JurnalPost.com - Dalam era digital yang semakin kompetitif, memiliki tanda centang biru atau verified di platform media sosial seperti Instagram, Facebook, WhatsApp, dan TikTok menjadi salah satu cara paling efektif untuk meningkatkan kredibilitas dan kepercayaan konsumen. Nur Salam, CEO Birudigital, agensi pemasaran digital yang berfokus pada pemberdayaan UMKM, membagikan tips sederhana untuk mendapatkan verifikasi di berbagai platform media sosial tersebut. Menurutnya, verifikasi bukan hanya tentang popularitas, tetapi juga mengenai membangun kepercayaan dan keamanan bisnis di dunia digital.
Nur Salam menekankan bahwa kunci utama untuk mendapatkan tanda verifikasi adalah memastikan akun media sosial Anda memiliki kehadiran yang konsisten dan autentik. "Platform seperti Instagram dan Facebook memberikan tanda centang biru kepada akun yang mewakili individu, merek, atau entitas yang terkenal dan memiliki jejak digital yang jelas. Jadi, penting untuk memastikan bahwa profil akun Anda lengkap, akurat, dan konsisten di semua platform," ujar Nur Salam. Mulai dari informasi kontak, situs web resmi, hingga foto profil, semuanya harus mencerminkan identitas merek atau individu dengan jelas.
Selain konsistensi, Nur Salam juga menyarankan pentingnya membangun audiens yang solid dan aktif. "Engagement adalah faktor penting yang diperhatikan oleh platform ketika memutuskan untuk memberikan tanda verifikasi. Akun dengan interaksi yang tinggi, seperti like, komentar, dan share, lebih cenderung mendapatkan perhatian untuk diverifikasi," tambahnya. Oleh karena itu, ia menyarankan para pelaku usaha dan kreator konten untuk rutin memposting konten berkualitas dan relevan agar dapat meningkatkan keterlibatan pengguna.
Untuk WhatsApp, proses verifikasi sedikit berbeda dibandingkan dengan Instagram atau Facebook. WhatsApp Business memungkinkan pengguna untuk mengajukan permohonan tanda centang hijau melalui pengaturan akun bisnis. Nur Salam menyarankan agar pelaku usaha memanfaatkan fitur ini dengan memastikan nomor bisnis terhubung ke akun WhatsApp Business resmi. "Pastikan Anda menggunakan dokumen-dokumen resmi, seperti surat legalitas bisnis dan informasi kontak yang valid saat mengajukan verifikasi. WhatsApp lebih menekankan pada legitimasi bisnis," jelasnya.
Sementara itu, untuk platform TikTok, mendapatkan verifikasi bisa menjadi tantangan tersendiri, karena TikTok cenderung memilih akun yang sudah mendapatkan perhatian signifikan di platform atau dari media luar. "Konten kreatif yang konsisten dan sesuai tren akan sangat membantu. TikTok juga menghargai akun yang sering berinteraksi dengan komunitasnya," kata Nur Salam. Dia menekankan pentingnya memahami algoritma dan tren yang tengah berlangsung di TikTok untuk meningkatkan peluang mendapatkan tanda centang biru.
Di akhir, Nur Salam mengingatkan bahwa verifikasi bukanlah tujuan akhir, melainkan alat untuk meningkatkan kredibilitas dan mencapai audiens yang lebih luas. "Tanda centang biru hanya akan efektif jika diimbangi dengan upaya nyata dalam membangun merek, berinteraksi dengan audiens, dan menyajikan konten berkualitas secara konsisten," tutupnya. Birudigital, dengan pengalaman dan keahlian di bidang pemasaran digital, siap membantu UMKM dan kreator konten untuk mencapai tujuan verifikasi ini di berbagai platform.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda