
Klaten, JurnalPost.com – Membangun kafe dengan pemandangan matahari terbit dan tenggelam di hamparan sawah bisa jadi daya tarik wisata di desa.
Takjub dengan keindahan pemandangan matahari terbit dan terbenam di hamparan sawah yang luas, salah satu mahasiswa Universitas Diponegoro yang sedang melakukan KKN (Kuliah Kerja Nyata) merancang kafe di pinggir sawah. Pemandangan yang dapat dilihat di Desa Ngaren, Kecamatan Pedan, Kabupaten Klaten setiap harinya adalah matahari terbit dan terbenam yang memperlihatkan pegunungan dan perbukitan dari kejauhan serta sawah dari kedekatan. Pemandangan yang mungkin dianggap biasa saja bagi orang yang tinggal di sekitar sawah, bisa jadi merupakan pemandangan yang menyegarkan bagi orang di daerah lain. Bagi warga Desa Ngaren, pemandangan tersebut merupakan hal yang biasa, bahkan membosankan, tetapi bagi Tim II KKN Universitas Diponegoro Posko Desa Ngaren, pemandangan tersebut adalah hal yang dinantikan.
Mengapa Kafe?
Terinsipirasi dengan banyaknya sawah yang ada di Desa Ngaren, mahasiswa tersebut mencari cara agar keindahan alam ini tidak hanya dapat dimanfaatkan pada saat panen saja. Sewajarnya, para petani hanya bisa menunggu hasil panen dan memanennya di saat tertentu. Tentunya, itu kurang produktif dan membuat pemasukkan para petani terbatas. Padahal, keindahan tersebut dapat dimanfaatkan untuk daya tarik wisata
Selain itu, kurangnya kafe di daerah sekitar menjadi salah satu potensi untuk pembangunan kafe di sekitar sawah. Mahasiswa KKN Undip mengalami kesulitan untuk mencari kafe yang nyaman untuk menghabiskan waktu. Untuk mendapat variasi pilihan kafe, warga sekitar Desa Ngaren perlu ke Klaten kota yang membutuhkan kurang lebih 15 – 30 menit. Ditambah, dari satu kafe ke kafe lain memerlukan waktu tambahan.
Lebih lanjut, perancangan kafe di pinggir sawah bisa menjadi daya tarik wisata yang menguntungkan warga dan pemerintahan setempat. Bekerja sama dengan pemerintah setempat, mahasiswa KKN Undip, yang berasal dari Sekolah Vokasi Teknik Sipil, merancang kafe yang diharapkan mampu menjadi sumber penghasilan tambahan bagi desa. Harapan lainnya adalah bahwa kafe tersebut bisa menjadi ikon dari Desa Ngaren.

Pengembangan ke Depan
Dengan rancangan yang telah digarap selama kurang lebih 1 bulan tersebut, pemerintah desa diharapkan mampu mengimplementasikan dan menggerakan warga sekitar untuk membangun kafe di Desa Ngaren. Ke depannya, bukan hanya 1 kafe, tetapi banyak kafe unik yang bisa dibangun di pinggir sawah Desa Ngaren sehingga banyak wisatawan dari daerah lain yang berkunjung ke Desa Ngaren dan membangkitkan perekonomian daerah tersebut.




Dimana KKN Undip di DS Jetiswetan kec Pedan kab. Klaten. Kok blm kelihatan programnya di masyarakat. Desa lain dah mulai keliatan misal DS ngaren, DS Temuwangi, DS Jatimulya, DS lemah Ireng.