Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Berita
  3. KKN-R TIM 2 UNDIP Hadirkan Ruang Apresiasi Sastra bagi Anak-anak Tengeng Wetan melalui Program Literasi Kreatif

KKN-R TIM 2 UNDIP Hadirkan Ruang Apresiasi Sastra bagi Anak-anak Tengeng Wetan melalui Program Literasi Kreatif

Foto profil Fatimah
Editor: Fatimah
15 Agustus 2026, 22.23 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
5 menit baca
KKN-R TIM 2 UNDIP
Penulis: Muhammad Razka Islami Tengeng Wetan, JurnalPost – Mahasiswa KKN-R TIM 2 Universitas Diponegoro (UNDIP) Desa Tengeng Wetan menghadirkan program bertajuk “Literasi Anak dalam Ruang Apresiasi Sastra” sebagai upaya mendorong budaya literasi sekaligus mengembangkan kreativitas anak sejak usia dini. Program tersebut menyasar siswa di tiga sekolah dasar, yakni SD 1 Tengeng Wetan, SD 2 Tengeng Wetan, dan SD 3 Tengeng Wetan. Melalui kegiatan yang dikemas secara edukatif, kreatif, dan menyenangkan, mahasiswa berupaya memperkenalkan literasi tidak hanya sebagai kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga sebagai sarana untuk mengembangkan gagasan, imajinasi, serta keberanian anak dalam menghasilkan karya. Pemilihan siswa sekolah dasar sebagai sasaran program didasarkan pada pentingnya menumbuhkan kebiasaan literasi sejak dini. Kemampuan membaca dan menulis dinilai tidak hanya menunjang proses akademik, tetapi juga dapat membantu anak mengenali lingkungan, memperluas wawasan, serta mengungkapkan gagasan yang mereka miliki.

Mengenalkan Literasi dengan Cara yang Dekat dengan Anak

Rangkaian kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai pengertian dan manfaat literasi. Mahasiswa KKN-R TIM 2 UNDIP menyampaikan materi menggunakan pendekatan yang disesuaikan dengan karakteristik siswa sekolah dasar. Anak-anak diperkenalkan pada pemahaman bahwa literasi tidak terbatas pada aktivitas membaca buku maupun menyelesaikan tugas sekolah. Literasi juga dapat menjadi cara untuk mendapatkan informasi, memperluas pengetahuan, mengembangkan kemampuan berpikir, serta melatih imajinasi. Mahasiswa turut mengajak siswa melihat pengalaman sehari-hari, lingkungan sekitar, hingga imajinasi sebagai sumber ide yang dapat dikembangkan menjadi sebuah cerita. Melalui pendekatan tersebut, kegiatan membaca dan menulis diharapkan tidak dipandang sebagai aktivitas yang membosankan, melainkan sebagai ruang bagi anak untuk bereksplorasi, berimajinasi, dan menghasilkan karya.

Membuka Ruang Kreativitas melalui Menulis Cerita

Setelah mendapatkan pemahaman dasar mengenai literasi, siswa kemudian mengikuti sesi menulis kreatif. Dalam sesi ini, mahasiswa memberikan sejumlah tips sederhana untuk membantu anak-anak menyusun sebuah cerita pendek. Materi yang diberikan meliputi cara menemukan ide cerita, mengembangkan imajinasi, menciptakan tokoh, menentukan alur, membangun latar, hingga menyusun gagasan menjadi cerita yang utuh. Anak-anak juga didorong agar tidak takut melakukan kesalahan dalam menulis. Mereka diberikan kebebasan untuk menuangkan gagasan dan mengembangkan imajinasi sesuai dengan kreativitas masing-masing. KKN-R TIM 2 UNDIP1 Kegiatan menulis kreatif tersebut tidak hanya berorientasi pada kemampuan menyusun kata-kata. Melalui proses menulis, siswa juga belajar mengorganisasikan gagasan, mengembangkan daya pikir, serta mengekspresikan pengalaman dan perasaan melalui bahasa. Karena itu, kegiatan tidak difokuskan pada terciptanya tulisan yang sempurna, tetapi lebih kepada keberanian siswa untuk mencoba, berimajinasi, dan menciptakan karya sendiri.

Siswa Ditantang Membuat Cerita Pendek

Sebagai penerapan dari materi yang telah diberikan, para siswa kemudian mendapat tugas membuat cerita pendek. Melalui penugasan tersebut, siswa tidak hanya menerima teori, tetapi juga mempraktikkan secara langsung teknik menulis kreatif yang telah dipelajari. Mereka diberikan kebebasan menentukan tema dan mengembangkan cerita berdasarkan pengalaman sehari-hari, lingkungan sekitar, tokoh yang disukai, maupun cerita yang sepenuhnya berasal dari imajinasi. Kebebasan tersebut membuat setiap tulisan memiliki karakter dan sudut pandang berbeda. Hal itu sekaligus memperlihatkan keberagaman ide dan kreativitas yang dimiliki para siswa. Dari proses tersebut, anak-anak juga diperkenalkan pada pemahaman bahwa tulisan dapat menjadi media untuk menyampaikan pesan, pengalaman, maupun imajinasi kepada orang lain.

Cerita Siswa Diolah Menjadi Tiga Zine

Salah satu bagian menarik dalam program “Literasi Anak dalam Ruang Apresiasi Sastra” adalah karya siswa tidak berhenti sebagai tugas yang dikumpulkan setelah kegiatan selesai. Cerita pendek yang telah dibuat kemudian dihimpun dan diolah menjadi tiga zine sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas para siswa. Ketiga zine tersebut dikelompokkan berdasarkan sekolah, yakni Zine SD 1 Tengeng Wetan, Zine SD 2 Tengeng Wetan, dan Zine SD 3 Tengeng Wetan. Melalui zine tersebut, cerita yang sebelumnya hanya terdapat dalam lembar tugas dikembangkan menjadi karya kolektif yang dapat dibaca sekaligus diapresiasi oleh orang lain. Pembuatan zine juga menjadi bentuk penghargaan terhadap keberanian siswa dalam menghasilkan karya. Setiap cerita memiliki karakter dan keunikan masing-masing yang merepresentasikan imajinasi anak-anak dari ketiga sekolah. Keberadaan zine diharapkan memberikan pengalaman baru bagi siswa bahwa tulisan yang mereka hasilkan memiliki nilai dan dapat dinikmati oleh pembaca lainnya. KKN-R TIM 2 UNDIP menghadirkan Dengan demikian, kegiatan membaca dan menulis tidak lagi semata-mata dipandang sebagai kebutuhan pembelajaran di kelas, tetapi juga dapat berkembang menjadi sebuah karya nyata.

Membangun Budaya Literasi melalui Apresiasi

Konsep ruang apresiasi sastra menjadi salah satu bagian penting dalam program tersebut. Anak-anak tidak hanya didorong menjadi pembaca dan penulis, tetapi juga diperkenalkan pada pentingnya menghargai karya sendiri maupun karya orang lain. Apresiasi terhadap karya dinilai dapat membantu membangun rasa percaya diri siswa. Ketika cerita yang mereka tulis dihimpun dan diterbitkan dalam bentuk zine, anak-anak mendapatkan pengalaman bahwa gagasan serta kreativitas mereka memiliki nilai. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi siswa untuk terus membaca, menulis, serta menciptakan karya baru. Program ini sekaligus menjadi sarana interaksi langsung antara mahasiswa KKN-R TIM 2 UNDIP dan anak-anak di Desa Tengeng Wetan. Dalam proses belajar bersama tersebut, mahasiswa dapat melihat secara langsung bagaimana para siswa mengembangkan ide dan mengekspresikan kreativitas melalui tulisan.

Dorong Anak Berani Berkarya

Program “Literasi Anak dalam Ruang Apresiasi Sastra” diharapkan memberikan dampak berkelanjutan bagi siswa SD 1, SD 2, dan SD 3 Tengeng Wetan. Kemampuan yang diperoleh melalui kegiatan tersebut diharapkan dapat terus dikembangkan dalam kehidupan sehari-hari, baik melalui kebiasaan membaca maupun keberanian untuk terus mencoba menulis. Lebih dari sekadar meningkatkan kemampuan menulis, program ini juga berupaya menanamkan pemahaman bahwa setiap anak memiliki cerita yang layak disampaikan dan setiap gagasan memiliki kesempatan untuk dikembangkan menjadi karya. Tiga zine yang dihasilkan nantinya tidak hanya menjadi kumpulan cerita pendek siswa, tetapi juga dokumentasi perjalanan kreativitas anak-anak Desa Tengeng Wetan. Setiap karya menjadi bukti bahwa anak-anak mampu menciptakan sesuatu ketika mendapatkan ruang, kesempatan, pendampingan, dan apresiasi. Melalui rangkaian kegiatan mulai dari mengenal literasi, membaca, belajar menulis, menciptakan cerita hingga menghasilkan zine, KKN-R TIM 2 UNDIP Desa Tengeng Wetan berupaya menghadirkan pengalaman literasi yang utuh dan berkesan bagi anak-anak. Program tersebut diharapkan turut mendorong tumbuhnya budaya literasi di lingkungan sekolah dan masyarakat Desa Tengeng Wetan, sekaligus melahirkan generasi yang gemar membaca, mampu berpikir kreatif, berani menyampaikan gagasan, serta percaya diri dalam menghasilkan dan mengapresiasi karya sastra.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/kkn-r-tim-2-undip-hadirkan-ruang-apresiasi-sastra-bagi-anak-anak-tengeng-wetan-melalui-program-literasi-kreatif/97130/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 18.05 WITA

  • #KKN UNDIP

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

Mahasiswa UPN Veteran Jatim Ikuti Rapat DPRD Tuban, Pelajari Perdebatan Anggaran dan Prioritas R-APBD 2027

Kejuaraan Tunas Juara Nasional 2026 Digelar di Tangerang, Jadi Ajang Pembinaan Atlet Pencak Silat Berprestasi

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

UMKM Bojonegoro Manfaatkan BRImo dan QRIS BRI untuk Permudah Transaksi, Berhasil Kumpulkan Tabungan Puluhan Juta

Mini Bank SMK Plus An-Naba Jadi Sarana Praktik Nyata Siswa MPLB, Inspirasi bagi SMK di Indonesia

Laba Naik, Arus Kas Turun: Ada Apa dengan Kinerja Keuangan Public Bank Berhad dan Maybank?

Mengenal Potensi Desa Menang dalam Mendukung Program Kabupaten/Kota Sehat di Jawa Timur

Pilihan Editor

  1. 1 Mahasiswa UPN Veteran Jatim Ikuti Rapat DPRD Tuban, Pelajari Perdebatan Anggaran dan Prioritas R-APBD 2027
  2. 2

    Kemandirian Pesantren: Dari Pusat Pendidikan Agama Menjadi Penggerak Ekonomi Desa

  3. 3

    Mengenal Potensi Desa Menang dalam Mendukung Program Kabupaten/Kota Sehat di Jawa Timur

  4. 4

    Teknologi Sudah Tersedia, UPN Veteran Jatim Dorong Penguatan Literasi dan Keterbukaan Informasi Publik di Bondowoso

  5. 5

    Digitalisasi Bank Syariah Permudah Transaksi, Keamanan Data Nasabah Jadi Tantangan Utama

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.