KARAWANG, JurnalPost.com – Program Studi Kebidanan Karawang Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Bandung bekerja sama dengan Kelurahan Tanjungpura dan Puskesmas Tanjungpura menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (Pengmas) melalui Program Kemitraan Masyarakat (PKM).
Kegiatan bertajuk “Pelatihan Kapasitas Kader tentang Pemanfaatan Buku KIA dan Tanda Bahaya Kehamilan, Nifas, Bayi, dan Balita” tersebut dilaksanakan di Aula Kelurahan Tanjungpura, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, pada Rabu (12/8/2026), pukul 13.00–17.00 WIB.
Kegiatan dihadiri Lurah Tanjungpura Yeni S., perwakilan Puskesmas Tanjungpura yakni Bidan Nur Astri, Amd.Keb., tim Pengmas, serta kelompok kader kesehatan di wilayah setempat.
Pelaksanaan kegiatan diawali dengan penyampaian maksud dan tujuan program oleh Ketua Tim Pengmas, Ari Antini, SST., M.Keb. Kegiatan kemudian dibuka oleh Lurah Tanjungpura bersama perwakilan Puskesmas Tanjungpura.
Dalam pelatihan tersebut, para kader mendapatkan sejumlah materi, antara lain mengenai tanda bahaya pada masa kehamilan, nifas, bayi dan balita, pentingnya pemanfaatan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), serta teknik konseling kepada masyarakat. Materi disampaikan oleh tim Pengmas bersama bidan dari Puskesmas Tanjungpura.

Ketua Pelaksana Pengmas, Ari Antini, SST., M.Keb., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.
Menurutnya, salah satu hal yang melatarbelakangi pelaksanaan program adalah masih minimnya pemanfaatan Buku KIA oleh sebagian ibu hamil.
Melalui kegiatan ini, pengetahuan dan kapasitas kader kesehatan diharapkan semakin meningkat, terutama dalam mengenali tanda bahaya serta memberikan konseling kepada ibu hamil mengenai pentingnya pemantauan kesehatan selama masa kehamilan.
Kader juga diberikan pemahaman mengenai pengisian tabel pemantauan tanda bahaya pada ibu hamil yang terdapat dalam Buku KIA. Dengan pengetahuan tersebut, kader diharapkan dapat membantu mengedukasi serta mendampingi ibu hamil di lingkungan masyarakat.

Tim Pengmas dalam kegiatan ini terdiri atas Ari Antini, SST., M.Keb., Irna Trisnawati, SKM., MKM., Mamat, MKM., PhD., Mira Meida, SST., serta tiga mahasiswa Program Studi Kebidanan Karawang.
Program Pengabdian kepada Masyarakat tersebut direncanakan berlangsung hingga Oktober 2026. Selama periode pelaksanaan, tim akan melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala terhadap pemanfaatan Buku KIA oleh ibu hamil di wilayah Kelurahan Tanjungpura.
Melalui kegiatan tersebut, kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah kelurahan, puskesmas, dan kader kesehatan diharapkan dapat memperkuat edukasi kesehatan ibu dan anak sekaligus meningkatkan pemanfaatan Buku KIA sebagai salah satu instrumen pemantauan kesehatan di masyarakat.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda