“Ini memang kabar berat, tapi kami berterima kasih kepada seluruh tim Boss Fight Entertainment atas kontribusi besar mereka dalam menghadirkan pengalaman bermain yang luar biasa bagi jutaan pengguna,” ujar juru bicara Netflix dalam keterangan resminya.
Perjalanan Studio dan Eksperimen Netflix di Dunia Game
Boss Fight Entertainment didirikan pada 2013 dan diakuisisi oleh Netflix pada 2022, sebagai bagian dari upaya perusahaan memperluas layanan hiburan ke ranah interaktif. Studio ini sempat dikenal lewat beberapa judul kasual populer di platform mobile. Namun, meski investasi Netflix di industri gim meningkat dalam tiga tahun terakhir, data internal menunjukkan bahwa tingkat keterlibatan pemain belum sebanding dengan ekspektasi awal perusahaan. Penutupan Boss Fight disebut sebagai langkah efisiensi agar Netflix bisa mengonsolidasikan sumber daya ke studio lain yang dianggap lebih strategis.Langkah Strategis Baru Netflix
Netflix saat ini masih memiliki sejumlah studio internal, termasuk Night School Studio (pengembang Oxenfree II) dan Netflix Helsinki Studio yang dikabarkan tengah mengerjakan proyek gim AAA berbasis cerita. Analis industri menilai langkah Netflix menutup studio tertentu bukan berarti perusahaan mundur dari dunia gim, melainkan bagian dari penyusunan ulang arah pengembangan.“Netflix kini fokus pada kualitas, bukan kuantitas. Mereka berusaha menciptakan game yang bisa memperkuat ekosistem konten dari serial, film, hingga game adaptasi,” ujar analis media digital dari GamesBeat, Alex Reynolds.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda