Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Musik dan Film Jadi Media Empati, Kenneth Trevi Ceritakan Hidup dengan Disleksia

Musik dan Film Jadi Media Empati, Kenneth Trevi Ceritakan Hidup dengan Disleksia

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
28 Januari 2026, 10.42 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
5 menit baca
Kenneth Trevi
Kenneth Trevi rilis lagu Dyslexia Man dan film Aku Kamu dan Suatu Hari Kita. (Dok. Istimewa)

Bandung, JurnalPost.com - Kenneth Trevi membuka tahun 2026 melalui perilisan lagu berjudul Dyslexia Man, sebuah karya musik yang lahir dari pengalaman hidup pribadi sebagai penyandang disleksia. Pada momen yang bersamaan, Kenneth Trevi juga membintangi film dalam kemasan YouTube Series “Aku Kamu dan Suatu Hari Kita”, sebuah serial reflektif yang mengangkat perjalanan hidup, perjuangan, serta proses tumbuh seorang anak dengan cara belajar berbeda.

Kenneth Trevi kepada awak media pada Rabu (28/1/2026) mengatakan lagu Dyslexia Man dan film “Aku Kamu dan Suatu Hari Kita” sama-sama mengangkat kisah nyata Kenneth Trevi sebagai anak disleksia yang harus menghadapi tantangan akademik, sosial, dan emosional sejak usia dini. Kedua karya tersebut diproduksi oleh label Senada Digital Records bersama TemanHebat Records, sebagai bentuk komitmen menghadirkan hiburan yang memiliki nilai empati, edukasi, dan dampak sosial.

IKLAN

Melalui lagu Dyslexia Man, Kenneth Trevi menyuarakan realitas kehidupan anak disleksia yang sering disalahpahami oleh lingkungan sekitar. Lagu tersebut menggambarkan proses belajar yang lebih lambat, kebutuhan akan pengulangan, serta pencarian metode belajar yang sesuai, tanpa menghilangkan keyakinan bahwa setiap individu memiliki kemampuan dan potensi. Musik menjadi medium utama Kenneth Trevi untuk menyampaikan pesan keberanian, penerimaan diri, dan perjuangan tanpa henti.

Irsya Rilis
Baca Juga

Irsya Rilis MV “Alhamdulillah Always”, Ajak Pendengar Selalu Bersyukur

Film Aku Kamu dan Suatu Hari Kita menghadirkan kisah perjalanan hidup Kenneth Trevi dari sudut pandang yang intim dan jujur. Serial tersebut diperankan langsung oleh Kenneth Trevi bersama sang ibu, Moms Yuly, yang merepresentasikan peran orang tua sebagai sosok pendamping tanpa syarat dalam proses tumbuh seorang anak disleksia. Cerita berkembang melalui dinamika hubungan ibu dan anak yang penuh kasih, pengorbanan, serta kepercayaan.

Bagi Kenneth Trevi, kehadiran seorang ibu yang selalu mendampingi menjadi fondasi utama pembentukan karakter dan mental hingga saat sekarang. Sosok tersebut tidak pernah meninggalkan, terus menggenggam, dan berjuang menemukan versi terbaik dari seorang anak yang kerap dianggap berbeda. Pengalaman tersebut mengajarkan nilai keteguhan, keberanian untuk bangkit, serta keyakinan terhadap kemampuan diri sendiri.

Proses belajar akting untuk memerankan perjalanan hidup pribadi menjadi pengalaman emosional tersendiri bagi Kenneth Trevi. Peran tersebut bukan dimaknai sebagai pengulangan luka, melainkan perayaan atas perjuangan panjang yang membentuk pribadi kuat dan percaya diri. Momen paling menyentuh hadir saat melihat sang ibu memerankan kesedihan, yang membuka kesadaran bahwa perjuangan disleksia juga menjadi perjalanan emosional bagi seorang orang tua.

Melalui karya musik dan serial visual, Kenneth Trevi berupaya meluruskan kesalahpahaman masyarakat mengenai disleksia. Disleksia bukan sekadar kesulitan membaca atau menulis, melainkan kondisi kompleks yang membutuhkan waktu, metode belajar berbeda, serta dukungan lingkungan yang tepat. Harapan besar tertuju pada lahirnya pemahaman bahwa anak disleksia memiliki potensi untuk berkembang sesuai ritme masing-masing.

Billkiss Rilis
Baca Juga

Billkiss Rilis “Layar Hati”, Lagu Pop Manis tentang Cinta yang Berawal dari Dunia Digital

IKLAN

Moms Yuly mengungkapkan perjalanan panjang mengenali kondisi Kenneth Trevi sejak usia balita melalui berbagai proses terapi dan pemeriksaan tumbuh kembang. Diagnosis sebagai anak dengan disleksia berat sekaligus gifted menjadi fase emosional yang penuh kebingungan, kesedihan, dan rasa bersalah. Seiring waktu, proses penerimaan berjalan beriringan dengan penemuan kekuatan Kenneth Trevi pada bidang musik.

Tekanan sosial dan sistem pendidikan yang belum ramah terhadap anak dengan kebutuhan belajar berbeda menjadi tantangan tersendiri bagi keluarga. Moms Yuly memilih untuk memilah suara lingkungan, menurunkan ekspektasi, serta membangun jejaring dukungan dengan komunitas yang memiliki pengalaman serupa. Peran orang tua menjadi jembatan penting antara anak dan dunia pendidikan agar proses belajar tetap aman dan membangun rasa percaya diri.

Melalui film Aku Kamu dan Suatu Hari Kita, Moms Yuly ingin menyampaikan pesan bahwa pendampingan anak disleksia berangkat dari kehadiran dan kesediaan untuk bertumbuh bersama. Anak dengan kebutuhan belajar berbeda bukan individu yang kurang, melainkan pribadi yang membutuhkan ruang, waktu, dan kepercayaan. Orang tua diharapkan mampu menemani tanpa paksaan, sekaligus memberi kesempatan bagi anak untuk menemukan kekuatan diri.

Rulli Aryanto selaku produser Kenneth Trevi dan pemilik label Senada Digital Records dan salah seorang pemilik TemanHebat Records menjelaskan alasan dukungan terhadap proyek musik dan serial visual tersebut. Musik dan visual storytelling dipandang sebagai kombinasi efektif dalam menjangkau pasar hiburan sekaligus membangun kesadaran sosial. Selain memperluas pemahaman masyarakat mengenai disleksia, proyek tersebut juga menjadi sarana pembelajaran seni peran bagi seorang penyanyi.

Silly Fragments
Baca Juga

Sedang Jatuh Cinta, Silly Fragments Ungkap Perasaan lewat “Meant to Stay”

Dari sudut pandang industri kreatif, musik dan film memiliki dampak jangka panjang terhadap cara berpikir dan empati publik. Karya dengan pesan positif berpotensi menjadi medium kebaikan yang hidup bersama penikmatnya. Harapan besar diarahkan pada tumbuhnya kesadaran bahwa setiap anak Indonesia memiliki hak untuk bermimpi, berkarya, serta mengekspresikan potensi melalui musik dan film.

Video musik lagu Dyslexia Man yang dinyanyikan oleh Kenneth Trevi telah tersedia di berbagai platform musik digital dan dapat disaksikan melalui kanal YouTube resminya, https://youtu.be/UdDimcYyaSc?si=1bCJN6wLZUEkm9Bn. Karya tersebut menjadi bagian penting dari rangkaian narasi perjuangan, keberanian, dan harapan yang ingin disampaikan kepada masyarakat luas.

(Dilaporkan oleh Muhammad Fadhli)

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/musik-dan-film-jadi-media-empati-kenneth-trevi-ceritakan-hidup-dengan-disleksia/90335/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 00.10 WITA

  • #Kenneth Trevi
  • #Musisi Indonesia
  • #Rilis Lagu
  • #Rilis Single

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Capek Kok Dibanggakan? Membaca Hustle Culture dalam Kacamata Sartre dan Han

Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur Magang di Setda Mojokerto, Pelajari Evaluasi Kinerja dan Pelayanan Publik

Parkir Liar di Pinggir Jalan: Menjadi Kebiasaan atau Justru Sudah Menjadi Pola Hidup Masyarakat?

Dari Instruksi ke Implementasi: Menguji Respons Kepemimpinan Presiden Prabowo dalam Penanganan Karhutla 2026

Pilihan Editor

  1. 1 Ketika Utang Menjadi Alat Tekanan: Saat Perjanjian Lahir dari Ketakutan dan Ketidakberdayaan
  2. 2

    UI Dorong Limbah Plastik Jadi Produk Bernilai Ekonomi di Desa Tembok Bali

  3. 3

    Kejuaraan Tunas Juara Nasional 2026 Digelar di Tangerang, Jadi Ajang Pembinaan Atlet Pencak Silat Berprestasi

  4. 4

    Warung Padang di Bojonegoro Kini Terima QRIS BRI, Pembeli Lebih Praktis

  5. 5

    Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.