Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Ekonomi
  3. Peranan BPKP dalam Pemeriksaan Kinerja Sektor Publik

Peranan BPKP dalam Pemeriksaan Kinerja Sektor Publik

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
30 Juni 2021, 20.22 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
5 menit baca
Peranan BPKP dalam Pemeriksaan Kinerja Sektor Publik

JurnalPost - Selama ini sector public dipandang oleh masyarakat sebagai sarang korupsi, kolusi, nepotisme, inefisiensi, dan sumber pemborosan Negara. Keluhan masyarakat mengenai minimnnya pelayanan yang diberikan Negara dan birokrasi yang buruk ditujukan untuk mengkritik bahwa buruknya kinerja perusahaan-perusahaan sector public. Pemerintah sebagai salah satu organisasi sector public yang tidak luput dari tudingan ini dan selalu menjadi sorotan seluruh masyarakat Indonesia.

Organisasi sector public yang menjalankan roda pemerintahan yang sumber dananya berasal dari rakyat yang berupa pajak kemudian dipercayakan kepada pemerintah untuk diolah dan dikembalikan kepada masyarakat. Oleh karena itu, kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat kepada penyelenggara pemerintah haruslah diimbangi dengan pelayanan yang bersih. Dalam negara demokrasi yang seharusnya pemerintah berkewajiban memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat dan harus bertanggungjwab atas integritas, kinerja, dan kepengurusan, sehingga pemerintah harus meneydiakan informasi yang berguna untuk menaksir akuntabilitas. Pemerintah yang bersih atau Good Corporate Governance (GCG) ditandai dengan tiga pilar utama yang slaing berkaitan yaitu partisipasi, transparansi, dan akuntabilitas. Dalam bahasa akuntansi, akuntabilitas atau kemampuan dalam memberikan pertanggungjawaban merupakan dasar dari pelaporan kinerja baik dalam sector keuangan atau yang lainnya.

IKLAN

Semakin besar tuntutan terhadap pelaksanaan akuntabilitas sector public maka implikasi terhadap pihak manajemen untuk memberikan inofrmasi kepada public yaitu melalui informasi akuntansi yang berupa hasil kinerja atau operasi. Selain tuntutan terhadap akunatabilitas organisasi sector public juga dituntut dalam memberikan kualitas terbaik, profesionalisme, dan akuntabilitas publik untuk menjamin dilakukannya pertanggungjawaban publik. Dalam pemeriksaan sector publik berbeda dengan pemeriksaan pada sector swasta dikarenakan perbedaan latar belakang tujuan, institusional, dan hukum.

kedai pajak sampul 1280x720
Baca Juga

PMK 37 Tahun 2025 Bukan Pajak Baru, Ini yang Perlu Dipahami Pedagang Online

Lembaga yang bertugas dalam pemeriksaan kinerja sector publik di Indonesia adalah BPKP. Dalam pelaksanaannya BPKP bertanggungjawab langsung kepada Presiden selaku kepala pemerintahan sebagai bahan pertimbanagan untuk menetapkan kebijakan-kebijakan dalam menjalankan pemerintahan dan memenuhi kewajiban akuntabilitasnya. Hasil dari pengawasan BPKP diperlukan oleh para penyelenggara pemerintah lainnya termasuk pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dalam pencapaian dan peningkatan kinerja instansi yang dipimpinnya.

IKLAN

Untuk dapat melaksanakan audit kinerja, Asosiasi Auditor Intern Pemerintah Republik Indonesia perlu memahami proses atau tahapan audit kinerja yaitu: 1. Perencanaan strategis audit kinerja 2. Perencanaan audit kinerja individual 3. Pelaksanaan audit kinerja (field work) 4. Pelaporan audit kinerja 5. Pemantauan tindak lanjut rekomendasi audit kinerja. Adapun tujuan utama audit kinerja adalah untuk menilai aspek ekonomis, efisiensi dan efektifitas pelaksanaan tugas pemerintahan. Aspek ekonomis adalah aspek kinerja yang berkaitan dengan sumber daya (input), baik dari sisi pengadaannya maupun pemanfaatannya. Aspek efisiensi adalah aspek kinerja yang berkaitan dengan hasil yang diperoleh (output). Aspek efisiensi berkaitan dengan aspek ekonomis karena untuk menilai kinerja aspek efisiensi tidak cukup jika melihat output-nya saja, tetapi harus dikaitkan dengan sumber daya (input) yang digunakan untuk menghasilkan output tersebut. Efektifitas adalah aspek kinerja yang berkaitan dengan tingkat pemanfaatan output dalam mencapai tujuan/sasaran yang ditetapkan. Instansi pemerintah dinilai efektif apabila output yang dihasilkannya dapat memenuhi tujuan/sasaran yang ditetapkan. Dengan kata lain, menilai aspek efektifitas pada audit kinerja berarti menilai outcome dari output dalam pencapaian tujuan/sasaran yang ditetapkan.

Pemeriksaan kinerja sector publik yang menilai ketaatan aparatur pemerintahan terhadap undang-undang dan peraturan yang berlaku dengan demikian bila kualitas audit sector publik rendah maka akan berisiko terkena tuntutan hukum (legitimasi) terhadap penajabat pemerintah dan akan muncul kecurangan, korupsi, kolusi, nepotisme serta berbagai ketidakberesan yang lain. Kualitas audit pemerintah ditentukan oleh independensi auditor dengan kapabilitas yang dimiliki dengan memaksimalkan kamahiran profesionalnya secara cermat dan seksama. Selain itu, independensi sangat diperlukan karena sebagai pihak pertama dan memegang peran utama dalam pelasanaan audit kinerja, karena auditor dapat mengakses informasi keuangan dan informasi manajemen dari organisasi yang diaudit. Prinsip independen ini merupakan hal mutlak yang harus dimiliki seorang auditor yang trebebas daru pengaruh dan campur tangan pemerintah supaya tujuan audit dapat tercapai.

Audit kinerja yang focus pada pemeriksaan tindakan-tindakan dan kejadian ekonomi yang menggambarkan kinerja entitas atau fungsi yang diaudit dengan proses yang sistematis untuk memperoleh dan mengevaluasi bukti secara objektif serta menentukan kesesuaian antara kinerja yang telah dicapai dengan kriteria yang telah ditetapkan sebelumnya serta mengkomunikaiskan kapada masyarakat sebagai pengguna. Tanpa kualitas audit yang baik akan muncul masalah utama yaitu korupsi, kolusi, dan nepotisme yang akan berdampak pada aspek lain yang menyebabkan kerugaian negara. Sehingga untuk meningkatkan sikap independensi auditor sector publik, maka kedudukan auditor harus terbebas dari pengaruh dan campur tangan serta terpisah dari pemerintah baik secara pribadi maupun kelembagaan.

bayar
Baca Juga

Warung Padang di Bojonegoro Kini Terima QRIS BRI, Pembeli Lebih Praktis

Penulis: Natasya Syafrida, Mahasiswa Semester 6 Prodi Akuntansi-FEB Universitas Muhammadiyah Malang

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/peranan-bpkp-dalam-pemeriksaan-kinerja-sektor-publik/22711/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 00.07 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Berawal dari Jualan Mango Sago, Rini Astuti Kembangkan Usaha Kuliner Berkat Dukungan KUR BRI Bojonegoro

Beli Dimsum Kini Tinggal Scan QRIS BRI Bojonegoro, Pelaku UMKM dan Pembeli Rasakan Kemudahan Transaksi Digital

Dari Sagu Menjadi SaBar, Inovasi Pangan Lokal Papua Selatan yang Mengangkat Cerita Kearifan Budaya

Kedaulatan Rupiah Tak Cukup Berhenti di QRIS

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Main Ponsel Saat Lampu Merah, Apakah Termasuk Pelanggaran Lalu Lintas? Ini Tinjauan Hukumnya

Dari Instruksi ke Implementasi: Menguji Respons Kepemimpinan Presiden Prabowo dalam Penanganan Karhutla 2026

Ketika Negara Gagal Menjaga Napas Warganya

Makan Bergizi Gratis: Jangan Sampai Niat Menyehatkan Anak Justru Membahayakan Mereka

Pilihan Editor

  1. 1 Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur Magang di Setda Mojokerto, Pelajari Evaluasi Kinerja dan Pelayanan Publik
  2. 2

    Ketika Negara Gagal Menjaga Napas Warganya

  3. 3

    HUT ke-58 Semen Tonasa, Transformasi Bisnis dan Efisiensi Jadi Fokus

  4. 4

    Pentingnya Menjaga Keamanan Data Pribadi di Era Digital, Kenali Risiko dan Cara Melindunginya

  5. 5

    Laba Naik, Arus Kas Turun: Ada Apa dengan Kinerja Keuangan Public Bank Berhad dan Maybank?

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.