• Homepage
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
  • Topics
    • Berita
    • Internasional
    • Bisnis
    • Kolom Opini
    • Citizen
    • Education
    • Essay
    • Featured
    • Hukum
    • Artikel
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Projects
    • Riset
    • Sains
JurnalPost
  • Topics
    • Berita
    • Internasional
    • Bisnis
    • Kolom Opini
    • Citizen
    • Education
    • Essay
    • Featured
    • Hukum
    • Artikel
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Projects
    • Riset
    • Sains
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
JurnalPost
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Beranda Pendidikan

Mahasiswa HI UMM Bersama Warga Kampung Semar Sulap Handuk Bekas Jadi Vas Cantik, Dukung Ekonomi dan Lingkungan!

PenulisRedaksi
10 Juli 2025
in Pendidikan
A A
0

MALANG JurnalPost.com — Siapa sangka, handuk-handuk bekas yang biasanya teronggok di pojok lemari bisa disulap menjadi kerajinan vas bernilai jual tinggi? Inilah yang dilakukan warga Kampung Semar, Kelurahan Arjosari, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, berkat inisiatif kreatif mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang dari program studi Hubungan Internasional.
Berbekal semangat lingkungan dan kepekaan sosial, para mahasiswa ini berkolaborasi dengan warga Kampung Semar dalam mengolah limbah tekstil rumah tangga, khususnya handuk bekas, menjadi pot hias estetik yang tak hanya enak dipandang, tapi juga punya nilai ekonomi tinggi.

“Ini bukan sekadar kerajinan, tapi juga upaya nyata kami melawan krisis sampah tekstil di Kota Malang,” terang Hanifah Prasetyo, koordinator kegiatan. Dengan produksi yang dilakukan secara mandiri, pot hasil daur ulang ini dijual seharga Rp30.000 hingga Rp50.000 per buah—cukup menjanjikan untuk produk berbahan dasar limbah.

Kegiatan yang dilaksanakan selama sepekan penuh ini dimulai sejak 10 Juni 2025. Mulai dari diskusi awal, pengumpulan bahan, proses produksi, hingga finishing dan pewarnaan dilakukan bersama warga. “Kami belajar banyak hal. Bukan hanya soal teknis, tapi juga bagaimana menciptakan solusi dari masalah nyata,” tambah Ulfa, bendahara kegiatan.

Namun bukan berarti jalan mereka mulus. Salah satu tantangan besar adalah keterbatasan bahan dan alat produksi. “Handuk-handuk banyak yang berlubang, kusam, bahkan sobek parah. Tapi dari situlah justru kreativitas kami diuji,” ungkap Wildan yang bertanggung jawab atas dokumentasi kegiatan.

Program ini menjadi solusi atas dua persoalan besar Kota Malang: tingginya timbunan limbah (778 ton per hari) dan belum optimalnya pengelolaan tekstil rumah tangga. Melalui pelatihan dan pemberdayaan komunitas, Kampung Semar kini menjadi salah satu percontohan nyata gerakan ekonomi sirkular berbasis masyarakat.

“Harapannya, gerakan ini bisa meluas dan menjadi contoh bagi kampung-kampung lain di Malang, bahkan Indonesia,” pungkas Aulia Nabila, tim peralatan.

Inisiatif mahasiswa UMM bersama Kampung Semar ini diharapkan dapat menjadi contoh inovasi pengelolaan sampah berbasis komunitas yang edukatif dan berkelanjutan. Kreatif, berdaya, dan ramah lingkungan—itulah semangat Kampung Semar yang patut dicontoh!

Penulis: Aulia Nabila Gladis – Politik Lingkungan

Bagikan134MengirimTweet84BagikanPrint PDF

Baca Juga

Mahasiswa KKN-T Inovasi IPB University 2025 Hadirkan Program Cemplang Peduli Sampah untuk Edukasi Lintas Generasi

Mahasiswa KKN-T Inovasi IPB University 2025 Hadirkan Program Cemplang Peduli Sampah untuk Edukasi Lintas Generasi

PenulisRedaksi
31 Juli 2025
0

Cemplang, Bogor, JurnalPost.com – Kesadaran akan pengelolaan sampah yang baik menjadi isu krusial di Desa Cemplang, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor....

“Frank Lloyd Wright remains America’s greatest architect”

PenulisRedaksi
5 Juni 2025
0

On her way she met a copy. The copy warned the Little Blind Text, that where it came from it...

Miami Beach residence by SAOTA takes indoor-outdoor living to the extreme

PenulisRedaksi
4 Juni 2025
0

Intro text we refine our methods of responsive web design, we’ve increasingly focused on measure and its relationship to how...

Grenfell Tower fire deaths raise questions about safety of post-war renovations

PenulisRedaksi
31 Mei 2025
0

Intro text we refine our methods of responsive web design, we’ve increasingly focused on measure and its relationship to how...

Sou Fujimoto creates ornate bookshelves for Basel installation

PenulisRedaksi
29 Mei 2025
0

Intro text we refine our methods of responsive web design, we’ve increasingly focused on measure and its relationship to how...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Homepage
WhatsApp us: +6285298877111

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Topics
    • Berita
    • Internasional
    • Bisnis
    • Kolom Opini
    • Citizen
    • Education
    • Essay
    • Featured
    • Hukum
    • Artikel
    • Olahraga
    • Pendidikan
    • Projects
    • Riset
    • Sains

© 2025 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.