Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Ekonomi
  3. Perekonomian UMKM di Gunung Putri Belum Membaik Setelah Pandemi Covid-19

Perekonomian UMKM di Gunung Putri Belum Membaik Setelah Pandemi Covid-19

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
14 Maret 2023, 12.32 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
5 menit baca
Perekonomian UMKM di Gunung Putri Belum Membaik Setelah Pandemi Covid-19

JurnalPost.com - Kecamatan Gunung Putri merupakan daerah industrial terbesar yang terdapat di kabupaten Bogor. Mayoritas masyarakatnya bekerja di sektor industri, karena hal ini secara tidak langsung perekonomian masyarakat Gunung Putri sangat bergantung pada perusahaan-perusahaan industri setempat. Pada saat dilanda pandemi, hal tersebut sangat berdampak buruk terhadap masyarakat Gunung Putri. Pasalnya, banyak terjadi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang dilakukan oleh perusahaan demi mempertahankan perusahaanya tetap berjalan dan menghemat pengeluaran biaya perusahaan.

Akibat hal tersebut banyak masyarakat yang tidak mendapatkan penghasilan sehingga mempengaruhi sektor perekonomian daerah Gunung Putri. Daya beli masyarakat yang menurun akibat tidak adanya penghasilan yang masuk, membuat masyarakat lebih memilih untuk berhemat. Hal ini juga berdampak buruk pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada di daerah Gunung Putri.

IKLAN

Banyak dari Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mengalami penurunan penghasilan, tapi di lain sisi terdapat Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang harus sampai menutup usahanya akibat tidak ada pendapatan yang masuk. Hal tersebut sebenarnya bukan akibat dari daya beli masyarakat yang rendah saja, melainkan banyak juga masyarakat yang mencoba untuk membuka usaha sendiri karena sudah tidak memiliki pekerjaan, dengan harapan setelah mereka membuka usaha sendiri dapat memiliki penghasilan kembali. Namun nyatanya justru sebaliknya, akibat dari usaha- usaha mikro kecil yang semakin banyak hal ini menimbulkan persaingan dagang dan mengakibatkan pembeli semakin sepi.

kedai pajak sampul 1280x720
Baca Juga

PMK 37 Tahun 2025 Bukan Pajak Baru, Ini yang Perlu Dipahami Pedagang Online

Salah satu pengakuan dari Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dari warung Jagonya Ayam Bakar Bu Ella mengatakan, “Selama pandemi, kita sebagai UMKM tidak pernah mendapatkan bantuan sama sekali dari pemerintah. Jangankan bantuan UMKM, bantuan sembako untuk diri saya pribadi saja tidak dapat,” kata pemilik Warung Jagonya Ayam Bakar Bu Ella.

“Di awal tahun 2023, memang benar kondisi perekonomian semakin membaik, omzet saya juga meningkat sekitar 60% setelah pandemi, namun bukan berarti usaha saya udah kembali normal. Saya sendiri udah menjalankan usaha ini selama 7 tahun. Pendapatan sebelum pandemi saya masih lebih besar dari pada sekarang, kalo misalnya ada yang bilang keadaan ekonomi sudah normal sepertinya saya kurang setuju. Dan UMKM teman-teman saya juga sama merasakan dengan saya karena kita kadang sering ngobrol bareng, contohnya sekarang saja bahan makanan untuk dagang saja naik seperti tomat dan cabai.”, ujar pemilik warung Jagonya Ayam Bakar Bu Ella.

Beberapa Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Gunung Putri memang mengaku selama pandemi Covid-19 memang mengalami penurunan omzet yang cukup signifikan. Namun ada juga yang tak sependapat karena sebenarnya dalam menjalankan usaha, keuntungan pendapatan tergantung dari pemilik usaha dalam mencari celah peluang keuntungan bisa dengan cara berinovasi yang menjadikan usahanya berbeda dari yang lain atau dengan startegi kreativitas penjualan sang pemilik. Seperti yang di ucapkan Abyam salah satu pedagang pasar yang berada di kawasan Gunung Putri “ Dalam menjalankan usaha yang pasti bakal banyak rintangan ya, mulai dari dagangan sepi seperti pandemi kemarin terus ada aja pelanggan yang komplain. Sebenernya mah balik lagi ya bisa dibilang pinter-pinter para pedagangnya aja lah cara ngejualnya, ya mau gimana lagi itu udh jadi resiko pedagang ga bisa nyalahin keadaan juga”.

IKLAN

Kecamatan Gunung Putri pada awal tahun 2023 sendiri sudah mencoba membantu meningkatkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), melalui gebyar UMKM dan pertunjukan seni hiburan masyarakat yang diselenggrakan di lapangan Koramil Gunung Putri di Desa Cicadas Kecamatan Gunung Putri kabupaten Bogor, Sabtu 28 Januari 2023.

bayar
Baca Juga

Warung Padang di Bojonegoro Kini Terima QRIS BRI, Pembeli Lebih Praktis

Hal ini dimaksudkan untuk membantu Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) agar dikenal oleh masyarakat sebagai ajang promosi dan pendekatan terhadap pelaku usaha dan memberi dorongan kepada pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk merancang strategi yang tepat dalam berusaha di media online di era digital seperti sekarang ini.

Selain itu Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi salah satu prioritas yang dilakukan oleh pemerintah untuk memberikan kontribusi yang signifikan bagi pertumbuhan ekonomi sosial. Namun sepertinya sosialisasi mengenai program gebyar Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) ini masih kurang merata sebab masi banyak UMKM yang belum mengetahui mengenai program ini. Beberapa UMKM pun ada yang merasa kurang di perhatikan oleh pemerintah karena tidak ada bantuan yang sampai kepada beberapa pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Gunung Putri.

Beberapa Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) pada saat pandemi ada yang tidak sanngup untuk survive dan mengharuskannya untuk gulung tikar karena mereka terpaksa untuk tidak menaikan harga jual produknya untuk mempertahankan konsumen mereka di lain sisi harga bahan untuk mereka berjualan kian menaik dan terjadinya penurunan konsumen.

Mereka pun merasa efek dari pandemi masi dapat di rasakan sampai sekarang ini terutama pada jumlah konsumen sebab jumlah konsumen yang datang belum kembali normal seperti sebelum pandemi Covid-19 melanda ke Indonesia. Ditambah lagi kehawatiran para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) pada tahun 2024 yang memasuki tahun politik. Mereka takut akan adanya kenaikan bahan pokok akibat dari politik tersebut dan mereka berharap tidak ada bahan pokok yang naik secara signifikan, sebab hal tersebut dapat mempengaruhi finansial usaha mereka.

Olahan Mangga
Baca Juga

Berawal dari Jualan Mango Sago, Rini Astuti Kembangkan Usaha Kuliner Berkat Dukungan KUR BRI Bojonegoro

Ditulis oleh, Rafi Daffa Wikuncoko Mahasiswa Komunikasi Sekolah Vokasi IPB University

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/perekonomian-umkm-di-gunung-putri-belum-membaik-setelah-pandemi-covid-19/46661/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 21.46 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Beli Dimsum Kini Tinggal Scan QRIS BRI Bojonegoro, Pelaku UMKM dan Pembeli Rasakan Kemudahan Transaksi Digital

Dari Sagu Menjadi SaBar, Inovasi Pangan Lokal Papua Selatan yang Mengangkat Cerita Kearifan Budaya

Kedaulatan Rupiah Tak Cukup Berhenti di QRIS

Bergantung Pasokan Luar Daerah, Harga Pangan di Pasar Ciputat Mudah Bergejolak

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Kisah Mamik Pemilik Toko Kelontong Sekaligus Agen BRILink di Bojonegoro Bantu Warga

Dari Daun Kelor Menjadi Snackbar Bergizi, FK UPN “Veteran” Jakarta Ajak Masyarakat Kelurahan Pangkalan Jati Baru Perkuat Upaya Pencegahan Stunting

Nasabah Aninda Apresiasi Pelayanan BRI Cabang Bojonegoro, Transaksi Makin Mudah dan Nyaman

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Pilihan Editor

  1. 1 Mini Bank SMK Plus An-Naba Jadi Sarana Praktik Nyata Siswa MPLB, Inspirasi bagi SMK di Indonesia
  2. 2

    Qatar Hubungi Turki, Yordania, Mesir dan Lebanon, Perkuat Diplomasi untuk Redam Ketegangan Timur Tengah

  3. 3

    Ketika Utang Menjadi Alat Tekanan: Saat Perjanjian Lahir dari Ketakutan dan Ketidakberdayaan

  4. 4

    DP3AKB Sidoarjo Gelar FGD Evaluasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan 2025–2029, Perkuat Koordinasi Antar-OPD

  5. 5

    Kemandirian Pesantren: Dari Pusat Pendidikan Agama Menjadi Penggerak Ekonomi Desa

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.