
Penulis: Ria Guritnasari
JurnalPost.com – KKN Tim II Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Diponegoro (Undip) telah menciptakan sampah otomatis bagi Anak-anak MTs Nambaul Ulum, Desa Wonorejo, Kecamatan Tlogowungu, Selasa (25/07/2023). Kegiatan pemaparan tempat sampah otomatis ini bertujuan untuk menumbuhkan budaya membuang sampah pada tempatnya bagi siswa dan siswi. KKN Tim II Mahasiswa Diponegoro (Undip) telah menciptakan sampah otomatis bagi Siswa dan Siswi Mts Nambaul Ulum, Desa Wonorejo, Kecamatan Tlogowungu, Selasa (25/07/2023).
Kegiatan pembuatan tempat sampah otomatis ini bertujuan untuk menumbuhkan budaya membuang sampah pada tempatnya bagi siswa. Terutama anak-anak yang suka dengan hal-hal baru dan selalu penasaran dengan sistem buka tutup sampah otomatis. Teknologi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran bagi mereka agar selalu membuang sampah pada tempatnya. Proses pembuatan sampah otomatis yang dilakukan oleh KKN Tim II Universitas Diponegoro. Perakitan komponen elektronika pemograman alat. “Pertama, kami melakukan perakitan komponen elektronika serta memogram alat. Kemudian, memasang alat ke badan tempat sampah. Untuk menambahkan nilai estetika maka KKN Tim II Universitas Diponegoro juga menghias tempat sampah dengan poster.

Proses pembuatan tempat sampah otomatis ini memerlukan total biaya sebesar Rp 300.000. Bahan yang dibutuhkan dalam merenovasi meliputi Arduino UNO, Kabel jumper, motor servo SG90, sensor ultrasonic (sensor jarak), Baterai (sebagai sumberdaya) serta alat yang digunakan yaitu Glue gun, solder, PC, software Arduino IDE. “Proses ini memerlukan waktu kurang lebih selama 5 hari.
Hal ini diharapkan dengan adanya sampah otomatis siswa-siswi MTs Nmbaul Ulum Desa Wonorejo, Kecamatan Tlogowungu menjadi sadar pentingnya menjaga lingkungan agar tetap bersih dan lestari. Serta menjadikan teknologi sampah otomatis ini sebagai sarana edukasi bagi siswa sehingga nanti siswa dan siswi dapat melanjutkan studinya sampat perguruan tinggi dengan menciptakan alat-alat otomatis dengan tekonologi yang lebih canggih.



