• Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
JurnalPost
JurnalPost
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Ancaman Tornado Sang Pembawa Kehancuran

Editor Redaksi
11 Mei 2024
in News
Potret puting beliung di perbatasan Bandung-Sumedang

BANDUNG, JurnalPost.com – Tornado adalah fenomena cuaca yang ditandai dengan adanya pusaran angin yang kuat dan berputar-putar dengan cepat. Fenomena yang disebut Tornado ini terjadi di Bandung, Jawa Barat. Fenomena ini telah menyebabkan kerusakan yang signifikan pada bangunan dan infrastruktur. Tornado ini terjadi pada Rabu, 21 Februari 2024, dan melanda lima kecamatan di Jawa Barat yaitu Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Kecamatan Rancaekek, Kecamatan Cicalengka, dan Kabupaten Bandung.

Dipastikan wilayah Rancaekek terdapat ratusan rumah yang mengalami kerusakan. Berdasarkan datanya ada total 497 rumah yang rusak dalam bencana tersebut.

“Ada 223 rumah yang kategori rusak berat. Kemudian ada 208 rumah yang kategori rusak sedang dan 66 yang rusak ringan,” jelasnya.

Sementara itu, Kasi Darurat Logistik BPBD Kabupaten Bandung Asep Mahmud mengaku tercatat setidaknya ada ratusan jiwa yang terdampak peristiwa tersebut. Kata dia, saat ini masih dalam penanganan dari petugas.

“Dari dampak tersebut seperti kita ketahui bahwa ada 1.308 jiwa, 422 KK, 223 bangunan rusak berat, 208 bangunan rusak sedang dan 66 adalah rusak ringan seperti itu,” kata Asep.

Tornado ini juga berdampak pada lalu lintas di daerah yang terkena, dengan pohon tumbang yang menghalangi jalan dan merusak kios-kios pinggir jalan. Akibat tornado ini, terjadi kemacetan lalu lintas di jalan-jalan utama karena pohon tumbang dan puing-puing dari pabrik yang rusak. Tornado ini juga menyebabkan 33 orang terluka dan membutuhkan perawatan intensif di rumah sakit. Otoritas setempat masih melakukan penilaian terhadap tingkat kerusakan dan jumlah individu yang terkena dampak.

“Untuk korban sudah dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cicalengka dan RSUD Kesehatan Kerja,” katanya.

Perlu dicatat bahwa tornado di Bandung tidak dapat dibandingkan dengan tornado besar yang sering terjadi di Amerika Serikat. Kecepatan angin yang tercatat selama tornado di Bandung adalah 36 km/jam, jauh lebih rendah dibandingkan dengan kecepatan angin yang biasanya terkait dengan tornado di Amerika Serikat. Di Indonesia, fenomena cuaca serupa disebut puting beliung, yang memiliki kecepatan angin yang lebih rendah dan dampak yang kurang parah dibandingkan dengan tornado besar.

Kejadian tornado ini telah mendorong penelitian lebih lanjut tentang dampak perubahan iklim dan peristiwa cuaca ekstrem di wilayah tersebut. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat telah aktif mengkoordinasikan upaya tanggap darurat dan memastikan keselamatan warga yang terkena dampak. BPBD juga bekerja sama dengan otoritas setempat di tingkat kecamatan dan desa untuk memberikan bantuan dan dukungan segera kepada masyarakat yang terkena dampak.

“Saat ini personil gabungan TNI, Polri, berserta BPBD ada sejumlah 150 yang turut membersihkan, baik itu di jalan raya maupun di perumahan-perumahan agar kehidupan masyarakat bisa segera pulih berangsur-angsur,” ujar Kapolresta Bandung Kombes Kusworo Wibowo di Griya Permata Raya, Desa Nanjung Mekar, Rancaekek, Kamis (22/2/2024).

Secara keseluruhan, tornado di Bandung telah menyebabkan kerusakan yang signifikan pada bangunan dan infrastruktur, serta melukai beberapa individu. Otoritas setempat sedang merespons situasi ini dan memberikan bantuan kepada masyarakat yang terkena dampak. Kejadian tornado ini menyoroti perlunya penelitian lebih lanjut tentang dampak perubahan iklim dan peristiwa cuaca ekstrem di wilayah tersebut.

Penulis :
1. Nanda Erma
2. Sherli Dara
3. Muhammad Rizkal
4. Grace Natalia S.E., M.Si.

Bagikan133MengirimTweet83Print PDF

Baca Juga

PENERAPAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA (TTG) PENGUSIR HAMA TIKUS ULTRASONIK TENAGA SURYA SEBAGAI SOLUSI PENGENDALIAN HAMA RAMAH LINGKUNGAN DI LAHAN PERTANIAN DESA SIDOMUKTI KECAMATAN BUNGAH KABUPATEN GRESIK

Editor Redaksi
15 Juli 2026
0

Dari Baris Kode ke Meja Koperasi: Catatan Divisi Teknologi Tepat Guna di KDMP Sidokumpul

Dari Baris Kode ke Meja Koperasi: Catatan Divisi Teknologi Tepat Guna di KDMP Sidokumpul

Editor Redaksi
14 Juli 2026
0

Foto pendampingan dan evaluasi mengenai website inventaris gudang digital kepada koperasi desa merah putih desa sidokumpul, kecamatan bungah, gresik Oleh:...

Kebakaran Kecil di Area PRJ, Petugas Bergerak Cepat Padamkan Api

Kebakaran Kecil di Area PRJ, Petugas Bergerak Cepat Padamkan Api

Editor Redaksi
3 Juli 2026
0

Penulis: Ardi putra Jakarta, JurnalPost.com - Kebakaran kecil terjadi di area Pekan Raya Jakarta (PRJ), Jumat (20/6/2026). Peristiwa itu sempat...

Langkah Awal Mahasiswa Ilmu Komunikasi Menuju Dunia Profesional : Catatan Magang Velicia Mahasiswa UNTAG di KAI DAOP 8 Surabaya

Langkah Awal Mahasiswa Ilmu Komunikasi Menuju Dunia Profesional : Catatan Magang Velicia Mahasiswa UNTAG di KAI DAOP 8 Surabaya

Editor Redaksi
21 Mei 2026
0

Oleh : Ananda Velicia L. C. Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya JurnalPost.com - Perkenalkan nama saya Ananda Velicia Lusiane Cahyawati,...

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Untag Surabaya Menjalankan Program Magang Reguler di PT PLN UP3 Surabaya Barat

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Untag Surabaya Menjalankan Program Magang Reguler di PT PLN UP3 Surabaya Barat

Editor Redaksi
20 Mei 2026
0

Surabaya, JurnalPost.com – Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang siap terjun ke dunia kerja...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Home
  • About Us
  • Redaksi
  • Media Kit
  • Kebijakan
© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Halaman Depan Folder 4

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.