Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Artikel
  3. Gerakan Kebangsaan di Kampus: Inisiatif Mahasiswa Ilmu Komunikasi Untag Surabaya

Gerakan Kebangsaan di Kampus: Inisiatif Mahasiswa Ilmu Komunikasi Untag Surabaya

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
06 Januari 2025, 16.06 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
6 menit baca
Gerakan Kebangsaan di Kampus: Inisiatif Mahasiswa Ilmu Komunikasi Untag Surabaya
JurnalPost.com - Indonesia sebagai negara kepulauan yang terdiri dari beragam suku, budaya, agama, dan bahasa menghadapi tantangan besar dalam menjaga persatuan dan kesatuan di tengah kemajemukan yang ada. Pancasila sebagai dasar negara dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan bangsa, adalah dua prinsip utama yang harus senantiasa dipegang oleh setiap warga negara, termasuk generasi muda. Di sinilah kampus memiliki peran penting sebagai tempat pembentukan karakter dan jati diri bangsa. Salah satu universitas yang turut berkontribusi dalam mewujudkan cita-cita tersebut adalah Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya. Di tengah arus globalisasi dan perkembangan teknologi informasi, kampus ini memiliki mahasiswa yang tidak hanya fokus pada pencapaian akademis, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap isu kebangsaan. Salah satu program studi yang aktif menjalankan inisiatif tersebut adalah Ilmu Komunikasi. Mahasiswa Ilmu Komunikasi Untag Surabaya tidak hanya dibekali dengan kemampuan berkomunikasi yang baik, tetapi juga diberi ruang untuk mengembangkan pemahaman tentang peran mereka dalam menjaga kebangsaan, persatuan, dan kesatuan Indonesia. Melalui berbagai gerakan kebangsaan yang mereka inisiasi, mereka berusaha untuk memperkuat rasa cinta tanah air, meningkatkan kesadaran sosial, serta mempromosikan nilai-nilai kebangsaan di kalangan mahasiswa dan masyarakat sekitar. Artikel ini akan membahas berbagai gerakan kebangsaan yang dilakukan oleh mahasiswa Ilmu Komunikasi Untag Surabaya dan bagaimana gerakan tersebut memberikan dampak positif terhadap lingkungan kampus.

Latar Belakang Gerakan Kebangsaan di Kampus

Kampus sering dianggap sebagai tempat untuk mencetak generasi penerus yang akan membawa bangsa ini menuju kemajuan. Namun, selain kecerdasan intelektual, kampus juga harus berperan dalam pembentukan karakter mahasiswa, termasuk dalam hal kecintaan terhadap tanah air dan rasa kebangsaan. Dalam beberapa tahun terakhir, tantangan terhadap kebangsaan semakin kompleks, terutama dengan adanya polarisasi sosial, politik, serta meningkatnya pengaruh budaya asing yang kerap kali mengaburkan identitas bangsa. Globalisasi dan kemajuan teknologi informasi memang membawa dampak positif, namun tak jarang pula mengarah pada masalah yang mengancam keberagaman dan persatuan. Isu-isu seperti radikalisasi, intoleransi, dan disintegrasi sosial muncul sebagai tantangan nyata bagi kebangsaan Indonesia. Oleh karena itu, gerakan kebangsaan di kalangan mahasiswa menjadi sangat penting untuk menjaga nilai-nilai Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, dan semangat gotong royong. Di Untag Surabaya, mahasiswa Ilmu Komunikasi memiliki inisiatif untuk menjalankan gerakan kebangsaan melalui berbagai kegiatan yang relevan dengan perkembangan zaman. Mahasiswa Ilmu Komunikasi dilatih untuk menjadi komunikator yang efektif, baik dalam konteks sosial, budaya, maupun politik. Mereka memahami bahwa komunikasi yang baik dapat menyatukan perbedaan, memperkuat identitas kebangsaan, dan menyampaikan pesan kebangsaan kepada masyarakat luas.

Peran Mahasiswa Ilmu Komunikasi dalam Gerakan Kebangsaan

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Untag Surabaya memiliki peran penting dalam membangun kesadaran kebangsaan di kampus. Mereka dilatih untuk tidak hanya menyampaikan pesan dengan cara yang efektif, tetapi juga untuk memahami dan meresapi nilai-nilai kebangsaan yang terkandung dalam setiap pesan tersebut. Selain itu, mereka juga diberi pemahaman mengenai pentingnya media dalam membentuk opini publik dan mempengaruhi persepsi masyarakat terhadap isu-isu kebangsaan. Sebagai agen perubahan, mahasiswa Ilmu Komunikasi memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak gerakan kebangsaan. Dengan kemampuan mereka dalam mengelola informasi dan menyebarkan pesan, mereka dapat menginspirasi generasi muda lainnya untuk lebih mencintai tanah air dan menghargai keberagaman. Lebih jauh lagi, mereka juga memiliki kesempatan untuk mengkampanyekan pentingnya menjaga nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, serta mengajak masyarakat untuk mengedepankan rasa persatuan di tengah perbedaan.

Inisiatif Gerakan Kebangsaan oleh Mahasiswa Ilmu Komunikasi Untag Surabaya

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Untag Surabaya telah menjalankan sejumlah kegiatan yang bertujuan untuk menumbuhkan rasa kebangsaan di kalangan mahasiswa dan masyarakat sekitar kampus. Berikut adalah beberapa inisiatif yang telah dilakukan: 1. Diskusi Kebangsaan dan Seminar Nasional Mahasiswa Ilmu Komunikasi Untag Surabaya rutin mengadakan diskusi kebangsaan dan seminar-seminar nasional yang mengangkat berbagai topik terkait dengan kebangsaan, nasionalisme, dan isu-isu sosial-politik di Indonesia. Dalam acara ini, mahasiswa mengundang narasumber yang berkompeten, baik dari kalangan akademisi, praktisi media, hingga tokoh masyarakat. Diskusi ini bertujuan untuk membuka wawasan mahasiswa mengenai pentingnya semangat kebangsaan di tengah perubahan zaman. Diskusi kebangsaan ini juga menjadi sarana untuk membahas isu-isu yang sedang hangat, seperti intoleransi, radikalisasi, dan pemahaman yang salah tentang ideologi Pancasila. Dengan cara ini, mahasiswa dapat saling bertukar pendapat, berdiskusi secara sehat, dan memperoleh perspektif baru mengenai bagaimana cara menjaga persatuan bangsa dalam menghadapi tantangan zaman. 2. Kampanye di Media Sosial Sebagai generasi yang sangat akrab dengan teknologi dan media sosial, mahasiswa Ilmu Komunikasi Untag Surabaya memanfaatkan platform digital untuk menyebarkan pesan kebangsaan. Melalui kampanye di media sosial, mereka mengajak teman-teman mereka untuk mencintai Indonesia, menghargai keberagaman budaya, dan menjaga persatuan bangsa. Kampanye ini sering kali dilakukan dengan menggunakan tagar tertentu seperti #CintaIndonesia, #BanggaIndonesia, dan #PemudaBersatu. Melalui hashtag ini, mahasiswa dapat mengajak lebih banyak orang untuk terlibat dalam gerakan kebangsaan, membagikan kisah-kisah inspiratif, dan mendiskusikan isu-isu kebangsaan yang sedang berkembang. Media sosial menjadi alat yang sangat efektif dalam menyebarkan informasi dan membangun kesadaran kebangsaan, terutama di kalangan generasi muda. 3. Kegiatan Budaya dan Seni Tradisional Kegiatan seni dan budaya menjadi bagian dari gerakan kebangsaan yang dilakukan oleh mahasiswa Ilmu Komunikasi Untag Surabaya. Mereka menyadari bahwa budaya adalah salah satu identitas penting bangsa yang harus dijaga dan dilestarikan. Oleh karena itu, mahasiswa mengadakan berbagai kegiatan yang menampilkan seni dan budaya tradisional Indonesia, seperti pertunjukan tari, musik daerah, dan pameran seni. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan keberagaman budaya Indonesia kepada mahasiswa dan masyarakat sekitar kampus. Dengan mengenal lebih dalam tentang budaya Indonesia, mahasiswa dapat menumbuhkan rasa bangga terhadap warisan budaya mereka, serta memperkuat rasa kebangsaan. Kegiatan budaya ini juga berfungsi sebagai pengingat akan pentingnya menjaga keberagaman yang ada, yang merupakan kekuatan utama bangsa Indonesia. 4. Program Pengabdian Masyarakat Selain kegiatan internal di kampus, mahasiswa Ilmu Komunikasi Untag Surabaya juga melakukan berbagai program pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran kebangsaan di luar kampus. Salah satu bentuk pengabdian yang dilakukan adalah melalui pelatihan komunikasi untuk masyarakat, khususnya mengenai cara berkomunikasi yang baik dalam kehidupan bermasyarakat. Melalui pelatihan ini, mahasiswa memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya komunikasi yang efektif dalam menjaga persatuan dan kerukunan antar sesama. Mereka juga mengedukasi masyarakat tentang bahaya hoaks, berita palsu, dan bagaimana cara menyikapi perbedaan pendapat dengan bijak. Program ini bertujuan untuk memperkuat kohesi sosial dan mengurangi potensi konflik yang dapat merusak persatuan bangsa.

Tantangan dalam Mewujudkan Gerakan Kebangsaan di Kampus

Meskipun berbagai inisiatif telah dijalankan, gerakan kebangsaan di kampus tentu tidak tanpa tantangan. Beberapa tantangan utama yang dihadapi mahasiswa Ilmu Komunikasi Untag Surabaya dalam mewujudkan gerakan kebangsaan antara lain: 1. Polarisasi Sosial dan Politik Saat ini, Indonesia sedang mengalami polarisasi sosial dan politik yang cukup tajam, terutama di kalangan generasi muda. Banyak mahasiswa yang terpengaruh oleh perbedaan pandangan politik, sehingga terkadang sulit untuk membangun kesepahaman dalam diskusi kebangsaan. Polarisasi ini dapat menghambat upaya untuk memperkuat rasa persatuan dan kebangsaan, karena mahasiswa lebih cenderung memihak pada kelompok atau pandangan tertentu. 2. Pengaruh Budaya Asing Budaya global yang berkembang pesat, terutama melalui media sosial, mempengaruhi pola pikir dan gaya hidup generasi muda. Beberapa mahasiswa mungkin lebih tertarik pada budaya asing dan merasa kurang bangga terhadap budaya lokal mereka. Hal ini menjadi tantangan besar dalam mempertahankan nilai-nilai kebangsaan yang ada, karena semakin banyak mahasiswa yang lebih mengidentifikasi diri mereka dengan budaya global daripada budaya Indonesia.

Kesimpulan

Gerakan kebangsaan yang digagas oleh mahasiswa Ilmu Komunikasi Untag Surabaya merupakan salah satu upaya yang sangat penting dalam menjaga semangat nasionalisme di kalangan generasi muda Oleh: Oktav Viki Firmansyah / 1152300106 / Teknik Penulisan Ilmiah (I)

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/gerakan-kebangsaan-di-kampus-inisiatif-mahasiswa-ilmu-komunikasi-untag-surabaya/76977/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 05 November 2026, 18.38 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Jujur Dimulai dari Meja Kasir: Merancang Gerakan Kejujuran dari Kebiasaan Kecil Mahasiswa

Gerakan Literasi Nasional sebagai Upaya Membangun Budaya Literasi di Indonesia

Tarbiyah vs Taklim: Mengapa Santri Lebih Butuh Dididik daripada Sekadar Diajari?

Logat Jawa Dianggap Kampungan, Ketika Cara Berbicara Justru Menjadi Alasan untuk Diremehkan

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Kisah Mamik Pemilik Toko Kelontong Sekaligus Agen BRILink di Bojonegoro Bantu Warga

Nasabah Aninda Apresiasi Pelayanan BRI Cabang Bojonegoro, Transaksi Makin Mudah dan Nyaman

Plagiarisme di Kalangan Mahasiswa sebagai Pelanggaran Integritas Akademik

Merawat Payung Enam Warna: Menjaga Persatuan di Tengah Keberagaman Batak

Pilihan Editor

  1. 1 Qatar Hubungi Turki, Yordania, Mesir dan Lebanon, Perkuat Diplomasi untuk Redam Ketegangan Timur Tengah
  2. 2

    Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

  3. 3

    Danau Gegas di Musi Rawas, Menanamkan Pendidikan Karakter melalui Kearifan Lokal

  4. 4

    Dari Watchdog menjadi Trusted Advisor: Peran Baru Inspektorat Daerah sebagai APIP dalam Mengawal Kebijakan dan Tata Kelola Daerah

  5. 5

    Sempat Kesulitan Menggunakan BRImo, Nasabah Umi Apresiasi Pelayanan BRI Cabang Bojonegoro

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.