
Penulis : Moch Nizar Dava R.S, Mahasiswa KKN R12 Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Mojokerto, JurnalPost.com — Sebagai bentuk nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Sumberkembar, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda akademik semata, tetapi juga wadah bagi mahasiswa untuk terjun langsung ke masyarakat dan berkontribusi dalam menyelesaikan permasalahan yang ada.
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) melaksanakan program kerja berupa Sosialisasi dan Pelatihan Pembukuan Keuangan yang Praktis Menggunakan Aplikasi Majoo pada UMKM AKB Interior, sebuah usaha yang bergerak di bidang jasa mebel kayu. Kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat dalam mendukung peningkatan kapasitas pengelolaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya pada aspek manajemen keuangan, dengan bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr. (Cand.) Fiky Two Nando, S.T., M.T.
Pelaksanaan kegiatan bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada pelaku UMKM mengenai pentingnya pencatatan keuangan yang sistematis serta memperkenalkan pemanfaatan teknologi digital sebagai sarana pendukung pengelolaan keuangan usaha. Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKN memberikan sosialisasi terkait konsep dasar pembukuan keuangan, sekaligus pelatihan penggunaan aplikasi Majoo yang dinilai praktis dan mudah dioperasikan oleh pelaku usaha.
Pelatihan dilaksanakan secara langsung dengan metode praktik penggunaan aplikasi, meliputi pencatatan pemasukan dan pengeluaran, pengelompokan biaya produksi mebel kayu, hingga penyusunan laporan keuangan sederhana. Pendekatan ini diharapkan dapat membantu pelaku UMKM memahami kondisi keuangan usaha secara lebih akurat dan berkelanjutan.
Pemilik UMKM AKB Interior menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. “Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami, terutama dalam membantu pencatatan keuangan usaha agar lebih rapi dan mudah dipantau. Dengan adanya aplikasi Majoo, kami dapat mengetahui arus kas dan hasil usaha secara lebih jelas,” ujarnya.
Salah satu perwakilan mahasiswa KKN juga menyampaikan harapannya terhadap keberlanjutan program ini. “Melalui kegiatan sosialisasi dan pelatihan ini, kami berharap UMKM AKB Interior dapat menerapkan pembukuan keuangan secara konsisten sehingga mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan usaha dan mendukung pengambilan keputusan bisnis yang lebih tepat,” jelasnya.
Melalui program kerja KKN ini, dengan arahan dan pendampingan dari Dr. (Cand.) Fiky Two Nando, S.T., M.T., mahasiswa diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam pemberdayaan UMKM serta mendorong pemanfaatan teknologi digital sebagai upaya peningkatan daya saing dan keberlanjutan usaha di tingkat lokal.



