
Penulis: Muhammad Rizky Fernanda, Mahasiswa KKN R12 Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
JurnalPost.com, Mojokerto, Desa Sumber Kembar, Pacet – Transformasi digital menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Menyadari pentingnya hal tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) R12 Sub Kelompok 4 Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya melaksanakan kegiatan seminar bertema “Peluang Penjualan UMKM di Era Digital” di Desa Sumber Kembar, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto pada hari Jumat tgl 9-Januari-2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari program kerja mahasiswa KKN dalam upaya meningkatkan kapasitas dan daya saing UMKM desa. Seminar ini diselenggarakan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dengan tujuan memberikan edukasi dan pemahaman kepada pelaku UMKM mengenai pemanfaatan teknologi digital dalam pemasaran produk. Kegiatan tersebut diikuti oleh puluhan pelaku UMKM lokal yang berasal dari berbagai sektor usaha, mulai dari kuliner rumahan, makanan olahan khas desa, hingga produk kerajinan tangan.
Seluruh rangkaian kegiatan ini dilaksanakan di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. (Cand.) Fiky Two Nando, S.T., M.T., yang memberikan arahan dan pendampingan kepada mahasiswa KKN dalam menjalankan program pengabdian kepada masyarakat. Dalam sambutannya, perwakilan mahasiswa KKN R12 Sub Kelompok 4 UNTAG Surabaya menyampaikan bahwa UMKM merupakan tulang punggung perekonomian desa yang memiliki potensi besar untuk berkembang apabila didukung dengan strategi pemasaran yang tepat. Namun, masih banyak pelaku UMKM yang belum memanfaatkan teknologi digital secara optimal. Oleh karena itu, seminar ini diharapkan dapat menjadi wadah pembelajaran sekaligus motivasi bagi pelaku usaha untuk mulai beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Materi utama yang disampaikan dalam seminar meliputi pengenalan konsep pemasaran digital dan peluang penjualan melalui platform online. Menjelaskan mengenai pemanfaatan media sosial seperti WhatsApp, Instagram, Facebook, TikTok dan Marketplace. Sebagai sarana promosi yang efektif dan mudah diakses. Selain itu, peserta juga diperkenalkan dengan marketplace sebagai alternatif penjualan yang mampu menjangkau konsumen lebih luas tanpa harus memiliki toko fisik. Desa Sumber Kembar sendiri memiliki potensi UMKM yang cukup menjanjikan, terutama dengan adanya produk-produk lokal yang memiliki ciri khas dan kualitas yang baik. Namun, keterbatasan pengetahuan dan pengalaman dalam pemasaran digital menjadi tantangan utama yang dihadapi oleh sebagian pelaku UMKM. Melalui seminar ini, mahasiswa KKN R12 Sub Kelompok 4 UNTAG Surabaya berupaya menjembatani kesenjangan tersebut dengan memberikan edukasi yang aplikatif dan mudah dipahami.
Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Pada sesi diskusi dan tanya jawab, pelaku UMKM aktif menyampaikan kendala yang mereka hadapi, seperti kesulitan mengoperasikan media sosial, keterbatasan waktu untuk mengelola penjualan online, hingga kekhawatiran terhadap penipuan dalam transaksi digital. Menanggapi hal tersebut, mahasiswa KKN memberikan solusi dan tips praktis agar pelaku UMKM dapat memulai pemasaran digital secara bertahap dan aman. Melalui kegiatan seminar ini, diharapkan pelaku UMKM di Desa Sumber Kembar dapat memanfaatkan peluang penjualan di era digital untuk meningkatkan omzet dan memperluas jangkauan pasar. Digitalisasi UMKM tidak hanya berpotensi meningkatkan pendapatan, tetapi juga mendorong keberlanjutan usaha dan memperkuat perekonomian desa secara keseluruhan.
Bagi saya ( Nanda ) sebagai mahasiswa KKN, kegiatan ini menjadi pengalaman berharga dalam menerapkan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh di bangku perkuliahan secara langsung di tengah masyarakat. Mahasiswa tidak hanya berperan sebagai penyampai materi, tetapi juga sebagai pendamping yang siap membantu pelaku UMKM dalam proses adaptasi menuju pemasaran digital. Ke depan, mahasiswa KKN berharap agar kegiatan edukasi dan pendampingan UMKM di Desa Sumber Kembar dapat terus berlanjut, baik melalui program desa maupun kolaborasi dengan berbagai pihak. Sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan pelaku UMKM diharapkan mampu menciptakan ekosistem UMKM digital yang berdaya saing dan berkelanjutan di Desa Sumber Kembar, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.



