatat transaksi penjualan dan pengeluaran, mengelola stok bahan baku dan produk, serta melihat laporan keuangan secara otomatis.
UMKM AKB juga melakukan praktik langsung dengan pendampingan dari Sub kelompok 6. Pelaku usaha mencoba memasukkan transaksi yang biasa terjadi dalam kegiatan usaha sehari-hari, seperti pembelian bahan baku, biaya operasional, dan penjualan produk mebel. Dari hasil praktik tersebut, UMKM AKB dapat langsung melihat laporan laba rugi dan arus kas, sehingga lebih memahami kondisi keuangan usahanya secara nyata.
Pemilik UMKM AKB Interior Mebel, Bapak Ari, menyampaikan bahwa pelatihan ini sangat membantu dalam memahami keuangan usaha secara lebih jelas dan sistematis. Dengan adanya aplikasi Majoo, pencatatan keuangan menjadi lebih rapi, mudah diakses, dan tidak lagi bergantung pada pencatatan manual yang rawan hilang atau salah hitung. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan profesionalisme usaha serta mempermudah pengambilan keputusan bisnis.
Selain memberikan manfaat teknis, kegiatan ini juga menjadi langkah awal dalam mendorong UMKM untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan digitalisasi. Di era persaingan usaha yang semakin ketat, penggunaan aplikasi digital seperti Majoo dapat membantu UMKM meningkatkan efisiensi, transparansi keuangan, serta daya saing di pasar.
Melalui sosialisasi dan pelatihan pembukuan keuangan ini, UMKM AKB Interior Mebel diharapkan mampu menerapkan sistem pencatatan yang lebih modern dan berkelanjutan. Dengan pengelolaan keuangan yang lebih baik, usaha diharapkan dapat berkembang lebih stabil, meningkatkan keuntungan, serta membuka peluang kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi di lingkungan sekitar.
Sebagai penutup, saya Elza Yuniasti, perwakilan mahasiswa KKN R12 Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dosen Pembimbing Lapangan Dr. (Cand.) Fiky Two Nando, S.T., M.T. yang senantiasa memberikan arahan dan bimbingan kepada kelompok kami, serta Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) yang telah memfasilitasi terlaksananya program KKN ini. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Bapak Ari, selaku pemilik AKB Interior Mebel, yang telah meluangkan waktu dan memberikan dukungan penuh dalam pelaksanaan kegiatan sosialisasi dan pelatihan pembukuan keuangan menggunakan aplikasi Majoo ini.



