Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Program Studi Independen di Kampus Merdeka: Bagaimana Pengalamannya?

Program Studi Independen di Kampus Merdeka: Bagaimana Pengalamannya?

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
31 Mei 2023, 18.58 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
5 menit baca
Program Studi Independen di Kampus Merdeka: Bagaimana Pengalamannya?

JurnalPost.com - Studi Independen, apa sih itu? Studi Independen adalah salah satu bagian dari program pemerintah Kampus Merdeka, yang dimana program ini dirancang untuk memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan keahlian mereka di luar kurikulum yang telah ditetapkan oleh perguruan tinggi melalui aktivitas diluar perkuliahan. Meski dilakukan diluar perkuliahan kegiatan ini masih termasuk dalam proses perkuliahan.

Tujuan dari diadakannya program ini adalah untuk mendorong dan mengasah kretivitas, inovasi, dan juga kemandirian mahasiswa dalam proses pembelajaran. Dimana mahasiswa dapat mempelajari lebih dalam mengenai kompetensi yang dimiliki lebih spesifik, praktis dan dibutuhkan bagi masa depan mahasiswa.

IKLAN

Nantinya mahasiswa akan berinteraksi langsung dengan para pakar profesional dalam penerapannya, dan dapat mempraktekkan kompetensi yang sudah dipelajari dalam sebuah proyek yang riil.

Foto Besama TIM
Baca Juga

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Untuk konteks kali ini, mahasiswa akan membagikan beberapa pengalamannya selama 5 bulan saat mengikuti program ini, berikut simak ceritanya!

Pada batch kali ini mahasiswa mengikuti program studi independen disebuah perusahaan bernama PT Edu Digital Asia (Baba Studio) yang begerak di bidang konsultan dan training IT, dimana lebih tepatnya mahasiswa memilih perusahaan ini dikarenakan ingin mempelajari lebih dalam mengenai UI dan UX Desain.

Dalam proses pembelajarannya, perusahaan membagi menjadi 4 kelas dengan beberapa mahasiswa/i yang berjumlah kurang lebih 20 orang per kelasnya dimaa itu bertujuan untuk membuat pembelajaran lebih kondusif.

Dalam seminggu terdapat 3 kali pertemuan secara online melalui zoom, dimana dalam kelas tersebut mahasiswa akan mendapat materi yang berbeda tiap minggunya sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan.

Suasana kegiatan di Pasar Turi
Baca Juga

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Selain pemberian materi terdapat juga tugas dan beberapa quiz tiap minggunya yang sudah disediakan didalam Learning Management System atau disebut juga LMS milik Baba Studio yang sudah diberikan kepada mahasiswa/i di pertemuan pertama.

IKLAN

Proses pembelajarannya sendiri cukup efektif, dengan kurun waktu 3-4 jam per/harinya, dimana selama 4 jam pembelajaran tersebut diisi dengan materi dan juga tugas atau quiz singkat dari sang mentor, seperti halnya saat di perkuliahan, jika mahasiswa menjawab quiz yang diberikan dosen akan mendapat nilai tambahan, hal itu juga berlaku disini, jika mahasiswa menjawab beberapa quiz yang diberikan oleh sang mentor, mahasiswa/i akan mendapat tambahan nilai bonus disetiap pembelajarannya.

Berbicara tentang nilai, selain dari quiz atau tugas dari mentor, seperti yang mahasiswa jelaskan sebelumnya jika mahasiswa mendapat akun LMS dimana didalamnya berisi tentang materi berupa video, quiz, tugas-tugas, dan juga rekaman pembelajaran saat kelas, dan untuk quiz yang tersedia pun dibagi menjadi 3 yaitu :

1. Pre-Test : Pre-Test ialah sebuah kegiatan yang menguji tingkatan awal mahasiswa sebelum memasuki materi, dimana hal ini dimaksudkan untuk evaluasi tingkat awal tentang pengetahuan, keterampilan, atau karakteristik dasar subjek sebelum mahasiswa masuk ke dalam materi yang sebenarnya. Mahasiswa dituntut untuk bisa mengerjakan Pre-Test yang berjumlah 60 soal.

Agen BRI link
Baca Juga

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

2. Tugas Harian Quiz : Tugas Harian Quiz ialah sebuah kegiatan yang menguji tingkatan menengah mahasiswa, yang dimana mahasiswa diberi quiz berjumlah 60 soal yang dapat dikerjakan setelah mahasiswa sudah memasuki materi yang diajarkan di minggu tersebut, hal ini bertujuan untuk menguji kemampuan mahasiswa dalam memahami materi saat pembelajaran masih berlangsung.

3. Post-Test : Post-Test ialah sebuah kegiatan yang menguji tingkatan akhir mahasiswa atau yang biasa disebut dengan evaluasi atau penilaian akhir. Post-Test disini mengacu pada tes evaluasi akhir untuk mengukur pemahaman yang telah diperoleh mahasiswa selama mengikuti kelas dalam seminggu. Post-Test juga sering digunakan sebagai pembanding dari hasil belajar atau ujian sebelumnya yang kita kenal dengan Pre-Test, dengan membandingkan skor yang didapat dikeduanya dapat melihat seberapa jauh pemahaman mahasiswa dalam materi yang diajarkan.

Dengan segala hal yang sudah dikerjakan dan dipelajari mahasiswa selama kurun waktu kurang lebih 4 bulan, tiba saatnya mahasiswa sudah dapat mengerakan project akhir. Dimana project akhir tersebut dilakukan dalam kelompok yang berisikan 5 orang mahasiswa/i.

Dalam project akhir ini mahasiswa diberi tugas untuk membuat desain sistem informasi LMS yang nantinya akan diimplementasikan menggunakan boostrap. Project ini diberi waktu pengerjaan selama kurang lebih sebulan dari proses mendesain sampai dengan pengimplementasian kedalam boostrap.

Menutup artikel ini sebagaimana yang sudah dijelaskan pada tulisan sebelumnya, mulai dari jadwal kegiatan mahasiswa dalam mengikuti studi independen sampai dengan penjelasan rinci dari kegiatan yang terlaksana, mahasiswa berharap pembelajaran yang diikuti selama 5 bulan ini dapat memberikan banyak dampak yang baik bagi segi pengalaman maupun ilmu. Demikian yang dapat disampaikan, diucapkan terimakasih.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/program-studi-independen-di-kampus-merdeka-bagaimana-pengalamannya/51130/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 18.54 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Mahasiswa UPN Veteran Jatim Ikuti Rapat DPRD Tuban, Pelajari Perdebatan Anggaran dan Prioritas R-APBD 2027

Kejuaraan Tunas Juara Nasional 2026 Digelar di Tangerang, Jadi Ajang Pembinaan Atlet Pencak Silat Berprestasi

Putusan MA 19 P/HUM/2026, Sekjen MDP-WATCH Desak Menkes Evaluasi dan Rombak Keanggotaan MDP

Mengenal Potensi Desa Menang dalam Mendukung Program Kabupaten/Kota Sehat di Jawa Timur

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Capek Kok Dibanggakan? Membaca Hustle Culture dalam Kacamata Sartre dan Han

Ketika Karhutla Mengancam Masa Kecil: Pentingnya Edukasi Lingkungan bagi Anak Sekolah Dasar

Bertahan 15 Tahun, Usaha Katering Jajanan Ariani di Bojonegoro Kini Beromzet Rp14 Juta

Beli Mainan Anak di Bojonegoro Kini Bisa Bayar Pakai QRIS BRI

Pilihan Editor

  1. 1 Tinggalkan Buku Kas Manual, Pelaku UMKM Manggarsari Kini Kelola Keuangan Lewat Ponsel
  2. 2

    Jangan Asal Sebar Angket! Pentingnya Uji Validitas dan Reliabilitas untuk Menjamin Kualitas Instrumen Penelitian

  3. 3

    Saat Pasar Sepi Pembeli, Pasar.id BRI Bojonegoro Jadi Peluang Pedagang Menjangkau Pelanggan Baru

  4. 4

    Luka Tersembunyi di Balik Senyumnya

  5. 5

    PMK 37 Tahun 2025 Bukan Pajak Baru, Ini yang Perlu Dipahami Pedagang Online

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.