Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Wisata
  3. Nekat Liburan ke Pantai Bareng Strangers! Emang Boleh Hidup Se-Random Itu?

Nekat Liburan ke Pantai Bareng Strangers! Emang Boleh Hidup Se-Random Itu?

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
14 Maret 2024, 16.20 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
8 menit baca
Nekat Liburan ke Pantai Bareng Strangers! Emang Boleh Hidup Se-Random Itu?

JurnalPost.com - Momen long weekend atau akhir pekan yang panjang akibat bertepatan dengan tanggal merah adalah momen yang ditunggu-tunggu oleh semua orang, terutama untuk mereka yang bekerja dan bersekolah. Bagaimana tidak, banyak dari mereka yang menjadikan momen ini sebagai kesempatan emas untuk menghilangkan kejenuhan di tengah padatnya aktivitas. Kebetulan di tahun 2024 ini cukup banyak momen-momen long weekend yang bisa Anda gunakan untuk healing atau refreshing. Salah satunya ada di tanggal 8-11 Februari 2024. Tanggal 8 Februari merupakan hari peringatan Isra Miraj, 9 Februari merupakan Cuti Bersama Tahun Baru Imlek, dan 10 Februari merupakan hari Tahun Baru Imlek 2575 Kongzili.

IKLAN

Tak sedikit orang-orang sibuk di luar sana yang memanfaatkan momen akhir pekan panjang ini untuk berlibur ke beberapa destinasi wisata. Salah satunya adalah wisata laut dan pantai. Menjadi warga negara maritim seperti Indonesia merupakan suatu privilege, karena di negara ini banyak sekali garis pantai yang bisa dijadikan sebagai destinasi wisata. Tidak perlu jauh-jauh membahas pantai terkenal di luar Pulau Jawa seperti Bali, Lombok, atau Raja Ampat, untuk mereka para warga di sekitar ibu kota juga bisa menikmati keindahan pantai tanpa harus menyebrangi pulau, loh. Pantai Sawarna yang berada di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten contohnya. Hanya cukup menempuh perjalanan 5-6 jam saja dari Jakarta, Anda sudah bisa menikmati batu karang dan pantai yang indah.

Panorama Danau Gegas dan bendungan di Musi Rawas, Sumatera Selatan.
Baca Juga

Danau Gegas di Musi Rawas, Menanamkan Pendidikan Karakter melalui Kearifan Lokal

April, bukan nama bulan, ini merupakan nama dari salah satu pengunjung Pantai Sawarna yang membagikan cerita perjalanannya kepada penulis. Cerita perjalanannya menjadi unik karena ternyata, April nekat ambil cuti di tengah magangnya demi berlibur dengan orang-orang yang belum pernah ia kenal sebelumnya. Bagaimana bisa? Mari kita simak ceritanya lebih lanjut.

Nekat Minta Cuti Padahal Baru Mulai Magang April, seorang mahasiswi Jurusan Akuntansi, Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan (IBIK) Bogor yang sedang menempuh pendidikannya di semester 6 ini, tengah menjalani program magangnya yang baru saja ia mulai pada awal Februari 2024. Program magangnya yang harus dimulai lebih cepat dari yang direncanakan, membuat April mau tidak mau harus memotong masa liburannya juga. Berbeda dari teman-temannya yang masih menikmati liburan, di waktu yang sama April malah sudah harus bekerja dan menjalani harinya dengan penuh kesibukan. Melihat adanya peluang untuk berlibur, tentu saja momen long weekend ini tidak mungkin disia-siakan oleh April.

Ia yang kebetulan mendapatkan ajakan dari saudaranya untuk berlibur ke pantai, langsung saja ia terima tanpa harus berpikir panjang. Meskipun ajakan tersebut datang mendadak di tiga hari sebelum keberangkatan sepertinya Dewi Fortuna tengah berpihak pada keberuntungannya, karena tanpa disangka ketika ia meminta izin kepada dosen pembimbingnya untuk cuti liburan di masa awal magang, permintaannya tersebut langsung diterima begitu saja. Ya, mungkin dosen pembimbing April bisa memaklumi hal tersebut karena kebetulan mahasiswinya ini belum sempat menikmati masa liburannya.

Sepertinya, tidak ada manusia yang tidak kesal ketika waktu liburannya harus tiba-tiba dipotong karena kepentingan perusahaan. Perasaan jenuh yang sudah sejak lama tertimbun-pun semakin menjadi ketika tak kunjung diluapkan. April, yang merasakan hal seperti ini lantas bahagia ketika mendapatkan kesempatan untuk meluapkan rasa jenuhya dengan cara berlibur ke pantai. Saking bahagianya, ia sampai tidak memperhatikan dengan siapa saja ia akan berlibur. Ia hanya tau bahwa ia akan pergi berlibur dengan beberapa saudaranya, padahal saudaranya ini membawa rombongan teman-teman kampusnya yang tentunya sama sekali tidak ia kenal.

Pesona Budaya Flores
Baca Juga

Sanggar Tari HIMFLOR Kenalkan Budaya Flores Lewat Tari Nong Mari Nong di GAPURA Fest Undiksha 2026

Liburan Bareng Orang-Orang yang Belum Dikenal Sebelumnya Mungkin kasus berlibur bersama orang-orang yang belum dikenal sebelumnya sering terjadi ketika Anda memilih berwisata dengan jasa travel. Tapi bagaimana jadinya bila kasus ini terjadi tanpa Anda rencanakan sebelumnya?

Yap, kasus ini terjadi kepada April. Bukan suatu hal yang tidak mungkin, ia harus menghabiskan tiga hari dua malamnya bersama para strangers atau orang asing yang baru saja ia temui. Para orang asing ini tidak lain dan tidak bukan adalah teman-teman kampus dari saudaranya, Rere. Berkuliah di jurusan dan kampus yang berbeda, membuat April dan Rere memiliki beberapa perbedaan pula. Mulai dari passion, karakter, hingga kebiasaan sehari-hari mereka. Rere yang merupakan mahasiswi Program Studi Komunikasi Digital dan Media Sekolah Vokasi IPB University mengajak teman-teman satu prodinya untuk turut berlibur dengannya. Lalu, bagaimana dengan April yang menjadi satu-satunya bukan mahasiswa komunikasi IPB?

Layaknya mahasiswa/i Program Studi Komunikasi pada umumnya yang memiliki sifat periang, mudah bergaul, dan mudah beradaptasi, membuat April selalu merasa dirangkul oleh teman-teman Rere selama perjalanan. Menurutnya, ternyata menjadi minoritas di situasi seperti itu tidak terlalu buruk. April merasa mulai dari berangkat hingga sampai pada tujuan, ia tidak pernah berada di situasi terintimidasi. Ia yang awalnya merasa canggung untuk turut ikut bercanda bersama, ternyata mampu cair dan terbawa suasana juga.

IKLAN

Saat memulai perjalanannya menuju Pantai Sawarna, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, April mengaku bahwa dirinya masih sedikit malu-malu untuk memulai interaksi dengan yang lainnya. Perlahan tapi pasti, 6 jam perjalanan yang ditempuh dari Bogor hingga Banten tidak mungkin ia lalui hanya dengan berdiam diri. Ia juga tidak kuat apabila terus menahan diri untuk tidak tertawa di atas banyaknya candaan yang saling bersahutan di dalam mobil selama perjalanan. Semua candaan itu memuncak ketika di tengah perjalanan, sebagian dari mereka mual akibat mabuk darat tetapi malah minggir membeli durian. Sedikit aneh memang, tapi menurutnya ini akan menjadi awalan yang seru!

Pesona Malam Jalan Tunjungan
Baca Juga

Pesona Jalan Tunjungan di Malam Hari, Ikon Wisata Surabaya yang Selalu Ramai Pengunjung

Sudah sekitar 6 jam berlalu, mereka pun akhirnya sampai juga di tujuan. Betul, seperti apa yang Anda pikirkan. April memang harus sekamar dan bermalam dengan orang-orang yang baru dikenalnya itu. Walaupun teman-teman sekamarnya perempuan semua, tetapi sepertinya ia masih butuh waktu sedikit lagi untuk bisa mengenal lebih jauh satu sama lain. Semalam, dua malam, ia lewati. Ternyata benar apa kata orang-orang, apabila Anda ingin mengetahui sifat asli seseorang, maka bermalamlah di alam bebas dengan mereka 2-3 hari. Terlepas dari sifat teman-teman sekamarnya yang mudah bergaul, faktor suasana alam juga menyebabkan mereka untuk saling terbuka satu sama lain. April bercerita bahwa teman-teman sekamarnya ini memang lebih muda darinya. Dengan mendengarkan berbagai curhatan hati mereka, tak perlu butuh waktu yang lama ternyata untuk April menganggap mereka semua layaknya adik sendiri.

Pertama Kali Menikmati Sunset di Pantai

April bercerita bahwa berlibur dan bermalam di pantai bersama teman-teman seperti ini merupakan pengalaman pertama baginya. Biasanya ia berlibur ke pantai bersama keluarganya saja, itupun tidak sampai menginap. Menjadi suatu hal yang tidak biasa baginya karena akhirnya ia bisa dengan leluasa meluapkan kejenuhannya di alam bebas. Menurutnya, hal yang paling berkesan ketika ia melakukan perjalanan adalah ketika ia bisa menikmati sunset dan juga sunrise di pantai secara langsung. Ia berkata, “Biasanya aku bisa liat yang kayak gini cuman di foto orang aja, eh tapi sekarang aku bisa liat langsung.” Tidak hanya diam dan menikmati pergerakan matahari, April juga tidak mau kalah dengan teman-teman barunya yang sedang bermain pasir dan menikmati deburan ombak. Menurutnya ini juga menjadi pengalaman yang baru untuknya, karena ini merupakan pertama kalinya ia merasakan langsung ombak bergelombang di atas kepalanya. Tentu saja ia tidak merasa takut, karena hal itu ia lakukan bersama-sama.

Selain Pantai Sawarna ada beberapa pantai yang ia kunjungi, salah satunya adalah Karang Teraja. Masih di kawasan yang sama dengan Pantai Sawarna, Karang Teraja merupakan tempat wisata yang menyajikan batu-batu karang besar dengan hantaman ombak di sekelilingnya. Sama halnya ketika melihat matahari terbit dan tenggelam di pantai secara langsung, April saat berada di Karang Teraja juga tak kalah takjub dengan keindahannya. Tak lupa ia pun lantas mengabadikan berbagai keindahan alam tersebut. Akhirnya... ia bisa juga merasakan sensasi hembusan angin laut secara langsung.

Kesimpulan Dengan demikian, kisah perjalanan April yang nekat liburan ke pantai bersama para strangers di tengah masa magangnya ini mampu memberikan pengalaman baru meskipun dengan keterbatasan waktu dan kesibukan. Walaupun awalnya dipenuhi oleh kekhawatiran dan kecemasan, keputusan April untuk mengambil risiko dan berlibur bersama orang-orang yang belum dikenal sebelumnya akhirnya menghasilkan pengalaman yang berharga untuknya. Dari cerita April, kita belajar tentang pentingnya keterbukaan terhadap perbedaan, menghargai keindahan alam, dan menjalani setiap pengalaman dengan penuh semangat dan rasa ingin tahu. Seperti yang terjadi pada April, terkadang hidup memang memerlukan keberanian untuk mengambil langkah di luar zona nyaman, tetapi pengalaman-pengalaman baru yang didapat akan membawa berkah dan pembelajaran yang tak terduga. Tenang saja, masih ada long weekend lainnya yang bisa digunakan untuk berlibur, kok. Jadi, siapkan dirimu untuk healing juga, ya!

Penulis: Anis Adinda Putri, Komunikasi Digital dan Media

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/nekat-liburan-ke-pantai-bareng-strangers-emang-boleh-hidup-se-random-itu/66091/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 05 November 2026, 15.37 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Di Tengah Tren Childfree, Tim JAGA KRAMA PKM-RSH Undiksha Ungkap Kesiapan Pengasuhan Anak Generasi Z Bali

Pulau Lusi Sidoarjo Dikembangkan Jadi Wisata Edukatif Berbasis Pengalaman

Ferdinand Hamdan Soroti Potensi Keindahan Alam Sumba yang Dapat Dikenal Lebih Luas Lagi

Tiga Destinasi Wisata di TN Bantimurung-Bulusaraung Tutup Sementara Mulai 11 Januari 2026

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Di Balik Papan Tulis, Ada Perjuangan Memahami Setiap Anak: Potret Pembelajaran di SDN Ciptaharja

Jujur Dimulai dari Meja Kasir: Merancang Gerakan Kejujuran dari Kebiasaan Kecil Mahasiswa

Tarbiyah vs Taklim: Mengapa Santri Lebih Butuh Dididik daripada Sekadar Diajari?

Kisah Widji, Berawal dari Nasabah BRI Kini Sukses Jadi Agen BRILink di Bojonegoro dan Raup Omzet Besar

Pilihan Editor

  1. 1 82,4 Persen Guru Sangat Membutuhkan Flipbook Berbasis Pembelajaran Mendalam untuk Mendukung Kurikulum Merdeka
  2. 2

    Mahasiswa Universitas Pamulang Gandeng PT Aratech Nusantara Indonesia Kembangkan Sistem HRIS untuk Digitalisasi Karyawan

  3. 3

    Cerita yang TerNARAsi dalam Potongan yang Menyambungkan

  4. 4

    Aset Publik Bukan Milik Pribadi: Memahami Aturan Hukum Pengelolaan Barang Milik Negara dan Daerah

  5. 5

    Sempat Kesulitan Menggunakan BRImo, Nasabah Umi Apresiasi Pelayanan BRI Cabang Bojonegoro

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.