Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Pendidikan
  3. Inilah Ongkos dan Kerugian yang Harus Ditanggung Karena Literasi yang Rendah

Inilah Ongkos dan Kerugian yang Harus Ditanggung Karena Literasi yang Rendah

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
21 Desember 2016, 12.41 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
Inilah Kerugian Besar Akibat Illiterasi
Siswa SD 11 Pangsid Sidrap rajin membiasakan diri membaca di salah satu taman baca di sekolah tersebut

Jurnalpost - Illiterasi atau cacat literasi yang mengindikasikan rendahnya ketrampilan literasi, menyebabkan rendahnya ketersediaan sumber daya manusia yang berkualitas di suatu daerah, yang pada akhirnya berpengaruh pada tingkat perekonomian secara nasional.

Siswa SD 11 Pangsid Sidrap rajin membiasakan diri membaca di salah satu taman baca di sekolah tersebut

IKLAN

Data September 2015, dari World Literacy Foundation memperkirakan Indonesia secara ekonomis merugi sekitar 10,7 milyar dolar atau lebih kurang 144 triliun rupiah karena masih tingginya tingkat illiterasi di Indonesia. “Potensi kerugian atau ongkos triliunan rupiah ini seharusnya menjadi catatan penting pemerintah untuk menjadikan literasi sebagai program prioritas dan tak masuk hanya sebagai bagian Permendikbud tentang budi pekerti,” ujar Mustajib Communication Specialist USAID PRIORITAS Sulawesi Selatan, Rabu, 21 Desember 2016.

Catat Tanggalnya, PWM Sulsel akan Gelar Milad Muhammadiyah Ke-109
Baca Juga

Catat Tanggalnya, PWM Sulsel akan Gelar Milad Muhammadiyah Ke-109

Illiterasi ini mencakup kemampuan secara dasar membaca dan menulis, tapi seseorang tidak bisa menstransfernya menjadi ketrampilan untuk membaca label obat, mengisi surat lamaran kerja, berkorespondensi memakai internet, mengoperasikan kalkulator dan lain sebagainya. “Walaupun memiliki level dasar membaca dan menulis, tapi mereka gagap dalam menggunakannya di bidang yang lain yang membutuhkan pemikiran kritis dan penghitungan, sehingga tidak mampu, umpamanya, membantu anak-anaknya sendiri mengerjakan pekerjaan rumah, menggunakan computer banking, dan lain-lain, yang bisa menghambat keefektifan seseorang terjun dalam kehidupan sosial dan ekonomi,” ujarnya lebih lanjut.

“Karena hal tersebut, orang yang literasinya rendah, berdasarkan penelitian UNESCO, menunjukkan kecenderungan untuk memperoleh pendapatan yang tetap seumur hidupnya. Mereka menjadi terbatas kesempatannya memperoleh kerja yang lebih baik dan pendapatan lebih besar,” ujarnya.

IKLAN

Mereka juga cenderung untuk mengalami malnutrisi, dan hidup dalam kemiskinan. “Mereka yang literasinya baik, karena sering membaca, akan cenderung mengerti tentang cara mencegah penyakit, dan memilih menu makanan yang bergizi, sehingga lebih tinggi kesempatan untuk hidup lebih sehat dan mengurangi beban negara dalam subsidi kesehatan,” ujarnya.

Hubungan antara literasi yang rendah dengan kejahatan juga sangat jelas. Kebanyakan penjara-penjara memang diisi oleh orang-orang yang tingkat literasinya rendah. Mustajib juga menunjukan data dari World Literacy Foundation yang menunjukkan bahwa 60 – 80 persen orang-orang yang dipenjara di hampir seluruh dunia adalah orang-orang yang mengalami illiterasi. “Kerugiannya tentu banyak bagi negara, karena harus membiayai pendirian rutan, memberi makan dan menjaga kesehatan mereka,” ujarnya lebih lanjut.

Kemendikbud Beri Anugerah Literasi Prioritas untuk Sidrap, Maros dan Wajo
Baca Juga

Kemendikbud Beri Anugerah Literasi Prioritas untuk Sidrap, Maros dan Wajo

Orang-orang yagn literasinya rendah juga cenderung memiliki harapan rendah terhadap tingkat edukasi untuk anak dan juga untuk dirinya sendiri. Mereka juga jarang memberikan dorongan belajar pada anak-anaknya. “Kita bisa lihat pada orang-orang tua yagn pendidikannya rendah juga cenderung membiarkan anaknya tidak belajar,” ujarnya. Tanpa tingkat literasi dasar yang mencukupi dan ketrampilan penghitungan yang baik, literasi teknologi juga akan susah dicapai. Tanpa literasi teknologi, maka susah bagi suatu negara untuk berkompetisi dalam pasar global.

Pelatihan Menulis di Sidrap

Menyadari pentingnya gerakan literasi, beberapa daerah seperti kabupaten Sidrap Sulsel telah mendeklarasikan diri menjadi kabupaten literasi. Oleh karena itu, Sidrap juga terus menerus mendorong sekolah-sekolahnya untuk meningkatkan ketrampilan literasi para siswanya. Misalnya, SDN 11 Pangkajene Sidrap (Pangsid) selain secaa rutin mengadakan program membaca 15 menit sebelum belajar, baru-baru ini juga menggelar pelatihan menulis berita dan fiksi untuk siswa kelas 4, 5, 6. "Agar siswa bisa memiliki ketrampilan menulis, pihak sekolah berinisiatif melaksanakan pelatihan ini dengan mendatangkan jurnalis lokal sebagai narasumber, "kata Supriadi, Kepala Sekolah,

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/inilah-ongkos-dan-kerugian-yang-harus-ditanggung-karena-literasi-yang-rendah/3515/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 18.56 WITA

  • #Kerugian
  • #Literasi Rendah
  • #Pelatihan Menulis
  • #Sidrap

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Mahasiswa Edukasi Gizi 102 Anak di Palembang, Hasil Tes Meningkat

Mini Bank SMK Plus An-Naba Jadi Sarana Praktik Nyata Siswa MPLB, Inspirasi bagi SMK di Indonesia

Kerja Kelompok atau Kerja Sendiri? Mengapa Transparansi Kontribusi Mahasiswa Perlu Diperkuat

UPN Veteran Jawa Timur Dampingi Pemerintah Desa Segorotambak Sidoarjo Perkuat Tertib Administrasi dan Pelayanan Publik

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Pembangunan Ekonomi dan Ancaman Kerusakan Lingkungan, Sejauh Mana Hukum Indonesia Melindungi Alam?

Mengenal Potensi Desa Menang dalam Mendukung Program Kabupaten/Kota Sehat di Jawa Timur

Dukung SDG 4 dan SDG 12, Laboratorium FTS UPN Veteran Jawa Timur Kini Terapkan SOP Pengelolaan Limbah B3

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Pilihan Editor

  1. 1 Peran Teknologi Pangan dalam Menjaga Ketahanan dan Keamanan Pangan Nasional
  2. 2

    Warung Padang di Bojonegoro Kini Terima QRIS BRI, Pembeli Lebih Praktis

  3. 3

    Sudah 15 Tahun Jadi Nasabah BRI, Keluarga Leni Setia di Bojonegoro Miliki 10 Rekening untuk Berbagai Kebutuhan

  4. 4

    Dukung SDG 4 dan SDG 12, Laboratorium FTS UPN Veteran Jawa Timur Kini Terapkan SOP Pengelolaan Limbah B3

  5. 5

    Membuka Kesempatan Kerja di Tengah Tantangan Ekonomi, Menatap Masa Depan Ketenagakerjaan Indonesia

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.