JurnalPost.com – Kasus bullying atau juga perundungan banyak berakhir tragis bagi korban yang terjadi di berbagai negara. Berawal dari bercandaan dan ada juga yang memang disengaja ataupun direncanakan. perundungan ini bisa berdampak sangat fatal bagi korban baik secara fisik maupun mentalnya.
Banyak sekali korban bullying ini mengalami trauma bertemu orang-orang disekitar apalagi orang yang tidak dikenal sehingga korban memilih mengasingkan diri dari lingkungan sosial. Dampak dari bullying ini bisa mengakibatkan kecacatan fisik dan bisa merusak masa depan bagi korban Kasus bullying ini juga ada di era digital atau dunia maya yang juga berdampak sama fatalnya bagi korban.
Dimana bullying yang diberikan tak hanya berupa kekerasan fisik saja namun kekerasan verbal. Tidak sedikit korban bullying yang mengakhiri hidupnya karena tersiksa batinnya.
Tindak bullying ini adalah perilaku agresif dengan tujuan menyakiti orang lain.
Tindakan yang dilakukan ini bukan penyerangan fisik ,melainkan ancaman-ancaman berbentuk narasi yang membuat orang lain merasa terancam dan tersakiti secara mental. Berikut adalah upaya yang bisa dilakukan untuk mencegah bullying:
1. Tunjukan kemampuan positif yang bisa berdampak oleh sekitar
2. Percaya diri dalam hal apapun
3. Jadikan bullying sebagai motivasi untuk melangkah ke depan
4. Laporkan pada pihak yang berwenang
Penulis: Muhammad Nur Rachmat
Mahasiswa Universitas Pamulang Prodi Teknik Informatika.
Tugas Mata Kuliah: Pendidikan Kewarganegaraan
Dosen Pengampu: Mawardi Nurullah, M. Pd



