Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Keterkaitan Tingginya Inflasi dengan Pengangguran dan Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia

Keterkaitan Tingginya Inflasi dengan Pengangguran dan Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
23 Mei 2023, 01.15 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
5 menit baca
Keterkaitan Tingginya Inflasi dengan Pengangguran dan Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia

JurnalPost.com - Sebuah negara dapat dikatakan sebagai negara yang berhasil ketika dapat mengatasi permasalahan perekonomian dalam negaranya sendiri baik itu ekonomi makro maupun mikri negaranya. Ekonomi Makro merupakan sebuah kajian yang membahas mengenai segala aktivitas terkait perekonomian sebuah negara. Adapunsalah satu indikator ekonomi makro menengah dilihat melalui stabilnya perekonomian dalam sebuah negara melalui inflasi. Terjadinya inflasi yang tinggi terhadap suatu negara dapat memberikan arti bahwasanya perekonomian dalam negara tersebut sangat buruk.

Pengangguran adalah salah sebuah permasalahan yang sering kali terjadi di berbagai belahan dunia. Pengangguran adalah sebuah permasalahan yang tidak dapat dielakkan oleh berbagai negara-negara yang ada di dunia. Tingginya angka pengangguran dapat menyebabkan terganggunya stabilitas nasional sebuah negara. Oleh karena itu, negara harus mampu terus-menerus mengupayakan berbagai usaha untuk terus mempertahankan tingkat pengangguran sehingga dapat berada di tingkat yang wajar. Permasalahan pengangguran ini tidak jarang menjadi permasalahan yang sampai saat ini masih sulit untuk diatasi oleh pemerintah di berbagai negara. Hal tersebut terjadi karena terus-menerus jumlah penduduk di sebuah negara semakin bertambah setiap tahunnya, sehingga penambahan jumlah penduduk tersebut menyebabkan terjadinya peningkatan jumlah orang-orang yang mencari pekerjaan seiring bertambahnya waktu. Ketika para tenaga kerja tidak dapat menemukan pekerjaan maka mereka dapat dikatakan sebagai pengangguran.

IKLAN

Pengangguran memiliki dampak-dampak yang sangat signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. ketika pertumbuhan ekonomi di dalam suatu negara mengalami pertumbuhan yang sangat laju dan juga positif maka hal tersebut memiliki arti bahwa pendapatan dari setiap masyarakat di suatu negara dapat dipastikan akan selalu meningkat karena memiliki banyak sekali lapangan pekerjaan. Namun, pengangguran yang akan dibahas di sini adalah pengangguran yang bersifat terbuka sehingga ketika terjadi kenaikan Pada pertumbuhan ekonomi maka akan menyebabkan laju yang searah yaitu menyebabkan naiknya nilai dari angka pengangguran itu sendiri.

Kehamilan
Baca Juga

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

Tingginya angka pengangguran di suatu negara banyak menyebabkan dampak-dampak terhadap perekonomian yaitu antara lain sebagai berikut:

IKLAN

1. Angka pengangguran yang tinggi dapat memberikan dampak bagi masyarakat di mana masyarakat tidak dapat memaksimalkan tingkat kemakmuran yang dicapainya 2. Angka pengangguran yang tinggi juga dapat menyebabkan pendapatan nasional yang berasal melalui sektor pajak akan semakin berkurang 3. Pengangguran juga tidak dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi makro baik itu dari tingkat kecil sampai ekonomi makro di tingkat menengah.

Analisis saya terhadap fenomena yang telah dipaparkan diatas yaitu saya pro terhadap fenomena ini. Benar adanya bahwa sebuah negara dapat dikatakan sebagai negara yang berhasil ketika dapat mengatasi permasalahan perekonomian dalam negaranya sendiri baik itu ekonomi makro maupun mikri negaranya. Permasalahan yang marak terjadi di negara terkait perekonomian kita yaitu ekonomi makro menangah yaitu terjadinya inflasi sehingga menyebabkan tingkat pengangguran semakin meningkat dan melonjak tinggi. Hal ini sangat mengkhawatirkan karena tingginya angka pengangguran dapat menyebabkan beberapa dampak yang negatef bagi masyarakat berbagai kalangan seperti menghilangnya mata pencaharian masyarakat, pengganguran membuat ketrampilan masyarakat seiring berjalannya waktu semakin hilang, membuat tingginya angka kriminalitas, membuat perekonomian negara menjadi tidak stabil.

Adapun kekurangan dari fenomena yang dibahas pada artikel kali ini yaitu pemerintah dan masyarakat mengetahui bahwa inflasi dapat mengakibatkan menurunnya pertumbuhan ekonomi di mana turunnya pertumbuhan ekonomi dapat menyebabkan peningkatan jumlah pengangguran di sebuah negara termasuk Indonesia. Jika tidak dihadapi dengan serius atau tidak diantisipasi masalah ini dapat menimbulkan permasalahan yang dapat merugikan negara maupun masyarakat. Sedangkan kelebihan dari fenomena ini yaitu pemerintah dapat mencegah dengan menemukan solusi terkait permasalahan-permasalahan terkait tingginya inflasi yang menyebabkan meningkatnya jumlah pengangguran di sebuah negara.

Foto Besama TIM
Baca Juga

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Solusi dari permasalahan mengenai fenomena ini yaitu pemerintah dapat mendorong para pengusaha agar dapat meningkatkan kegiatan produksi perusahaan-perusahaannya. Pemerintah juga dapat memberikan tekanan terhadap tingkatan upah dengan melakukan pengendalian terhadap harga dan juga menetapkan harga yang maksimum. Pemerintah juga harus melakukan distribusi secara langsung. Meskipun ini tidak diharapkan untuk mendorong harga ke depan. Pemerintah harus mendorong terciptanya lapangan kerja baru dengan memperhatikan usaha kecil dan menengah (UKM), karena sektor ini banyak menganggur. UKM dapat mempekerjakan banyak karyawan jika mereka berkembang dengan baik dan juga mendapat dukungan pemerintah.

Penulis : Deliyana Ulan Putri (Mahasiswi Pendidikan Ekonomi Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Pamulang) Tugas : Ekonomi Makro Menengah Dosen Pengampu : Bpk Mawardi Narullah, M.Pd

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/keterkaitan-tingginya-inflasi-dengan-pengangguran-dan-pertumbuhan-ekonomi-di-indonesia/49854/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 01.16 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

Mahasiswa UPN Veteran Jatim Ikuti Rapat DPRD Tuban, Pelajari Perdebatan Anggaran dan Prioritas R-APBD 2027

Kejuaraan Tunas Juara Nasional 2026 Digelar di Tangerang, Jadi Ajang Pembinaan Atlet Pencak Silat Berprestasi

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Capek Kok Dibanggakan? Membaca Hustle Culture dalam Kacamata Sartre dan Han

Digitalisasi Bank Syariah Permudah Transaksi, Keamanan Data Nasabah Jadi Tantangan Utama

Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur Magang di Setda Mojokerto, Pelajari Evaluasi Kinerja dan Pelayanan Publik

Ketika Utang Menjadi Alat Tekanan: Saat Perjanjian Lahir dari Ketakutan dan Ketidakberdayaan

Pilihan Editor

  1. 1 Benturan Kertas dan Layar: Saat Protokol Notaris Terjebak di Pusaran Legal Deadlock Digital
  2. 2

    Resmi Dilantik, BPC GMKI Singaraja Periode 2026–2027 Fokus Kuatkan Kaderisasi dan Kolaborasi

  3. 3

    Penelitian di Cilacap Ungkap 93,94 Persen Pasien Gangguan Jiwa Patuh Minum Obat, Dukungan Keluarga Jadi Perhatian

  4. 4

    Saat Pasar Sepi Pembeli, Pasar.id BRI Bojonegoro Jadi Peluang Pedagang Menjangkau Pelanggan Baru

  5. 5

    Sudah 15 Tahun Jadi Nasabah BRI, Keluarga Leni Setia di Bojonegoro Miliki 10 Rekening untuk Berbagai Kebutuhan

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.