ABSTRAC
The development of technology has had a significant impact on various aspects of life, including in the management of quality family data. The BKKBN Family Information System (SIGA) is a digital platform that aims to improve the efficiency of data management related to quality families. This article examines how advances in digital technology play an important role in facilitating the collection, storage, and analysis of quality family data. The implementation of SIGA BKKBN provides the benefits of faster and more accurate data access, as well as coordination between related institutions in implementing the quality family program. Keywords: Technology, SIGA BKKBN, KB, Quality FamilyABSTRAK
Perkembangan teknologi telah memberikan dampak signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam pengelolaan data keluarga berkualitas. Sistem informasi keluarga (SIGA) BKKBN merupakan platform digital yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan data terkait keluarga berkualitas. Artikel ini menkaji Bagai mana kemajuan tekhnologi digital berperan penting dalam mempermudah pengumpulan, penyimpangan, dan analisis data keluarga berkualitas. Implementasi SIGA BKKBN memberikan manfaat akses data yang lebih cepat dan akurat , serta koordinasi antar Lembaga terkait dalam pelaksanaan program keluarga berkualitas. Kata Kunci : Teknologi, SIGA BKKBN , KB, Keluarga BerkualitasPENDAHULUAN
Perkembangan tekhnologi telah memberikan dampak signifikan dalam berbagai aspek kehidupan termasuk dalam pengelolaan data dan informasi. Dalam program keluarga berkualitas, pengelolaan data yang akurat dan efisien penting dalam mendukung perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program – program keluarga berkuaitas. Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) sebagai lembaga yang bertanggung jawab atas program keluarga berkualitas (KB) di Indonesia telah menerapkan system informasi keluarga (SIGA) sebagai platform digital untuk mengelola data keluarga berkualitas. SIGA BKKBN merupakan bentuk inovasi dalam Upaya peningkatan kualitas pelayanan dan pengelolaan data terkait keluarga di Indonesia. Platform SIGA menjadikan pengumpulan data keluarga secara sistematis , penyimpanan informasi dalam basis data yang aman , serta akses yang lebih cepat dan mudah bagi petugas lapangan (penyuluh KB) maupun pemangku kepentingan terkait. Penggunaan tekhnologi digital dalam SIGA juga mendukung pengambilan Keputusan berbasis data yang lebih efektif, guna memperbaiki kondisi keluarga di berbagai wilayah di Indonesia. SIGA mencakup berbagai informasi Pendidikan dan ekonomi keluarga, SIGA juga mengintegrasikan data terkait pelayanan kesehatan, akses terhadap fasilitas Kesehatan, dan partisipasi Masyarakat dalam program – program keluarga berkualitas. Dengan adanya data yang lengkap dan terintegrasi , SIGA memungkinkan pemangku kepentingan untuk melakukan analisis yang mendalam, merencanakan program yang lebih tepat sasaran dan mengevaluasi efektivitas program – program yang telah dilaksanakan. Teknologi digital memberikan berbagai keuntungan, implementasinya tidak lepas dari berbagai hambatan dan tantangan., seperti keterbatasan infrastruktur teknologi, keterampilan digital pengguna, serta ketersediaan akses internet di berbagai daerah di Indonesia, oleh karena itu diperlukan Upaya berkelanjutan dalam meningkatkan literasi digital, pengembangan system dan peningkatan infrastruktur guna SIGA BKKBN dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat maksimal dalam menciptakan keluarga berkualitas di Indonesia. Di Surabaya SIGA telah diimplementasikan untuk mendukung pelaksanaan program – program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan keluarga. Penerapan SIGA di Surabaya dihadapkan dengan berbagai tantangan, termasuk tidak sinkronnya data dan juga SIGA yang dapat mengganggu keakuratan informasi data dan juga kesulitan teknis seperti error dalam system. Kendala – kendala ini dapat menghambat proses input dan akses data oleh petugas lapangan (penyuluh KB) yang mengakibatkan kualitas pelayanan Masyarakat menjadi kurang efektif. perbaikan SIGA harus tetap ditingkatkan dengan memastikan bahwa teknologi yang di terapkan dapat berfungsi dengan baik dan memberikan informasi yang akurat, SIGA di harapkan juga dapat meningkatkan kinerja program keluarga berencana di Surabaya dan juga seluruh Indonesia guna memberikan manfaat yang lebih besar bagi Masyarakat.METODE PELAKSAANAAN
- Pengumpulan data : data keluarga di kumpulkan langsung oleh penyuluh KB ( PKB) di Surabaya. Dilanjutkan dengan penginputan data di SIGA oleh PKB.
- Pelatihan dan sosialisasi : BKKBN mengadakan pelatihan rutin bagi petugas untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam penggunaan SIGA yang di jalankan Bersama dengan DP3APPKB Kota Surabaya
- Monitoring dan evaluasi : proses monitoring di lakukan secara berkala untuk memastikan akurasi data dan kinerja system SIGA
- Peningkatan infrastruktur teknologi : BKKBN berkomitmen untuk meningkatkan infrastruktur teknologi agar PKB dan juga petugas lainnya dapat mengakses dan menginput data dengan lebih lancer
- Kolaborasi atau kerja sama dengan stakeholder : BKKBN bekerja sama dengan berbagai stakeholder untuk memperkuat implementasi SIGA pertukaran data
- Pengembangan system berkelanjutan : SIGA akan terus di perbarui berdasarkan umpan balik pengguna dan kebutuhan Masyarakat yang berkembang.
HASIL DAN PEMBAHASAN
Penerapan system informasi keluarga (SIGA) BKKBN di Surabaya telah menunjukkan hasil yang signifikan dalam pengelolaan data keluarga. Dalam periode pelaksanaan, terdapat peningkatan jumlah data keluarga yang terdaftar dalam system, mencapai lebih dari 80% dari total keluarga yang ada di kota Surabaya. Selian itu, Tingkat akurasi data yang di input oleh petugas juga mengalami peningkatan, dengan rata – rata kesalahan input data menurun hingga 15% setelah pelaksanaan pelatihan dan sosialisasi. Melalui SIGA, BKKBN berhasil mengumpulkan data yang lebih komprehensif mengenai kondisi demografis, Kesehatan reproduksi, Pendidikan, dan ekonomi keluarga. Data ini digunakan untuk merumuskan program -program yang lebih tepat sasaran dan responsive terhadap kebutuhan Masyarakat. Penggunaan SIGA juga mempercepat proses pelaporan, dengan waktu yang dibutuhkan untuk Menyusun laporan bulanan berkurang hingga 50% memungkinkan pemangku kepentingan untuk mengambil Keputusan dengan lebih tepat. Meskipun hasil yang di dapatkan sudah sangat lebih memuaskan, akan tetapi masih terdapat beberapa tantangan yang harus di hadapi dalam penerapan SIGA di Surabaya, salah satunya dalah kendala teknis yang sering muncul, seperti error pada system dan tidak sinkronnya data yang dapat memengaruhi data informasi yang kurang sesuai, dengan permasalahan ini memerlukan perhatian lebih dalam peningkatan infrastruktur dan pemeliharaan system agar SIGA dapat berjalan secara efektif. Pelatihan secara berkelanjutan bagi penyuluh KB (PKB) menjadi kunci utama untuk memastikan keterampilan yang cukup dalam penggunaan teknologi, serta pentingnya meningkatkan literasi digital di Masyarakat agar Masyarakat memahami manfaat pengelolaan data keluarga yang baik. Kolaborasi dengan berbagai stakeholder termasuk pemerintah daerah dan juga organisasi Masyarakat sipil sangat penting untuk mengoptimalkan SIGA. Dengan hasil yang baik dan tantangan yang ada, persiapan SIGA di Surabaya menunjukkan bahwa teknologi digital dapat menjadi alat yang efktif dalam pengelolaan data keluarga berkualitas dan BKKBN perlu terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan tekbnologi untuk mencapai tujuan Pembangunan keluarga yang lebih baik.
gambar tampilan new SIGA BKKBN 1
KESIMPULAN
Penerapan system informasi keluarga (SIGA) BKKBN di Surabay telah menunjukkan hasil yang positif dalam pengelolaan data keluarga, meningkatkan akurasi dan efisiensi dalam pengumpulan informasi penting untuk perencanaan program keluarga berencana. Meskipun dihadapkan dengan berbagai tantangan, seperti kendala teknis dan kebutuhan pelatihan berkelanjutan, SIGA berpotensi menjadi alat yang efektif untuk mendukung Pembangunan keluarga berkualitas. Kolaborasiantara BKKBN, pemerintah daerah, dan organisasi Masyarakat sipil menjadi kunci dalam memaksimalkan manfaat SIGA, memastikan bahwa data yang dihasilkan dapat digunakan secara optimal untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga di Surabaya. Untuk pengembangan SIGA BKKBN, disarankan agar dilakukan peningkatan kompetensi petugas melalui pelatihan rutin dan pendampingan teknis, serta optimalisasi infrastruktur dengan memastikan ketersediaan perangkat teknologi dan akses internet yang memadai. Selain itu, perlu dilakukan verifikasi data secara berkala untuk menjaga akurasi, integrasi data SIGA dengan program Kampung Keluarga Berkualitas, serta pengembangan fitur analitik dalam sistem untuk memudahkan pengolahan data. Upaya ini dapat diperkuat dengan sosialisasi kepada masyarakat dan apresiasi bagi kader yang berprestasi guna mendorong partisipasi aktif serta memastikan data SIGA digunakan secara efektif dalam perencanaan kebijakan pembangunan keluarga.UCAPAN TERIMAKASIH
Dengan hormat ucapan rasa Syukur dan terimakasih selalu kami panjatkan kepada tuhan yang maha esa. Karena berkat karunianya kegiatan MSIB batch 7 ini berjalan dengan lancer. Adapun beberapa rasa Syukur dalam kegiatan MSIB batch 7 ini diantaranya :- Pihak universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
- Pihak DP3APKKB Kota Surabaya
- DRA Endang Sri Wahyuni Penyuluh KB Kecamatan Tenggilis Mejoyo
- Ibu Anggraeny Puspaningtyas , S.AP., M.AP selaku dosen pembimbing.
DAFTAR PUSTAKA
(BKKBN), B. K. (2023). panduan sistem informasi keluarga (SIGA). Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). (2023). Panduan Sistem Informasi Keluarga (SIGA). (BKKBN), B. K. (2023). panduan sistem informasi keluarga (SIGA). Jakarta: BKKBN. Indonesia, K. K. (2022). Laporan pelaksanaan program keluarga berencana nasional. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI. (BKKBN), B. K. (2023). panduan sistem informasi keluarga (SIGA). Jakarta : BKKBN. Indonesia, K. K. (2022). Laporan Pelaksanaan Program Keluarga Berencana Nasional. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI. Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta BPS Kota Surabaya, ststistik kependudukan Kota Surabaya. Wirawan, B. (2020). Teknologi Digital dan Dampaknya pada sistem informasi kesehatan. Jakarta: Pustaka Kencana. A, Y. (2021). penerapan teknologi informasi dalam program keluarga berencana . surabaya : LPPM Universitas Airlangga.
Komentar 0
Komentar untuk artikel ini ditutup.