Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Politik
  3. Kelebihan Tersendiri dari Hijrahnya Kalangan Artis Menjadi Politisi

Kelebihan Tersendiri dari Hijrahnya Kalangan Artis Menjadi Politisi

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
07 Januari 2016, 13.20 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
3 menit baca
Kelebihan Tersendiri dari Hijrahnya Kalangan Artis Menjadi Politisi

JURNALPOST.COM - Sekarang ini Kita memang sudah lebih akrab dengan banyaknya artis yang memutuskan untuk masuk ke dalam dunia politik. Pada dasarnya kondisi ini memang sah saja terjadi, mengingat Indonesia menganut sistem politik secara demokratis. Tidak hanya kalangan artis saja, bahkan semua kalangan yang menjadi warna negara Indonesia berhak untuk terjun di dunia politik.

Khusus untuk kalangan artis memang menjadi fenomena tersendiri beberapa tahun yang lalu, sebab kualitasnya dalam memimpin masih diragukan. Banyak pihak yang berpendapat bahwa berprofesi menjadi seorang artis tidak memiliki kapabilitas untuk memberikan pelayanan kepada publik. Meski begitu ada beberapa artis yang berhasil masuk ke politik, baik di meja DPR maupun pemimpin Legislatif berhasil membuktikan diri.

IKLAN

Memandang sebelah mata kalangan artis yang beralih kepada dunia politik memang disebabkan oleh banyak faktor. Diantaranya:

Survei
Baca Juga

Ketika Survei Menjadi Tameng Kebijakan Bagi Eksistensi Politik

IKLAN

1. Mencari pemilih lebih banyak Nama artis yang sudah dikenal luas menjadi senjata tersendiri bagi sebuah partai politik untuk menarik simpatisan dari masyarakat luas. Masuknya artis bisa menaikkan pamor dari parpol tersebut, sehingga terlihat hanya mencari jumlah pemilih. Tanpa memandang kualitas dari calon yang diberikan kepada masyarakat untuk dipilih apakah cukup cakap dalam memimpin atau tidak.

2. Menjadi sebuah sorotan Masuknya artis dalam jajaran pemilihan pemimpin bangsa juga menjadi hal yang menarik untuk dilihat dan disimak. Peran artis seolah hanya dipandang untuk “meramaikan” panggung politik yang menjadikan partai politik menaungi artis tersebut. Mendapatkan perhatian dan juga sorotan yang terkadang bisa berlebihan, dan menjadikan politik terlihat sedikit melenceng.

Terlepas dari setiap pandangan terhadap golongan artis yang memutuskan hijrah ke dunia politik memang patut untuk di apresiasi. Sebab dengan tingginya pihak yang menyangsikan kualitas mereka membuat kalangan artis ini merasa terasah. Kursi DPR maupun bidang politik lain yang berhasil diraih meski dalam jumlah yang terbatas tetap memberikan kontribusi berarti.

Kalangan artis ini kemudian mampu menunjukkan keuletannya dalam memberikan sumbangsih yang lebih berarti kepada masa depan bangsa Kita. Semoga ke depannya politik di tanah air semakin membaik dan menghasilkan pembangun bangsa yang sesuai kebutuhan bangsa.

Nurhayati Assegaf
Baca Juga

Dari Parlemen ke Panggung Global, Nurhayati Assegaf Dorong Partisipasi Politik Perempuan

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/kelebihan-tersendiri-dari-hijrahnya-kalangan-artis-menjadi-politisi/498/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 19.59 WITA

  • #DPR
  • #Dunia Politik
  • #Politisi Artis

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Erick Komala Terima Penghargaan atas Dedikasi Memperkuat Toleransi dan Kebebasan Beribadah di Jawa Timur

Kongres X GPM Tetapkan Alit Kelakan sebagai Ketua Umum Periode 2026–2030

Kongres X GPM di TMII, Hasto Kristiyanto Tekankan Ideologi dan Kaderisasi

Pengawasan Pemilu Berbasis Gender: Mengapa Harus Ada Perempuan dalam Struktur Pengawas Pemilu?

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Dari Instruksi ke Implementasi: Menguji Respons Kepemimpinan Presiden Prabowo dalam Penanganan Karhutla 2026

Jangan Terus Menyalahkan Guru atas Rusaknya Karakter Anak, Ada Paradoks Mutu Pendidikan yang Sering Diabaikan

Digitalisasi Bank Syariah Permudah Transaksi, Keamanan Data Nasabah Jadi Tantangan Utama

PMK 37 Tahun 2025 Bukan Pajak Baru, Ini yang Perlu Dipahami Pedagang Online

Pilihan Editor

  1. 1 Benturan Kertas dan Layar: Saat Protokol Notaris Terjebak di Pusaran Legal Deadlock Digital
  2. 2

    Membuka Kesempatan Kerja di Tengah Tantangan Ekonomi, Menatap Masa Depan Ketenagakerjaan Indonesia

  3. 3

    Ketika Utang Menjadi Alat Tekanan: Saat Perjanjian Lahir dari Ketakutan dan Ketidakberdayaan

  4. 4

    Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur Magang di Setda Mojokerto, Pelajari Evaluasi Kinerja dan Pelayanan Publik

  5. 5

    Tinggalkan Buku Kas Manual, Pelaku UMKM Manggarsari Kini Kelola Keuangan Lewat Ponsel

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.