Oleh: IKHWAN IRGI SAPUTRA ,MAHASISWA TEKNIK INFORMATIKA,POLITEKNIK HARAPAN BERSAMA
JurnalPost.com - Produktivitas suatu negara adalah faktor penting dalam menentukan daya tawar dan posisi yang kuat di arena global. Daya tawar suatu negara merujuk pada kemampuannya untuk mempengaruhi keputusan dan negosiasi internasional, baik dalam hal politik, ekonomi, maupun diplomasi. Dalam hal hubungan antara produktivitas suatu negara dan upaya meningkatkan daya tawar di dunia internasional.
Menurut Ketua Umum Asosiasi Profesi Produktivitas Indonesia (Approdi) Sanggam Purba dalam Diskusi nasional dengan tema “Productivity and Turbulence in Digital Era” di Jakarta, Rabu (17/2). "Produktivitas mendorong suatu negara berdaya saing tinggi dengan tingkat produksi yang efektif dan efisien serta tenaga kerja yang produktif. Produktivitas yang ideal di suatu negara akan meningkatkan daya saing sekaligus pertumbuhan ekonomi dan mutu kehidupan/ kesejahteraan masyarakat di negara tersebut."
Produktivitas yang tinggi adalah salah satu faktor kunci dalam menciptakan daya tawar yang kuat. Negara-negara yang memiliki tingkat produktivitas yang tinggi cenderung mampu menghasilkan lebih banyak barang dan jasa dengan sumber daya yang tersedia. Ini memberi mereka keunggulan komparatif dalam perdagangan internasional, sehingga mampu menawarkan produk yang lebih berkualitas, inovatif, dan kompetitif di pasar global.
Selain itu, tingkat produktivitas yang tinggi juga mencerminkan efisiensi dalam penggunaan sumber daya. Negara-negara yang mampu menghasilkan lebih banyak dengan sumber daya yang sama atau lebih sedikit memiliki keunggulan kompetitif yang signifikan. Efisiensi ini dapat membantu negara-negara tersebut menawarkan harga yang lebih kompetitif, meningkatkan daya saing mereka di pasar global, dan akhirnya meningkatkan daya tawar mereka dalam hal perdagangan dan investasi.
Tingkat Produktivitas Indonesia saat Ini: Saat ini, produktivitas Indonesia masih mengalami beberapa tantangan. Meskipun terdapat peningkatan dalam beberapa sektor seperti industri manufaktur, pertanian, dan jasa, namun masih terdapat kesenjangan produktivitas antara sektor formal dan informal. Selain itu, infrastruktur yang kurang memadai, rendahnya tingkat pendidikan dan keterampilan tenaga kerja, serta birokrasi yang kompleks juga menjadi faktor yang membatasi produktivitas Indonesia.
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Produktivitas: Ada beberapa faktor yang berperan dalam meningkatkan produktivitas suatu negara. Pertama, investasi dalam pendidikan dan pelatihan tenaga kerja yang berkualitas akan meningkatkan kemampuan dan keterampilan masyarakat. Kedua, peningkatan infrastruktur yang memadai, seperti jalan, jembatan, pelabuhan, dan energi, akan mempercepat arus barang dan jasa serta mengurangi biaya logistik. Ketiga, regulasi yang jelas dan efisien serta iklim investasi yang kondusif akan mendorong pertumbuhan sektor bisnis dan industri. Terakhir, pengembangan teknologi dan inovasi juga akan meningkatkan produktivitas melalui proses produksi yang lebih efisien.
Daya Tawar Indonesia di Dunia Internasional: Meningkatnya produktivitas akan memberikan dampak positif terhadap daya tawar Indonesia di dunia internasional. Dengan produktivitas yang tinggi, Indonesia dapat menghasilkan barang dan jasa dengan biaya yang lebih rendah, meningkatkan kualitas produk, dan memenuhi permintaan pasar global dengan cepat. Hal ini akan meningkatkan daya saing Indonesia di sektor ekspor dan memperluas pasar yang dapat diakses oleh produk Indonesia. Dalam era globalisasi dan perdagangan bebas, daya tawar di pasar internasional menjadi kunci penting untuk pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Kesimpulan Produktivitas Indonesia memiliki peran penting dalam menentukan daya tawar di dunia internasional. Untuk meningkatkan produktivitas, Indonesia perlu fokus pada peningkatan kualitas tenaga kerja melalui investasi dalam pendidikan dan pelatihan, peningkatan infrastruktur yang memadai, reformasi regulasi untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif, serta pengembangan teknologi dan inovasi.
Dengan cara tersebut diharapkan indonesia memiliki tingkat produktivitas yang sangat tinggi, kalo kita bandingkan dengan negara tetangga asia tenggara lainya seperti singapura misalnya menurut CNBC Indonesia Data dari Asian Productifity Organization (APO) kurang lebih nilainya pertahun 170.000 dolar. Itu artinya adalah kapasitas rata-rata orang di Singapura untuk memproduksi barang dan jasa per tahun,itu nilainya barang dan jasa tersebut 170.000 dollar. Dibandingkan Indonesia; Indonesia masih jauh di bawah produktivitasnya negara seperti Singapura, Produktivitas marjinal Indonesia itu hanya di 24.000 dollar pertahun. Nah, dengan kenyataan bahwasanya tingkat marjinal Produktivity atau produktivitas kita yang sangat rendah, tentunya kita masih banyak nih PR-nya.
Maka dari itu di era globalisasi dan persaingan yang ketat, peningkatan produktivitas menjadi kunci penting bagi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Dengan komitmen pemerintah yang kuat untuk meningkatkan produktivitas indonesia dan menerapkan langkah-langkah kebijakan yang tepat, Indonesia dapat memperkuat daya tawarnya di dunia internasional, membawa manfaat ekonomi yang signifikan bagi negara dan masyarakatnya.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda