JurnalPost.com - Rekrutmen dan seleksi adalah bagian dari siklus Sumber Daya Manusia (SDM) perusahaan yang sangat penting untuk memastikan bahwa karyawan karyawan yang tepat demi menjaga kestabilan proses bisnis. Meskipun kedua istilah ini merujuk pada pencarian kandidat terbaik, kedua istilah tersebut sebenarnya sangat berbeda.
Rekrutmen adalah proses untuk menarik calon karyawan yang berkualitas dan potensial untuk mengisi posisi pekerjaan yang tersedia dalam organisasi. Tujuan rekrutmen adalah untuk memperluas basis kandidat yang ada dan menarik individu yang memiliki kualifikasi, keterampilan, dan pengalaman yang sesuai dengan kebutuhan organisasi. Hal ini dapat dilakukan melalui berbagai metode, termasuk pemasangan iklan pekerjaan, penyiaran melalui situs web atau platform online, penggunaan agen rekrutmen, dan kegiatan networking.
Seleksi adalah proses untuk memilih kandidat terbaik dari calon yang telah mendaftar atau melamar pekerjaan. Tujuan seleksi adalah untuk mengidentifikasi individu yang paling cocok untuk memenuhi persyaratan pekerjaan dan memprediksi kinerja mereka di masa mendatang. Proses seleksi meliputi penilaian, kualifikasi, keterampilan, pengalaman, kepribadian, dan potensi calon melalui berbagai metode seperti wawancara, tes psikologis, asesmen keterampilan, referensi, dan pengecekan latar belakang. Rekrutmen dan seleksi memiliki metode yang berbeda dalam mencari dan memilih kandidat terbaik. Penulis mencoba mengambil studi kasus pada PT Wings Group.
Wings Group, sebuah perusahaan yang didirikan oleh dua tokoh penting Indonesia, yaitu Harjo Sutanto, orang terkaya dan paling tua di Indonesia, dan sahabatnya Ferdinand Katuari, memiliki sejarah yang panjang dan mengesankan. Awalnya, perusahaan ini bernama Fa Wings dan didirikan pada tahun 1949 dengan tujuan memproduksi sabun colek buatan rumahan. Namun, melihat permintaan yang terus meningkat, mereka mengubah nama perusahaan menjadi Wings Surya pada tahun 1991. Dengan tekad dan visi yang kuat, Wings Group terus tumbuh pesat, memperkenalkan berbagai produk seperti sabun mandi, deterjen, bedak, dan produk pembersih lainnya, dan mendistribusikannya dengan efisien di seluruh Indonesia.
Dalam beberapa dekade, Wings Group berhasil menempatkan dirinya sebagai merek terkemuka di Indonesia. Perusahaan ini tidak hanya memproduksi berbagai produk rumah tangga, perawatan pribadi, dan makanan, tetapi juga memiliki distribusi yang luas hingga ke pelosok negeri. Keberhasilan Wings Group tidak hanya tercermin dari produk-produk berkualitas yang mereka tawarkan, tetapi juga dari dedikasi dan kerja keras Harjo Sutanto dan Ferdinand Katuari. Saat ini, Wings Group diakui sebagai salah satu produsen dan distributor terkemuka untuk produk rumah tangga dan perawatan pribadi di Indonesia, sementara Harjo Sutanto telah meraih posisi ke-19 dalam daftar orang terkaya di Indonesia dengan kekayaan mencapai Rp15,40 triliun, sebuah pencapaian luar biasa yang memperkuat posisi Wings Group di industri ini.
Menurut Menitikarir (2019), PT Wings Group melakukan proses rekrutmen dan seleksi secara komprehensif. PT Wings Group memiliki beberapa tahapan dalam perekrutan karyawan, yang dapat dijelaskan sebagai berikut:
1. Pemilihan CV Tahap awal yang dilakukan setelah menerima berkas lamaran adalah melihat daftar riwayat hidup / CV (Curriculum Vitae) milik pelamar. Pada tahap ini, perusahaan akan memilih CV yang sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan.
2. Tes Tertulis Setelah CV dipilih, calon karyawan akan diundang untuk mengikuti tes tertulis. Tes tertulis ini bertujuan untuk menguji kemampuan calon karyawan dalam bidang yang dibutuhkan.
3. Wawancara HRD Calon karyawan yang lolos tes tertulis akan diundang untuk wawancara dengan HRD. Wawancara ini bertujuan untuk mengetahui lebih lanjut tentang latar belakang, pengalaman, dan calon motivasi karyawan.
4. Wawancara Pengguna (User) Setelah wawancara HRD, calon karyawan akan diundang untuk wawancara dengan pengguna atau atasan langsung. Wawancara ini bertujuan untuk mengetahui apakah calon karyawan cocok dengan lingkungan kerja dan tugas yang akan diemban.
5. Tes Psikotes Calon karyawan yang lolos wawancara user akan diundang untuk mengikuti tes psikotes. Tes psikotes ini bertujuan untuk menguji kepribadian dan kemampuan calon karyawan dalam menyelesaikan masalah.
Selain proses rekrutmen, juga ada proses seleksi di PT Wings Group yang terdiri dari beberapa tahap-tahap berikut:
1. Pendaftaran Calon pelamar perlu mengirimkan lamaran kerja melalui platform yang disediakan, seperti melalui situs web perusahaan atau melalui email.
2. Seleksi Administrasi Tim HR akan mengevaluasi lamaran yang masuk dan melakukan pemilihan calon berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan, seperti kualifikasi pendidikan, pengalaman kerja, dan kecocokan dengan posisi yang dilamar.
3. Tahap Seleksi Awal Pelamar yang lolos seleksi administrasi akan diundang untuk mengikuti tahap seleksi awal, seperti tes tulis, tes psikologi, atau wawancara awal dengan tim HR.
4. Tahap Seleksi Lanjutan Jika pelamar berhasil melewati tahap seleksi awal, Anda mungkin akan diundang untuk mengikuti tahap seleksi lanjutan. Ini dapat meliputi tes kemampuan, wawancara dengan manajer atau anggota tim, atau penilaian keterampilan khusus terkait dengan posisi yang dilamar.
5. Evaluasi Akhir dan Pengumuman Setelah melalui seluruh tahap seleksi, tim HR akan mengevaluasi semua kandidat yang telah mengikuti proses seleksi dan memilih calon yang paling cocok untuk posisi tersebut. Calon yang diterima akan dihubungi untuk melakukan pengumuman resmi.
Penulis berpendapat bahwa proses rekrutmen dan seleksi yg dilakukan oleh PT Wings Group ini sudah benar. Hal ini dapat dilihat dari langkah-langkah dan metode recruitment yang dilakukan PT Wings Group ini sesuai dengan yang dikemukakan oleh Hariandja (2002), yaitu menentukan jabatan mana yang kosong dan menentukan persyaratan jabatan. Sumber recruitment juga dilakukan dari 2 cara yaitu internal dan eksternal.
Selain itu, proses seleksi yg dilakukan juga sudah benar. Hal ini dapat dilihat dari perusahaan yang telah menetapkan kriteria untuk jabatan yang hal ini sesuai dengan yang dikemukakan oleh Simamora (2006:101) yaitu, keahlian, berpengalaman, umur jenis kelamin, pendidikan. Dan langkah-langkah seleksi yang dilakukan juga sesuai dengan apa yang dikemukakan oleh Handoko (1989:88) yaitu, seleksi berkas, pemanggilan, tes-tes penerimaan, wawancara seleksi, tes keterampilan, dan evaluasi medis.
Proses rekrutmen dan seleksi berperan penting dalam membangun tim yang berkualitas dan produktif dalam suatu organisasi. Dengan melakukan proses ini secara efektif, organisasi dapat mengidentifikasi individu yang paling sesuai dengan kebutuhan pekerjaan dan budaya perusahaan, sehingga meningkatkan peluang sukses dalam pengembangan dan pertumbuhan organisasi.
Penulis: Luvia Mardana, Maharani, Mhelinda Utami, Nahda Adila, Muhammad Akbar Aurel Syah
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda