Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Kolom Opini
  3. Mengenal Lebih Dekat “Kepribadian Ganda”

Mengenal Lebih Dekat “Kepribadian Ganda”

Foto profil Annisa
Editor: Annisa
28 April 2021, 01.15 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
3 menit baca
Mengenal Lebih Dekat “Kepribadian Ganda”
JURNALPOST - Istilah kepribadian ganda sering dijadikan lelucon atau becandaan untuk menyebut seseorang yang sifatnya mudah berubah dari waktu ke waktu.

Sebenarnya, apa sih kepribadian ganda itu?

Secara bahasa Dissociative berasal dari bahasa inggris yang artinya terpisah, dan Disorder berarti gangguan. Dissociative Disorder berarti kepribadian yang bertentangan dengan semestinya atau dirinya. Dissociative Disorder juga dikenal sebagai kepribadian ganda, yang merupakan salah satu gangguan mental dimana kepribadian si penderita berpindah dari satu kepribadian ke kepribadian lain, setiap penderita memeiliki identitasnya masing-masing. Sementara itu, kepribadian aslinya kehilangan ingatanatas kegiatan yang telah dilakukan oleh kepribadian lainnya. Hal ini umumnya disebabkan oleh kejadian traumatis yang dialami dimasa kecil seperti ke kerasanfisik atau pelecehan yang terjadi secara berulang-ulang

Jenis kepribadian ganda

Ada beberapa jenis gangguan kepribadian ganda yaitu:
  • Gangguan ldentitas Disosiatif
Memiliki dua atau lebih kepribadian yang berbeda dalam dirinya. Contohnya yaitu, jika seseorang yang ketika bangun tidur atau sadar melihat bekas segelas teh panas yang padahal dia tidak menyukai teh panas. Gangguan ini bisa terjadi misalnya, tiba-tiba seseorang berganti peran secara berbeda dalam sikap ataupun cara berbicara, begitupun seterusnya.
  • Disosiatif Amnesia
Gangguan ini merupakan gangguan yang berkaitan dengan hilangnya ingatan seseorang, baik ingatan pribadi, keluarga, dan orang lain.
  • Depersonalisasi
Depersonalisasi merupakan gangguan yang tidak adanya amnesia atau hilangnya ingatan, namun juga dipicu oleh stres. Penderita gangguan ini mengalami kehilangan rasa diri; merasa diluar tubuh atau antara psikis dan fisik secara terpisah, merasa menatap diri dari luar dirinya dari kejahuan dan tidak bisa mengendalikan tubuh. Penderita bisa juga mengalami derealisasi, pengalaman merasa terpisah dari lingkungan atau situasi kesadaran berkabut.

Ciri-ciri kepribadian ganda

Adapun beberapa ciri-ciri seseorang mempunyai kepribadian ganda sebagai berikut:
  • Adanya dua atau lebih identitas yang berbeda disertai dengan perubahan perilaku ingatan, dan pemikiran.
  • Memori mengenai peristiwa sehari-hari, informasi pribadi, atau peristiwa traumatis masa lalu berlangsung tidak stabil.
  • Preferensi atau sikap berubah tanpa diinginkan dan tanpa adanya peringatan.
  • Perasaan seperti “kesurupan” ketika kepribadian berganti.
  • Sering mendadak lupa ingatan.
  • Suasana hati sering berganti sesuai kepribadian.
Apasih penyebabnya? Kepribadian ganda disebabkan karena pengalaman traumatis yang pernah dialami seperti bencana, penganiayaan atau penyiksaan, peperangan, dan sebagainya. Ketika berada dalam kondisi seperti itu, seseorang dapat memisahkan ingatan mereka mengenai tempat dan waktu terjadinya kejadian traumatis tersebut. Ini juga bisa disebut sebagai upaya melarikan diri dari rasa takut, sakit, dan nyeri. Hal inilah kemudian membuat mereka sulit mengingat secara detail kejadian-kejadian yang terjadi. Akibatnya dapat menyebabkan kecenderungan ingin bunuh diri dan menyakiti diri sendiri.

Pengobatan bagi pengidap kepribadian ganda

Tujuan pengobatannya kepribadian ganda untuk menghubungkan kepribadian yang berbeda-beda menjadi satu jenis kepribadian saja. Ada beberapa metode pengobatannya sebagai berikut :
  • Terapi kognitif perilaku
Mengubah pola pikir dan respond pasien dari hal negatif menjadi hal positif.
  • Terapi keluarga (family therapy)
Jenis konseling psikoterapi yang dapat membantu setiap anggota keluarga agar dapat menyelesaikan masalah.
  • Terapi seni
Agar dapat meningkatkan kesehatan mental, fisik dan emosional dalam diri.
  • Obat-obatan anti-depresen
Antidepresen adalah obat yang digunakan untuk menangani orang yang mengalami depresi. Penulis: Asyifatun Ula, Mahasiswa Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/mengenal-lebih-dekat-kepribadian-ganda/20158/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 22.08 WITA

  • #Asyifatun Ula
  • #Universitas Syiah Kuala

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Ketika Negara Gagal Menjaga Napas Warganya

Dari Instruksi ke Implementasi: Menguji Respons Kepemimpinan Presiden Prabowo dalam Penanganan Karhutla 2026

Ketika Utang Menjadi Alat Tekanan: Saat Perjanjian Lahir dari Ketakutan dan Ketidakberdayaan

Jangan Terus Menyalahkan Guru atas Rusaknya Karakter Anak, Ada Paradoks Mutu Pendidikan yang Sering Diabaikan

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Sudah 15 Tahun Jadi Nasabah BRI, Keluarga Leni Setia di Bojonegoro Miliki 10 Rekening untuk Berbagai Kebutuhan

Membuka Kesempatan Kerja di Tengah Tantangan Ekonomi, Menatap Masa Depan Ketenagakerjaan Indonesia

Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur Magang di Setda Mojokerto, Pelajari Evaluasi Kinerja dan Pelayanan Publik

HUT ke-58 Semen Tonasa, Transformasi Bisnis dan Efisiensi Jadi Fokus

Pilihan Editor

  1. 1 Mengenal Potensi Desa Menang dalam Mendukung Program Kabupaten/Kota Sehat di Jawa Timur
  2. 2

    Edukasi Video HIMA-CARE Tingkatkan Perilaku Higiene Menstruasi Mahasiswi Baru di Kota Malang

  3. 3

    Kejujuran Perlu Ekosistem: Membangun Budaya Integritas dari Lingkungan Kampus

  4. 4

    Membuka Kesempatan Kerja di Tengah Tantangan Ekonomi, Menatap Masa Depan Ketenagakerjaan Indonesia

  5. 5

    Jangan Terus Menyalahkan Guru atas Rusaknya Karakter Anak, Ada Paradoks Mutu Pendidikan yang Sering Diabaikan

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.