JurnalPost.com - Studi Independen, apa sih itu? Studi Independen adalah salah satu bagian dari program pemerintah Kampus Merdeka, yang dimana program ini dirancang untuk memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan keahlian mereka di luar kurikulum yang telah ditetapkan oleh perguruan tinggi melalui aktivitas diluar perkuliahan. Meski dilakukan diluar perkuliahan kegiatan ini masih termasuk dalam proses perkuliahan.
Tujuan dari diadakannya program ini adalah untuk mendorong dan mengasah kretivitas, inovasi, dan juga kemandirian mahasiswa dalam proses pembelajaran. Dimana mahasiswa dapat mempelajari lebih dalam mengenai kompetensi yang dimiliki lebih spesifik, praktis dan dibutuhkan bagi masa depan mahasiswa.
Nantinya mahasiswa akan berinteraksi langsung dengan para pakar profesional dalam penerapannya, dan dapat mempraktekkan kompetensi yang sudah dipelajari dalam sebuah proyek yang riil.
Untuk konteks kali ini, mahasiswa akan membagikan beberapa pengalamannya selama 5 bulan saat mengikuti program ini, berikut simak ceritanya!
Pada batch kali ini mahasiswa mengikuti program studi independen disebuah perusahaan bernama PT Edu Digital Asia (Baba Studio) yang begerak di bidang konsultan dan training IT, dimana lebih tepatnya mahasiswa memilih perusahaan ini dikarenakan ingin mempelajari lebih dalam mengenai UI dan UX Desain.
Dalam proses pembelajarannya, perusahaan membagi menjadi 4 kelas dengan beberapa mahasiswa/i yang berjumlah kurang lebih 20 orang per kelasnya dimaa itu bertujuan untuk membuat pembelajaran lebih kondusif.
Dalam seminggu terdapat 3 kali pertemuan secara online melalui zoom, dimana dalam kelas tersebut mahasiswa akan mendapat materi yang berbeda tiap minggunya sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan.
Selain pemberian materi terdapat juga tugas dan beberapa quiz tiap minggunya yang sudah disediakan didalam Learning Management System atau disebut juga LMS milik Baba Studio yang sudah diberikan kepada mahasiswa/i di pertemuan pertama.
Proses pembelajarannya sendiri cukup efektif, dengan kurun waktu 3-4 jam per/harinya, dimana selama 4 jam pembelajaran tersebut diisi dengan materi dan juga tugas atau quiz singkat dari sang mentor, seperti halnya saat di perkuliahan, jika mahasiswa menjawab quiz yang diberikan dosen akan mendapat nilai tambahan, hal itu juga berlaku disini, jika mahasiswa menjawab beberapa quiz yang diberikan oleh sang mentor, mahasiswa/i akan mendapat tambahan nilai bonus disetiap pembelajarannya.
Berbicara tentang nilai, selain dari quiz atau tugas dari mentor, seperti yang mahasiswa jelaskan sebelumnya jika mahasiswa mendapat akun LMS dimana didalamnya berisi tentang materi berupa video, quiz, tugas-tugas, dan juga rekaman pembelajaran saat kelas, dan untuk quiz yang tersedia pun dibagi menjadi 3 yaitu :
1. Pre-Test : Pre-Test ialah sebuah kegiatan yang menguji tingkatan awal mahasiswa sebelum memasuki materi, dimana hal ini dimaksudkan untuk evaluasi tingkat awal tentang pengetahuan, keterampilan, atau karakteristik dasar subjek sebelum mahasiswa masuk ke dalam materi yang sebenarnya. Mahasiswa dituntut untuk bisa mengerjakan Pre-Test yang berjumlah 60 soal.
2. Tugas Harian Quiz : Tugas Harian Quiz ialah sebuah kegiatan yang menguji tingkatan menengah mahasiswa, yang dimana mahasiswa diberi quiz berjumlah 60 soal yang dapat dikerjakan setelah mahasiswa sudah memasuki materi yang diajarkan di minggu tersebut, hal ini bertujuan untuk menguji kemampuan mahasiswa dalam memahami materi saat pembelajaran masih berlangsung.
3. Post-Test : Post-Test ialah sebuah kegiatan yang menguji tingkatan akhir mahasiswa atau yang biasa disebut dengan evaluasi atau penilaian akhir. Post-Test disini mengacu pada tes evaluasi akhir untuk mengukur pemahaman yang telah diperoleh mahasiswa selama mengikuti kelas dalam seminggu. Post-Test juga sering digunakan sebagai pembanding dari hasil belajar atau ujian sebelumnya yang kita kenal dengan Pre-Test, dengan membandingkan skor yang didapat dikeduanya dapat melihat seberapa jauh pemahaman mahasiswa dalam materi yang diajarkan.
Dengan segala hal yang sudah dikerjakan dan dipelajari mahasiswa selama kurun waktu kurang lebih 4 bulan, tiba saatnya mahasiswa sudah dapat mengerakan project akhir. Dimana project akhir tersebut dilakukan dalam kelompok yang berisikan 5 orang mahasiswa/i.
Dalam project akhir ini mahasiswa diberi tugas untuk membuat desain sistem informasi LMS yang nantinya akan diimplementasikan menggunakan boostrap. Project ini diberi waktu pengerjaan selama kurang lebih sebulan dari proses mendesain sampai dengan pengimplementasian kedalam boostrap.
Menutup artikel ini sebagaimana yang sudah dijelaskan pada tulisan sebelumnya, mulai dari jadwal kegiatan mahasiswa dalam mengikuti studi independen sampai dengan penjelasan rinci dari kegiatan yang terlaksana, mahasiswa berharap pembelajaran yang diikuti selama 5 bulan ini dapat memberikan banyak dampak yang baik bagi segi pengalaman maupun ilmu. Demikian yang dapat disampaikan, diucapkan terimakasih.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda