
JurnalPost.com – Kamis, 17 Agustus 2023 Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 27 Universitas Bina Bangsa mengadakan perlombaan dalam rangka memeriahkan HUT Ke-78 RI di Kampung Mrgiyasa. Acara ini diselenggarakan di Lapangan Pencak Silat RT 07 dan dimeriahkan oleh para warga setempat yang sangat antusias mengikuti perlombaan. Berikut ini macam-macam perlombaan diantaranya untuk anak-anak yaitu lomba makan kerupuk, balap karung pakai helm, masukin pake ke botol, estafet air, makan biscuit, dan balap kelereng. Sedangkan untuk bapak-bapak dan ibu-ibu yaitu lomba mukul air, joget balon, terong bola, bola corong dan tarik tambang. Hadiah dari perlombaan ini diberikan oleh KKM kelompok 27.
Ketua kelompok 27, Syahreza, mengungkapkan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menghidupkan semangat nasionalisme dan mengenang perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan Indonesia. “Kami ingin melibatkan masyarakat dalam perayaan ini, terutama generasi muda, agar mereka bisa mengerti arti penting kemerdekaan dan menjaga nilai-nilai patriotisme,” ujar Syahreza.
Pihak panitia juga menyediakan hadiah menarik bagi para pemenang lomba, seperti alat makan, tempat makan, dan alat dapur. Kepala RW 07 Desa Lontar, Pak Durahman, menyambut baik kegiatan ini dan mengapresiasi upaya mahasiswa Universitas Bina Bangsa dalam merangkul masyarakat desa. “Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk mempererat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat, serta mengingatkan kita semua akan makna kemerdekaan,” ujarnya.

Acara ini berhasil menyatukan berbagai elemen masyarakat dalam semangat peringatan kemerdekaan Indonesia. Semangat gotong-royong dan kebersamaan yang terpancar dari kegiatan ini menjadi cerminan nyata dari semangat perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan segalanya demi kemerdekaan bangsa.
Acara ini berlangsung dari pukul 13.00-17.30 WIB dan pada malam harinya KKM kelompok 27 menghadiri pertunjukan silat, dimana pesertanya merupakan anak-anak dari padepokan bandrong siliwangi. Padepokan ini merupakan salah satu kesenian yang ada di Desa Lontar. Mereka masih melestarikan budaya mereka dengan melatih anak-anak untuk dapat mengikuti seni pencak silat.



