Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Politik
  3. Mukhtar Tompo: Kepergian Andi Maddusila Membuktikan Kerajaan Gowa Masih Eksis

Mukhtar Tompo: Kepergian Andi Maddusila Membuktikan Kerajaan Gowa Masih Eksis

Foto profil Annisa
Editor: Annisa
12 Juni 2018, 10.20 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
3 menit baca
Mukhtar Tompo: Kepergian Andi Maddusila Membuktikan Kerajaan Gowa Masih Eksis

JURNALPOST.COM, MAKASSAR -- Anggota DPR RI Mukhtar Tompo menyatakan belasungkawa dan perasaan kehilangan sosok orang tua, dengan meninggalnya Andi Maddusila Andi Idjo Dg Mannyonri Karaeng Katangka Sultan Alauddin 2, Raja Gowa ke 37 pada Minggu sore.

Dalam pandangan Mukhtar, Andi Maddusila adalah sosok yang keras namun lentur. Tegas dalam memperjuangkan eksistensi sejarah kerajaan Gowa. "Andi Maddusila sosok yang sangat santun. Walaupun haknya tergerus, tapi beliau masih memikirkan kedamaian dan keamanan secara umum. Beliau adalah sosok bangsawan hukum dan nasionalisme. Beliau dicintai oleh rakyat, diakui oleh nusantara namun tidam primordial. Bagi saya, perjuangan politik beliau bukan karena faktor kekuasaan. Tapi sebuah upaya yang dilakukan untuk mengawal visi kerajaan sebagai warisan sejarah yang harus terus diperkuat dan didukung oleh pemerintah," pungkas Mukhtar. Sosok Maddusila, kata Mukhtar, adalah sosok pewaris karakter raja-raja Gowa terdahulu. Betapa tidak, nyaris separuh perjalanan hidup Andi Maddusila didedikasikan untuk memperjuangkan harkat dan martabat Kerajaan Gowa. “Meski hingga ajal menjemput beliau, perjuangannya belum menunjukkan hasil maksimal sebagaimana yang diharapkan. Namun justru kepergiannya, menunjukkan bahwa beliau memang Raja sebuah Kerajaan Besar yang masih eksis hingga saat ini,” tandas Mukhtar. Mukhtar menambahkan, tidak ada satu pihak pun yang bisa melarang jasad Andi Maddusila disemayamkan di Balla Lompoa, karena memang itu haknya. Kematian Andi Maddusila membuktikan bahwa dirinya masih mendapatkan pengakuan sebagai Raja Gowa, di hadapan publik. Bahkan kehadiran Raja-raja Keraton se-Nusantara semakin menegaskan legitimasi tersebut. “Saya mengikuti rangkaian salat jenazah hingga pemakaman. Saya melihat sendiri betapa masyarakat Gowa masih sangat mencintai beliau. Dari Balla Lompoa, jazad beliau ditandu ke Masjid Katangka untuk disalati, untuk selanjutnya dimakamkan di Kompleks pemakaman raja-raja Gowa di Katangka,” tegas Mukhtar, yang selama ini cukup getol membela hak-hak adat Raja Gowa. Eksistensi Kerajaan Gowa, lanjut Mukhtar, menyimpan rekaman perjalanan sejarah dan budaya sebuah bangsa di masa lampau. “Gambaran kebesaran bangsa, tertoreh dalam perjalanan kerajaan Nusantara. Apa yang terjadi di masa kini, tak bisa dilepaskan dari sejarah masa lalu,” sambung Mukhtar Sayangnya, ungkap Mukhtar, peran kerajaan sebagai pusat inspirasi budaya dan alat perekat bangsa nyaris terlupakan. Oleh karena itu, penting untuk mengangkat kembali eksistensi kerajaan di masa lampau. Kerajaan Gowa adalah salah satu kerajaan besar di Nusantara yang turut memberikan andil besar dalam Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegigihan kerajaan ini dalam melawan kolonialisme terekam dengan tinta emas sejarah negeri ini. “Bangsa ini patut mengapresiasi jasa kerajaan ini dalam menopang bangunan ke-Indonesia-an yang kita nikmati hingga hari ini. Semoga kepergian Andi Maddusila, menjadi peringatan Tuhan bagi kita, agar jangan melupakan jasa para leluhur kita,” tutup Mukhtar.(Rls)

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/mukhtar-tompo-kepergian-andi-maddusila-membuktikan-kerajaan-gowa-masih-eksis/6925/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 19.59 WITA

  • #Andi Maddusila
  • #DPR RI
  • #Kerajaan Gowa
  • #Mukhtar Tompo

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Erick Komala Terima Penghargaan atas Dedikasi Memperkuat Toleransi dan Kebebasan Beribadah di Jawa Timur

Kongres X GPM Tetapkan Alit Kelakan sebagai Ketua Umum Periode 2026–2030

Kongres X GPM di TMII, Hasto Kristiyanto Tekankan Ideologi dan Kaderisasi

Pengawasan Pemilu Berbasis Gender: Mengapa Harus Ada Perempuan dalam Struktur Pengawas Pemilu?

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Ketika Utang Menjadi Alat Tekanan: Saat Perjanjian Lahir dari Ketakutan dan Ketidakberdayaan

Laba Naik, Arus Kas Turun: Ada Apa dengan Kinerja Keuangan Public Bank Berhad dan Maybank?

Mahasiswa UPN Veteran Jatim Ikuti Rapat DPRD Tuban, Pelajari Perdebatan Anggaran dan Prioritas R-APBD 2027

Penelitian di Cilacap Ungkap 93,94 Persen Pasien Gangguan Jiwa Patuh Minum Obat, Dukungan Keluarga Jadi Perhatian

Pilihan Editor

  1. 1 Makan Bergizi Gratis: Jangan Sampai Niat Menyehatkan Anak Justru Membahayakan Mereka
  2. 2

    Inovasi Kemasan Aktif dan Cerdas Berbasis Biopolimer Umbi-Umbian untuk Memperpanjang Umur Simpan dan Mengurangi Kerugian Pangan Pascapanen

  3. 3

    Pembangunan Ekonomi dan Ancaman Kerusakan Lingkungan, Sejauh Mana Hukum Indonesia Melindungi Alam?

  4. 4

    Beli Dimsum Kini Tinggal Scan QRIS BRI Bojonegoro, Pelaku UMKM dan Pembeli Rasakan Kemudahan Transaksi Digital

  5. 5

    Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur Magang di Setda Mojokerto, Pelajari Evaluasi Kinerja dan Pelayanan Publik

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.