Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Kolom Opini
  3. Kebakaran Depo Minyak Rugikan Warga, Bagaimana Dengan Alam?

Kebakaran Depo Minyak Rugikan Warga, Bagaimana Dengan Alam?

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
21 Mei 2023, 17.14 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
5 menit baca
Kebakaran Depo Minyak Rugikan Warga, Bagaimana Dengan Alam?
Foto kebakaran diakses dari kompas.tv
JurnalPost.com - Pada awal maret lalu (3/3) masyarakat dikejutkan kembali dengan terjadinya kebakaran depo minyak di daerah Plumpang. Kebakaran ini terjadi cukup dahsyat, dilansir dari REPUBLIKA.CO.ID hingga Jumat (24/3) lalu korban meninggal sebanyak 33 orang dan 11 orang masih dalam penanganan tim medis di rumah sakit. Tidak hanya itu kebakaran ini juga menghanguskan rumah-rumah warga disekitarnya, sehingga banyak warga yang harus mengugsi di posko. Banyaknya korban dari kejadian ini, tentu membuat kita sadar betapa bahayanya kebakaran ini. Namun apakah kebakaran ini hanya merugikan masyarakat sekitar saja?

Pencemaran Udara Yang Ditimbulkan

Terjadinya kebakaran tentu dapat mengakibatkan suatu pencemaran lingkungan, terutama pencemaran udara. Pencemaran udara sendiri adalah masuk atau tercampurnya unsur-unsur berbahaya ke dalam atmosfir sehingga dapat mengakibatkan terjadinya kerusakan lingkungan, gangguan kesehatan pada manusia maupun mahluk hidup lainnya, serta menurunkan kualitas lingkungan udara tersebut. Kebakaran depo minyak ini mengeluarkan asap yang menghasikan gas maupun senyawa kimia, sehingga tergolong dalam senyawa pencemar primer (jika senyawa pencemar langsung berasal dari sumber pencemar). Asap ini tentu terdiri dari campuran debu dan senyawa kimia lainnya yang memiliki efek terhadap kesehatan, seperti iritasi mata, kulit, infeksi saluran pernapasan bahkan juga kematian. Selain itu gas maupun senyawa kimia yang dihasilkan juga dapat berikatan dengan gas dan senyawa lain di udara, sehingga dimungkinkan juga dapat menjadi senyawa yang lebih berbahaya dampaknya. Contohnya jika gas CO2 yang terkumpul di atmosfer berkondensasi dengan beberapa gas lain seperti NO, H2O, CH3, dan O3, sehingga menghasilkan gas rumah kaca yang dimana jika terus terjadi akan menyebabkan efek rumah kaca yang dapat mengakibatkan pemanasan global atau Global Warming. Menurut Sukana (2011) asap tebal yang ditimbulkan dari kebakaran hutan mengandung sejumlah besar bahan kimia yang meliputi partikel dan komponen gas seperti TSP, SO2, CO, formaldehid, akrelein, benzen, NOx dan O3 dapat mengganggu kesehatan. Partikel-partikel tersebut dapat menyebabkan iritasi permukaan mukosa seperti mata dan juga saluran pernafasan. Jika partikel tersebut sangat banyak dan masuk ke dalam alveoli maka dapat melumpuhkan pertahanan mukosiliar, menyebabkan berbagai macam mikroorganisme masuk dengan mudah ke dalam paru-paru sehingga menyebabkan infeksi paru. Lalu bagaimana dengan asap kebakaran depo minyak yang dimana di dalamnya tentu terdapat lebih banyak senyawa kimia?

Faktor Risiko

Berdasarkan artikel yang diterbitkan dalam jurnal BKM Journal of Community Medicine and Public Health tahun 2018, hal utama ketika melakukan reevaluasi potensi bahaya yang dapat mengancam keselamatan pekerja dan masyarakat di lingkungan sekitar area depo minyak adalah dengan mengidentifikasi permasalahan pada setiap tangki timbun. Variabel yang dinilaipun berbeda pada beberapa unit proses diantaranya adalah akses dan jumlah material yang mudah terbakar dan tidak stabil. Pada variabel penilaian jumlah material yang mudah terbakar dan tidak stabil ini berbeda pada beberapa unit proses dikarenakan terdapat perbedaan volume tangki timbun. Selanjutnya sebaran polusi yang timbul akibat asap hasil kebakaran depo minyak ialah polutan CO dan NO2. Pada jurnal didapatkan data konsentrasi CO mencapai 0,4 ppm, dimana kadar konsentrasi CO sebesar ini akan memberikan efek kepada anak anak, orang tua, maupun orang dewasa seperti munculnya gejala asma, infeksi pernafasan dan pneumonia. Kemudian konsentrasi NO2 mencapai 0,231 ppm, dimana menurut World Health Organization NO2 memiliki bau yang menyengat, dan mencekik, batasan bau yang menyengat sangat bervariasi. Terdapat efek reversible (efek kesehatan yang merugikan sementara) walaupun kecil akan tetapi signifikan secara statistik terhadap fungsi paru dan responsivitas saluran pernafasan pada penderita asma ringan, dan mengakibatkan perubahan yang sama sekitar 5% pada orang yang menderita bronkitis. Efek lain dari NO2 ialah termasuk polutan penyebab terjadinya hujan asam. Hujan asam sendiri ialah curah hujan yang memiliki derajat keasaman yang tinggi sehingga dapat berdampak pada makhluk hidup dan lingkungan. Gas NO2 ini merupakan salah satu gas penyebab terjadinya hujan asam ini, jika gas SO2, SO3, NO dan NO2 yang ada di atmosfer berkondensasi dengan H2O ini yang dapat menyebabkan turunnya menjadi hujan asam. Dilansir dari Gramedia.com dampak dari hujan asam yang ditimbulkan yaitu tumbuhan terancam mati akibat pengikisan jaringan epidermis, senyawa SO2 dan NO2 menghasilkan kadar asam yang tinggi, hewan terancam mati akibat peningkatan karbon dioksida, mengancam keberlangsungan industry dan merusak material bangunan, dan merusak ekosistem air. Pada manusia hujan asam dapat berdampak langsung pada kesehatan, jika partikel-partikel asam itu mengendap di lingkungan terdampak lalu terhirup oleh manusia. Partikel asam itu masuk ke dalam paru-paru, dan akhirnya menyebabkan berbagai macam gangguan pernapasan, di antaranya asma, bronkitis, emfisema, serta pneumonia. Tidak hanya itu partikel asam ini juga bisa menyebabkan iritasi pada mata serta gangguan penglihatan.

Yang Harus Disiapkan

Kebakaran depo minyak sering kali terjadi akibat kelalaian atau kurangnya pengamanan dalam mesin maupun sistem. Dalam hal ini tentu perusahaan perlu memperketat pengecekan secara berkala, juga mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan jika suatu saat terjadi sebuah kebakaran berskala kecil agar lebih cepat diatasi dan meminimalisir kecelakaan yang ditimbulkan. Untuk masyarakat yang tinggal disekitar area depo minyak juga perlu diberikan himbauan dan sosialisasi mengenai dampak bahaya kebakaran dan juga mengetahui risiko apa saja yang mungkin dapat ditimbulkan. Para pekerja juga perlu mengetahui jika terjadinya kebakaran depo minyak ini juga menyebabkan pencemaran di lingkungan sekitar yang dapat menyebabkan dampak yang lebih besar lagi seperti fenomena hujan asam. Opini oleh: Kamilia Liyana Hidayati Mahasiswi program studi tadris biologi UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/kebakaran-depo-minyak-rugikan-warga-bagaimana-dengan-alam/49704/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 13.53 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Menatap Masa Depan Digital: Ketika Teknologi AI Hadir di Waduk Jatiluhur

Dari Watchdog menjadi Trusted Advisor: Peran Baru Inspektorat Daerah sebagai APIP dalam Mengawal Kebijakan dan Tata Kelola Daerah

Pernah Mencari “Sakit Kepala Sebelah” di Google, Lalu Takut Umur Tinggal Setahun?

Kepemimpinan Bukan Sekadar Janji Besar, Rakyat Menunggu Hasil Nyata dari Pemerintah

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Ketika Negara Gagal Menjaga Napas Warganya

Qatar Hubungi Turki, Yordania, Mesir dan Lebanon, Perkuat Diplomasi untuk Redam Ketegangan Timur Tengah

Kisah Mamik Pemilik Toko Kelontong Sekaligus Agen BRILink di Bojonegoro Bantu Warga

Laba Naik, Arus Kas Turun: Ada Apa dengan Kinerja Keuangan Public Bank Berhad dan Maybank?

Pilihan Editor

  1. 1 DP3AKB Sidoarjo Gelar FGD Evaluasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan 2025–2029, Perkuat Koordinasi Antar-OPD
  2. 2

    Kepemimpinan yang Menanam Masa Depan: Ketika Pendidikan Menjadi Kunci Ketahanan Pangan Jawa Timur

  3. 3

    Beli Mainan Anak di Bojonegoro Kini Bisa Bayar Pakai QRIS BRI

  4. 4

    Membuka Kesempatan Kerja di Tengah Tantangan Ekonomi, Menatap Masa Depan Ketenagakerjaan Indonesia

  5. 5

    Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.