Jurnalpost - Kegiatan pelatihan ini dilakuka di rumah salah satu anggota kelompok 89 yaitu Maura Yusnia di Desa Peron Rt / Rw berjalan dengan lancar. Kegiatan ini dilakukan mulai pukul 07.00 sampai pukul 10.00 WIB.
“Dalam Pelaksanaan pelatihan ini saya bekerjasama dengan ibu-ibu di sekitar rumah saya, karena ini masih pandemi saya sengaja mengundang hanya beberapa ibu-ibu saja.” tutur Maura Yusnia Salah Satu anggota Kelompok KKN UIN Walisongo Semarang (17 November 2020)
Tujuan kegiatan ini untuk memanfaatkan melimpahnya buah kolang kaling di daerah desa Peron itu sendiri. Selain memanfaatkan salah satu bagian dari pohon aren, yaitu buah kolang kaling juga memanfaatkan getah atau nira dari pohon aren sebagai bahan pemanis dari manisan ini.
“Dari pelatihan ini saya jadi tahu banyaknya manfaat kolang kaling itu tidak hanya dibuat menjadi campuran bahan es buah atau es campur yang biasa saya temukan di pinggir jalan, ternyata buah kolang kaling itu bisa juga digunakan sebagai manisan dan obat karena banyak manfaatnya.” Tutur Ibu Malikhah selaku salah satu anggota pelatihan ini.
Didesa Peron sendiri, pengolahan nira aren banyak digunakan sebagai gula aren atau gula jawa yang menjadi campuran bahan di manisan kolang kaling ini . Oleh karena itu pelatihan ini sangat cocok diberikan kepada warga sekitar desa Peron sebagai pengetahuan untuk dapat memanfaatkan potensi desa yang ada.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda