Padang Pariaman, JurnalPost.com — Kantor Urusan Agama (KUA) Sungai Limau melaksanakan kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) bagi siswa-siswi di aula SMA Negeri 1 Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatera Barat (Rabu, 4/3/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala KUA Sungai Limau, Ahmad Zakiy, beserta Penyuluh Agama Islam, sebagai narasumber sekaligus fasilitator yang memberikan pembinaan langsung kepada para peserta. Kegiatan ini terselenggara berkat kerja sama antara KUA Sungai Limau dan SMA Negeri 1 Sungai Limau dalam rangka memberikan edukasi serta penguatan karakter bagi para remaja.
Dalam pemaparannya, fasilitator memberikan pemahaman kepada para siswa tentang pentingnya membangun karakter remaja yang sehat, berakhlak, dan memiliki kesiapan menghadapi berbagai tantangan dan problematika kehidupan. Para peserta juga diajak berdialog dan melakukan curah pendapat mengenai berbagai problematika yang kerap dihadapi remaja masa kini, seperti pergaulan bebas, tawuran, bullying, serta maraknya praktik judi online.
Kepala KUA Sungai Limau, Ahmad Zakiy, menyampaikan bahwa kegiatan BRUS merupakan salah satu program pembinaan remaja yang digagas oleh Direktorat Bina KUA dan Keluarga Sakinah pada Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama RI, sebagai upaya preventif dalam membina generasi muda agar memiliki kesadaran moral dan tanggung jawab terhadap masa depan mereka.
Foto bersama Kepala KUA Sungai Limau dan Penyuluh Agama Islam, beserta Kepala Sekolah dan Majelis Guru SMAN 1 Sungai Limau.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu langkah pencegahan terhadap praktik perkawinan usia anak sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perkawinan yang menetapkan batas minimal usia perkawinan adalah 19 tahun.
Materi disampaikan fasilitator dalam beberapa sesi, termasuk juga memperkenalkan konsep “Remaja Qeren Qur’ani”, yakni karakter remaja Islami yang disarikan dari nilai-nilai Al-Qur’an. Melalui pendekatan ini, peserta diajak memahami dan meneladani nilai-nilai keteladanan yang terdapat dalam kisah para tokoh dalam Al-Qur’an sebagai pedoman dalam membangun kepribadian yang kuat dan berintegritas.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan diskusi terbuka yang melibatkan para siswa dalam mengemukakan pandangan serta pengalaman mereka terkait dinamika kehidupan remaja di era digital.
Kepala sekolah bersama majelis guru turut hadir dalam kegiatan tersebut serta menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program BRUS oleh KUA Sungai Limau. Pihak sekolah menilai kegiatan ini sangat bermanfaat dalam memberikan penguatan nilai-nilai moral, keagamaan, dan karakter bagi para siswa.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda