24 C
Jakarta
Kamis, Mei 6, 2021

Kenali Ciri-ciri Kepribadian Manipulatif! Apakah Kamu Salah Satunya?

JURNALPOST – Saat berhadapan dengan pasangan atau teman, bahkan keluarga, pernahkah Anda  merasa cemas dan tertekan  ketika  melakukan hal-hal yang membuat Anda merasa jadi tidak berharga, merasa bersalah, atau tidak mampu memutuskan hubungan dengan orang tersebut!

Merasa familiar? bisa jadi kamu terlibat dalam hubungan tidak sehat yang dikendalikan oleh sang manipulator. Semua yang kamu alami adalah hasil dari manipulasinya yang ingin dia gunakan dan kendalikan untuk keperluan pribadi semata.

Manipulasi adalah teknik dalam mendominasi orang lain secara psikologis. Manipulasi yang dimaksud disinia adalah cara yang digunakan seseorang (manipulator) untuk menyerang atau mempengaruhi emosi dan pikiran orang lain sehingga dia dapat mengontrol orang lain dan mendapatkan apa yang diinginkannya.

Manipulator adalah sebutan untuk orang yang suka memanipulasi orang lain untuk keuntungan pribadi. Kehadiran mereka seringkali merugikan orang-orang di sekitarnya karena mereka tidak pernah memikirkan hal-hal yang baik, tetapi hanya memikirkan dirinya sendiri. Orang yang melakukan manipulasi biasanya tidak berani atau gengsi untuk mengungkapkan perasaan mereka atau apa yang mereka inginkan secara langsung.

Mengapa Orang Berusaha untuk Memanipulasi Kita?

Manipulasi sering digunakan sebagai mekanisme bertahan hidup untuk menghadapi lingkungan yang menantang atau kompetitif, terutama ketika seseorang tidak memiliki kekuatan dan kendali relatif. Selain alasan tersebut, ada penyebab lain yang dijadikan alasan oleh si manipulator dalam melakukan manipulatif. Mari simak penjelasan berikut!

  • Berada di Tahap Inferior

Apakah manusia menempuh hidup ketaksempurnaan dan atau kesengsaraan sosial di kehidupan sehari-hari? Apakah dia menjalani “pengucilan” (sosial, ekonomi, budaya, profesional), dan butuh berperan dalam konteks sosial masyarakat? Ketika seseorang merasa dirinya kecil dan lemah, mereka cenderung mencari cara agar dapat merasa hebat dan kuat  (superior ). Cara  tersebut dapat diraih dengan menggunakan teknik manipulasi.

  • Menjaga Image Mereka Sebagai Orang yang Baik

Contohnya, Anda diperintahkan oleh si manipulator untuk melakukan hal yang membuat Anda kurang nyaman atau sebenarnya Anda tidak ingin melakukan hal tersebut. Namun, Anda merasa bersalah jika menolak hal yang diperintahkan oleh si manipulator. Dia berakting seolah-olah ia tidak berdaya dan hal ini membuat Anda kasian terhadap keadaan si manipulator.

  • Mereka Tidak Mengerti Bagaimana Mengerjakan Atau Meraih Apa yang Mereka Inginkan.

Beberapa orang yakin bahwa dirinya tidak mampu meraih target mereka secara langsung, seperti orang lain lakukan. Orang-orang yang seperti ini cenderung memiliki self-efficacy yang rendah sehingga mereka dengan mudah lepas tanggung jawab atas kewajibannya dan memanfaatkan Anda dalam meraih apa yang mereka inginkan.

Tanda-Tanda Ketka Kita Menjalin Hubungan Dengan Orang Manipulatif

  • Kamu selalu dibuat merasa bersalah oleh si dia.
  • Kamu merasa bahwa harus membuktikan jika kamu sayang dengannya setiap saat.
  • Kamu merasa takut ditinggalkan oleh dia.
  • Sering mengganggap bahwa dirinya adalah korban alias play victim agar ia gak perlu bertanggung jawab atas kesalahannya.
  • Seolah-olah bersikap baik dan hangat kepadamu supaya kamu merasa berhutang budi kepadanya.
  • Dia sering membuat kamu merasa insecure dan ngerasa tidak layak untuk disayang sehingga kamu merasa hanya si dia yang tulus sayang kepadamu.
  • Dia suka gashlighting atau membuat kamu mempertayakan validitas atas perasaanmu.
  • Dia suka bilang hanya bercanda ketika omongan/leluconnya menyinggung perasaan kamu.
  • Si manipulator selalu merasa dirinya lah yang patut dikasihani ketimbang kamu.
  • Dia tahu benar kelemahanmu dan memanfaatkannya untuk menyerangmu.

Cara Jitu Menghadapi Orang yang Manipulatif

Manipulasi dalam hubungan harus segera dihentikan. Jika tidak, ini dapat membahayakan kesehatan mental Anda. Oleh karena itu, Anda harus sangat berhati-hati saat mengidentifikasi dan mengenali karakteristik orang yang manipulatif.Setelah Anda dapat mengidentifikasi dan mengenali karakteristik manipulasi, ada beberapa cara untuk mengurangi dampak emosional dari manipulasi.

Dikutip dari Alodokter, berikut adalah beberapa cara dalam menghadapi orang yang manipulatif :

  • Buat  pendapat Anda jelas, tegas, langsung, dan spesifik. Jika Anda bersalah, mohon maaf, tapi jangan melebih-lebihkan.
  • Jangan terlalu memikirkan apa yang dikatakan manipulator. Hindari keputusan yang terburu-buru. Tidak perlu mencoba mengalahkan manipulator. Sebaliknya, temukan cara cerdik untuk memberi tahu dia bahwa Anda memahami bahwa dia memanipulasi Anda.
  • Hindari interaksi berlebihan dengan sang manipulator, terutama jika hubungan Anda bukan hubungan pribadi.
  • Temukan seseorang yang dapat Anda percayai yang tidak terpengaruh oleh manipulator untuk membicarakan atau mencari nasihat tentang situasi Anda.

Berinteraksi secara terus-menerus dengan sang manipulator dapat membuat Anda merasa tidak nyaman, bodoh, dan tertekan. Jika dibiarkan terus- menerus, hal ini bisa memicu kemungkinan depresi. Cobalah untuk membuat batasan-batasan dengan menjaga jarak dengan mereka. Jika Anda tidak bisa menjaga jarak, atau sudah mulai merasakan tekanan dari tindakan mereka, tak ada salahnya untuk meminta bantuan dari orang terdekat atau tenaga ahli psikolog.

Penulis Annisa/Mahasiswi Program Studi Psikologi Universitas Syiah Kuala/Universitas Syiah Kuala.

Jurnalpost.com adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis. Berita ini dibuat dengan formulir pengiriman. Silahkan login untuk memulai menulis!

Berita terbaru

Berita Menarik Lainnya

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Masuk

Forgot password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Masuk

Privacy Policy

Add to Collection

No Collections

Here you'll find all collections you've created before.