Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Mahasiswa Universitas Negeri Malang Dampingi KWT Wonosari Naik Kelas Lewat Digitalisasi dan Potensi Lokal

Mahasiswa Universitas Negeri Malang Dampingi KWT Wonosari Naik Kelas Lewat Digitalisasi dan Potensi Lokal

Foto profil Annisa
Editor: Annisa
30 April 2026, 17.23 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
6 menit baca
Mahasiswa Universitas Negeri Malang

Malang, JurnalPost.com – Mahasiswa Program Magister Manajemen Universitas Negeri Malang (UM) melaksanakan kegiatan pendampingan dan pengembangan Kelompok Wanita Tani (KWT) berbasis potensi lokal di Desa Wonosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Mata Kuliah Pengembangan Wawasan Manajerial (PWM) yang bertujuan untuk mengintegrasikan teori manajemen dengan praktik nyata di masyarakat.

Program pendampingan ini dilaksanakan pada tahun 2026 oleh Yudha Pradana di bawah bimbingan Prof. Dr. Agung Winarno, M.M. dan Prof. Dr. Agus Hermawan, GradDipMgt., M.Si., MBus. Kegiatan ini dirancang tidak hanya untuk meningkatkan kinerja usaha, tetapi juga untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia, kelembagaan kelompok, serta keberlanjutan usaha berbasis potensi lokal.

IKLAN

Kegiatan diawali dengan observasi lapangan yang dilakukan secara langsung di lokasi KWT. Observasi ini meliputi identifikasi kondisi usaha, proses produksi, pola pemasaran, serta sistem pengelolaan kelompok yang sedang berjalan. Selain itu, dilakukan pula wawancara dan diskusi partisipatif dengan anggota KWT guna memperoleh gambaran yang komprehensif terkait potensi dan permasalahan yang dihadapi.

Mahasiswa
Baca Juga

Mahasiswa Universitas Negeri Malang Dorong UMKM Sekitar Kampus Beralih ke Pembayaran Digital

Hasil observasi menunjukkan bahwa KWT memiliki potensi yang cukup besar dalam pengembangan usaha pertanian. Produk utama yang dihasilkan berupa sayuran segar seperti bayam, kangkung, sawi, dan cabai yang memiliki kualitas baik serta didukung oleh ketersediaan sumber daya alam yang memadai. Namun demikian, potensi tersebut belum dimanfaatkan secara optimal karena masih terbatasnya inovasi dan pengelolaan usaha.

“Kelompok Wanita Tani memiliki potensi yang sangat baik untuk dikembangkan, terutama karena didukung oleh sumber daya lokal dan keterlibatan aktif anggota. Namun, diperlukan penguatan dalam aspek manajerial, inovasi produk, serta pemanfaatan teknologi digital agar usaha dapat berkembang secara optimal,” ungkap Yudha Pradana.

Salah satu permasalahan utama yang diidentifikasi adalah rendahnya nilai tambah produk. Produk pertanian yang dihasilkan masih dijual dalam bentuk mentah tanpa proses pengolahan lebih lanjut, sehingga nilai jual produk relatif rendah. Selain itu, belum adanya diversifikasi produk menyebabkan peluang pengembangan usaha menjadi terbatas.

Permasalahan lain yang cukup krusial adalah aspek pemasaran. Selama ini, pemasaran produk masih mengandalkan metode tradisional seperti word of mouth dan pemesanan melalui grup WhatsApp. Pemanfaatan media digital seperti Instagram, TikTok, maupun marketplace belum dilakukan secara maksimal, sehingga jangkauan pasar masih sangat terbatas.

Berdayakan PKK
Baca Juga

Mahasiswa Universitas Negeri Malang Berdayakan PKK Lewat Ubi Ungu

Di sisi lain, produk yang dihasilkan juga belum memiliki identitas merek (branding) yang jelas. Kemasan produk masih sederhana dan belum dilengkapi dengan label yang informatif, sehingga kurang menarik bagi konsumen. Hal ini menjadi salah satu faktor yang menghambat daya saing produk di pasar.

Selain itu, aspek manajemen organisasi juga menjadi perhatian. Pembagian tugas dalam kelompok belum terstruktur dengan baik, serta belum adanya standar operasional prosedur (SOP) yang jelas. Kondisi ini menyebabkan pelaksanaan kegiatan usaha kurang efektif dan berpotensi menimbulkan ketidakefisienan.

Permasalahan dalam pengelolaan keuangan juga ditemukan, di mana pencatatan keuangan masih dilakukan secara sederhana dan belum terpisah antara keuangan usaha dan pribadi. Hal ini menyulitkan dalam melakukan evaluasi kinerja usaha dan perencanaan pengembangan ke depan.

Menanggapi berbagai permasalahan tersebut, mahasiswa merancang program pendampingan yang komprehensif dan terintegrasi. Program ini mencakup beberapa aspek utama, yaitu inovasi produk, pemasaran digital, branding, manajemen organisasi, serta pengelolaan keuangan.

Kehamilan
Baca Juga

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

IKLAN

Pada aspek produksi, dilakukan pelatihan inovasi dan diversifikasi produk pertanian. Anggota KWT diberikan pemahaman mengenai pengolahan hasil pertanian menjadi produk yang memiliki nilai tambah, sehingga dapat meningkatkan pendapatan kelompok.

Pada aspek pemasaran, mahasiswa memberikan pelatihan digital marketing dengan memanfaatkan media sosial dan platform online. Anggota KWT diajarkan cara membuat akun bisnis, menyusun konten promosi, serta strategi pemasaran yang efektif di era digital.

Selanjutnya, pada aspek branding, dilakukan pendampingan dalam pembuatan identitas produk, mulai dari desain logo, label produk, hingga pengembangan kemasan yang lebih menarik dan informatif. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan daya tarik produk serta memperkuat positioning di pasar.

Mahasiswa Universitas Negeri Malang

Pada aspek kelembagaan, mahasiswa membantu dalam penyusunan struktur organisasi sederhana serta pembagian tugas yang jelas. Selain itu, diberikan pula pemahaman mengenai pentingnya kerja sama tim dan manajemen organisasi yang baik.

Dalam aspek keuangan, anggota KWT diberikan pelatihan mengenai pencatatan keuangan sederhana, penyusunan laporan keuangan, serta pentingnya pemisahan antara keuangan pribadi dan usaha. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan usaha.

“Penguatan tata kelola usaha, inovasi produk, serta adaptasi terhadap teknologi digital merupakan faktor kunci dalam meningkatkan daya saing kelompok usaha masyarakat di era modern,” ujar Prof. Dr. Agung Winarno, M.M.

Prof. Agung Winarno juga menekankan bahwa adaptasi digital adalah kebutuhan strategis agar UMKM mampu bersaing di pasar yang dinamis. Program ini selaras dengan poin 8 Sustainable Development Goals (SDGs) terkait pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi.

Program pendampingan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan pemahaman dan keterampilan anggota KWT dalam mengelola usaha. Anggota kelompok mulai menunjukkan perubahan dalam cara berpikir, khususnya dalam hal inovasi, pemasaran, dan pengelolaan usaha secara lebih profesional.

Melalui kegiatan ini, diharapkan KWT mampu berkembang menjadi kelompok usaha yang mandiri, inovatif, dan berdaya saing. Selain itu, program ini juga menjadi bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.

Sinergi antara mahasiswa, dosen, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam keberhasilan program ini. Dengan adanya kolaborasi yang berkelanjutan, diharapkan KWT dapat terus berkembang dan menjadi salah satu penggerak ekonomi desa yang berkelanjutan.

Program ini sekaligus menegaskan bahwa potensi lokal, apabila dikelola secara profesional dan inovatif, dapat menjadi kekuatan utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mendorong pembangunan ekonomi daerah.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/mahasiswa-universitas-negeri-malang-dampingi-kwt-wonosari-naik-kelas-lewat-digitalisasi-dan-potensi-lokal/92624/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 20.18 WITA

  • #Berita Mahasiswa
  • #Universitas Negeri Malang

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

Mahasiswa UPN Veteran Jatim Ikuti Rapat DPRD Tuban, Pelajari Perdebatan Anggaran dan Prioritas R-APBD 2027

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Parkir Liar di Pinggir Jalan: Menjadi Kebiasaan atau Justru Sudah Menjadi Pola Hidup Masyarakat?

Mengenal Potensi Desa Menang dalam Mendukung Program Kabupaten/Kota Sehat di Jawa Timur

Penelitian di Cilacap Ungkap 93,94 Persen Pasien Gangguan Jiwa Patuh Minum Obat, Dukungan Keluarga Jadi Perhatian

Mahasiswa Edukasi Gizi 102 Anak di Palembang, Hasil Tes Meningkat

Pilihan Editor

  1. 1 Main Ponsel Saat Lampu Merah, Apakah Termasuk Pelanggaran Lalu Lintas? Ini Tinjauan Hukumnya
  2. 2

    Kejujuran Perlu Ekosistem: Membangun Budaya Integritas dari Lingkungan Kampus

  3. 3

    Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

  4. 4

    Putusan MA 19 P/HUM/2026, Sekjen MDP-WATCH Desak Menkes Evaluasi dan Rombak Keanggotaan MDP

  5. 5

    Parkir Liar di Pinggir Jalan: Menjadi Kebiasaan atau Justru Sudah Menjadi Pola Hidup Masyarakat?

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.