Tegal, Jurnal Post. Terdengar unik istilah bank sampah, biasanya kata bank lebih cenderung mengacu pada tempat penitipan uang, namun yang di lakukan oleh ibu-ibu PKK kelurahan debong tengah RW 2 patut di acungin jempol. Bagaimana tidak ? mereka mampu menciptakan sebuah ide kreativitas yaitu membuat tempat penabungan sampah yang nantinya dapat menghasilkan uang tabungan.
Bank Sampah Resik Barokah Kelurahan Debong Tengah RW 2
Permasalahan sampah hingga kini memang masih menjadi perhatian serius pemerintah. Padahal sampah bukan sekedar tanggung jawab pemerintah namun juga menjadi tanggung jawab warganya. Jenis sampah sendiri terbagi menjadi 2 yaitu organik dan anorganik. Sampah organik merupakan jenis sampah yang dapat di uraikan, sedangkan sampah anorganik jenis sampah yang tidak dapat diuraikan secara alami sehingga butuh waktu yang lama untuk teruraikan.
Hal tersebut di manfaatkan oleh ibu-ibu PKK kelurahan Debong Tengah RW 2 untuk membuat Bank Sampah. Bekerja sama dengan Rumah Zakat akhirnya terbentuk lah bank sampah yang kemudian di beri nama Bank Sampah Resik Barokah pada 7 januari 2017 lalu.
Bank sampah tersebut di gunakan oleh masyarakat untuk menampung sampah-sampah hasil buangan rumah tangga atau pun yang lainnya. Di tempat itu lah masyarakat dapat menabungkan sisa-sisa sampah rumah tangganya kemudian di jadikan tabungan berupa uang. Sistem kerja bank sampah tak jauh berbeda seperti bank pada umumnya. Bedanya yang di tabung bukan uang melainkan sampah.
Menurut Nur Khasanah selaku ketua RW 2 kelurahan Debong Tengah, selasa (11/7) tujuan di bentuknya bank sampah tersebut agar masyarakat bisa menjaga kebersihan lingkungan, yang tadinya terlihat menjijikan berubah menjadi barang bermanfaat dan memiliki nilai jual.
“Syukur-syukur bank sampah ini bisa melayani jasa simpan pinjam seperti bank sampah yang ada di Surabaya, sekarang sudah maju dan memiliki kas yang banyak”, ujarnya.
Jumlah nasabah Bank Sampah Resik Barokah hingga saat ini berjumlah 56 orang dan penyetorannya di lakukan pada hari senin dan jum’at pukul 14.00 – 16.00 WIB. Ada pun kepengurusan Bank Sampah Resik Barokah untuk Direktur di pegang oleh R. Danil Mujib, S. Kom , Wakil Direktur Nur Khasanah, bertugas sebagai kasir adalah Kasiroh dan Yuliasih Matera serta di bagian marketing di isi Jamilah, Kusriyati dan Badriah.
Sebuah ide dan langkah nyata yang bagus untuk membersihkan sampah di lingkungan, tentu harapannya hal tersebut dapat menginspirasi masyarkat yang lainnya untuk melakukan hal yang serupa sehingga kebersihan bagian dari iman bukan sekedar teori belaka. (kb)
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda