Kota Bogor, JurnalPost.com – Program Studi Teknologi dan Manajemen Produksi Perkebunan (TMP) Sekolah Vokasi IPB University melaksanakan kegiatan Pengabdian pada Masyarakat (PPM) di Kelurahan Mulyaharja melalui pendalaman materi budidaya cabai berbasis Good Agricultural Practices (GAP). Kegiatan berlangsung pukul 09.00–13.00 WIB dan diikuti oleh Kelompok Tani Muara Jaya Tani. (23 November 2025).
Kegiatan dibuka oleh Iis Purnamawati, S.P., M.Si., dosen Program Studi TMP, yang bertindak sebagai pemimpin kegiatan. Peserta mengikuti pre-test untuk mengukur pemahaman awal mengenai budidaya cabai, kemudian post-test diberikan setelah sesi materi untuk melihat peningkatan pemahaman.
Materi yang disampaikan meliputi jenis-jenis cabai, praktik penanaman cabai sesuai standar GAP, identifikasi hama, patogen, dan gulma pada tanaman cabai, serta teknik yang tepat untuk mengendalikannya. Penjelasan juga mencakup berbagai jenis fungisida dan insektisida yang umum digunakan dalam pengelolaan organisme pengganggu tanaman (OPT) pada tanaman cabai.
Diskusi berjalan interaktif, dengan banyak pertanyaan seputar gejala serangan hama, strategi pencegahannya, serta pemilihan pestisida yang aman dan efektif. Setelah sesi materi, tim bersama petani melakukan peninjauan pertumbuhan dan perkembangan tanaman cabai di lapangan.
Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta. Petani mampu membedakan jenis hama dan penyakit, memahami perbedaan antara hama dan musuh alami, serta dapat menentukan jenis pestisida yang sesuai dengan kondisi di lapangan.
Ketua Kelompok Tani Muara Jaya Tani, Oji, menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan ini. Menurutnya, pendampingan dari IPB University memberikan manfaat yang signifikan bagi para petani, terutama dalam peningkatan pengetahuan mengenai pengolahan lahan dan penanganan hama. “Ilmu yang disampaikan oleh tim IPB sangat luar biasa. Kami merasa lebih percaya diri untuk menerapkannya, dan ke depan kami berharap pendampingan ini bisa terus berlanjut. Banyak potensi yang masih bisa kami kembangkan melalui kerja sama ini,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kehadiran IPB University memotivasi petani muda untuk lebih aktif dalam kegiatan budidaya dan pengembangan usaha tani. “Harapan kami, kerja sama ini tidak berhenti di sini. Kami sangat terbantu dan berharap IPB tidak bosan terus datang ke kami untuk berbagi ilmu,” tambahnya.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Program Studi TMP dalam mendukung peningkatan kapasitas petani melalui edukasi langsung, pendampingan teknis, dan penerapan prinsip budi daya tanaman yang baik. Pendampingan berkelanjutan diharapkan mampu meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan budi daya cabai di Kelurahan Mulyaharja.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda