Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Pendidikan
  3. Kabupaten Maros Kekurangan 703 Guru PNS Tingkat SD

Kabupaten Maros Kekurangan 703 Guru PNS Tingkat SD

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
14 Oktober 2016, 16.09 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
Kabupaten Maros Kekurangan 703 Guru PNS Tingkat SD
Ketua DPRD Maros, Komisi III, dan Tim USAID PRIORITAS berfoto bersama setelah rapat dengar pendapat

Maros, Sulawesi Selatan, Jurnalpost - Semenjak mendapatkan pendampingan USAID PRIORITAS, Maros telah banyak mengalami perubahan dalam pendidikan, terutama pada aspek pembelajaran dan manajemen sekolah. Namun tantangan juga masih banyak di depan, diantaranya masih ada 62 dari total jumlah 224 sekolah dasar, yang siswanya kurang dari 16 orang per rombongan kelas. Uniknya, sekolah-sekolah tersebut juga masih kekurangan guru PNS, yang jika ditotal jumlahnya 703 orang.

Ketua DPRD Maros, Komisi III, dan Tim USAID PRIORITAS berfoto bersama setelah rapat dengar pendapat

IKLAN

Untuk memecahkan masalah tersebut, USAID PRIORITAS menyarankan Maros melakukan penggabungan sekolah-sekolah kecil tersebut sehingga biaya pendidikan lebih efektif dan bisa dialihkan untuk berbagai keperluan pendidikan yang lain. “Untuk kekurangan guru, karena belum ada kebijakan penambahan guru PNS dari pusat, bisa dipecahkan dengan memindahkan kelebihan guru yang terjadi di SMP ke SD,” ujar Jamarruddin, Provincial Coordinator USAID PRIORITAS Sulawesi Selatan saat rapat dengar pendapat dengan komisi III Pendidikan DPRD Maros di Ruang Rapat DPRD Maros (13 Oktober 2016).

Kabupaten Pariwisata ini Jadikan Semua Sekolah Binaan USAID PRIORITAS Sekolah Model
Baca Juga

Kabupaten Pariwisata ini Jadikan Semua Sekolah Binaan USAID PRIORITAS Sekolah Model

Di hadapan Ketua DPRD Maros, dan seluruh anggota komisi III, Jamaruddin memberikan data bahwa dari total 720 guru mata pelajaran di SMP yang ada di Maros, terdapat 450 guru kekurangan jam mengajar. “Itu amat banyak. Lebih baik sebagian mereka dipindahkan mengajar di SD, sehingga kekurangan guru di SD bisa terpecahkan dan dapat memenuhi syarat sertifikasi mengajar 24 jam,” ujar Jamaruddin. Data-data tersebut, diharapkan bisa menjadi dasar kebijakan pendidikan di Maros ke depan.

IKLAN

Tantangan yang lain adalah belum adanya strategi komprehensif dan berkelanjutan dalam pengembangan dan pembinaan kompetensi guru. “Wadah pertemuan rutin guru seperti KKG dan MGMP harus harus dijadikan tempat untuk meningkatkan kompetensi guru dengan skema, standar kualifikasi dan pendanaan yang jelas,” ujarnya.

Jamaruddin juga berharap diseminasi program pembelajaran & MBS yang telah dilatihkan oleh USAID PRIORITAS ke depan bisa terlembagakan, baik lewat kebijakan dan pendanaan dari pemerintah daerah. “Sehingga ketika ditinggalkan oleh USAID pada bulan April 2017 ini, kita bisa menjamin praktik baik tetap berlanjut,” ujar Jamaruddin.

Tak kalah pentingnya, Maros perlu juga menyusun kebijakan & strategi yang komprehensif sebagai kabupaten literasi. Menanggapi hal tersebut, Fitriani, salah satu anggota komisi III, berencana memanggil perusahaan-perusahaan untuk berembug memanfaatkan dana CSR mereka untuk membiayai program literasi Maros. “Mereka bisa ikut menyumbang pendirian taman baca, pengadaan buku dan sebagainya,” ujarnya.

Sekolah Pemenang Banyak Penghargaan Gunakan Pembelajaran Aktif Tingkatkan Kualitasnya
Baca Juga

Sekolah Pemenang Banyak Penghargaan Gunakan Pembelajaran Aktif Tingkatkan Kualitasnya

Ketua DRPD Maros, Chaidir Syam, berharap semua data dan masukan-masukan kebijakan yang diusulkan USAID PRIORITAS dalam Rapat Dengar Pendapat tersebut secepatnya bisa dibuatkan formulasinya dan akan didukung sepenuhnya oleh Komisi III untuk dimasukkan dalam kebijakan pemerintah daerah. “Program USAID PRIORITAS yang bagus ini jangan tidak berlanjut, pemerintah daerah harus melanjutkannya saat USAID PRIORITAS sudah tidak ada lagi,”ujarnya.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/kabupaten-maros-kekurangan-703-guru-pns-tingkat-sd/3277/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 19.14 WITA

  • #Guru PNS
  • #Kabupaten
  • #SD
  • #USAID PRIORITAS
  • #maros

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Mahasiswa Edukasi Gizi 102 Anak di Palembang, Hasil Tes Meningkat

Mini Bank SMK Plus An-Naba Jadi Sarana Praktik Nyata Siswa MPLB, Inspirasi bagi SMK di Indonesia

Kerja Kelompok atau Kerja Sendiri? Mengapa Transparansi Kontribusi Mahasiswa Perlu Diperkuat

UPN Veteran Jawa Timur Dampingi Pemerintah Desa Segorotambak Sidoarjo Perkuat Tertib Administrasi dan Pelayanan Publik

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Guru yang Terus Mengajar, Siapa yang Menjaga Semangatnya? Menelaah Motivasi Kerja di Institusi Pendidikan

Penelitian di Cilacap Ungkap 93,94 Persen Pasien Gangguan Jiwa Patuh Minum Obat, Dukungan Keluarga Jadi Perhatian

Sudah 15 Tahun Jadi Nasabah BRI, Keluarga Leni Setia di Bojonegoro Miliki 10 Rekening untuk Berbagai Kebutuhan

Ketika Karhutla Mengancam Masa Kecil: Pentingnya Edukasi Lingkungan bagi Anak Sekolah Dasar

Pilihan Editor

  1. 1 Flu Sedang Naik: Kapan Cukup Istirahat di Rumah, Kapan Harus ke Dokter?
  2. 2

    UPN Veteran Jawa Timur Dampingi Pemerintah Desa Segorotambak Sidoarjo Perkuat Tertib Administrasi dan Pelayanan Publik

  3. 3

    DP3AKB Sidoarjo Gelar FGD Evaluasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan 2025–2029, Perkuat Koordinasi Antar-OPD

  4. 4

    Keamanan Pangan pada Jajanan Kaki Lima: Tantangan Higiene dan Sanitasi dalam Pengolahan Makanan

  5. 5

    Kerja Kelompok atau Kerja Sendiri? Mengapa Transparansi Kontribusi Mahasiswa Perlu Diperkuat

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.