JurnalPost.com – PAUD Cahaya Mata menunjukkan komitmennya dalam membentuk generasi yang inklusif dan penuh empati melalui kegiatan pengabdian masyarakat bertema penanaman nilai toleransi pada anak usia dini. Kegiatan ini dipelopori oleh sekelompok mahasiswa yang berfokus pada pendidikan karakter sejak usia dini.
Ketua kelompok, Adzra Mumta Salsabila R, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk menanamkan nilai-nilai seperti saling menghargai, menghormati perbedaan, serta membangun semangat kebersamaan dalam keberagaman. Adzra juga merangkap sebagai bendahara serta penyusun proposal kegiatan pengabdian masyarakat tersebut.
Dalam pelaksanaannya, pengabdian ini melibatkan empat anggota tim dengan peran yang telah terbagi:
Adzra Mumta Salsabila Rbertugas sebagai ketua sekaligus penyusun proposal dan pengelola keuangan.
Vinka Ramadhani bertanggung jawab sebagai moderator serta mendokumentasikan jalannya kegiatan.
Nabila Annasthasya dan Fajar Dwi Cahyo mengemban tugas edukatif, khususnya dalam menyampaikan materi tentang pentingnya menghargai perbedaan serta turut mendokumentasikan kegiatan.

Rangkaian kegiatan yang dilakukan antara lain edukasi tematik, permainan kuis, aktivitas mewarnai, serta diskusi bersama anak-anak dan guru. Program ini juga menggandeng para pendidik serta masyarakat sekitar untuk secara kolektif menanamkan nilai-nilai toleransi dalam lingkungan belajar anak.
“Kami percaya bahwa toleransi harus mulai dikenalkan sejak dini. Harapannya, anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang terbuka, empatik, dan mampu hidup harmonis dalam perbedaan,” ujar Adzra.
Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif, tidak hanya bagi anak-anak PAUD Cahaya Mata, tetapi juga bagi lingkungan sekitar yang turut menjadi bagian dalam membentuk karakter generasi masa depan.
