Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Essay
  3. Butuh Pengakuan yang Berlebihan: Kenali Gejala Narcissistic Personality Disorder (NPD)!

Butuh Pengakuan yang Berlebihan: Kenali Gejala Narcissistic Personality Disorder (NPD)!

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
12 Desember 2023, 16.38 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
5 menit baca
Butuh Pengakuan yang Berlebihan: Kenali Gejala Narcissistic Personality Disorder (NPD)!
Belakangan ini istilah NPD banyak terdengar di khalayak ramai, kenali gejala NPD! (sumber: Pixabay)
Penulis: Allysa Dewantari - Mahasiswi Program Studi Psikologi Universitas Brawijaya JurnalPost.com - Temen-temen udah pernah dengar istilah NPD atau Narcissistic Personality Disorder belum?. Belakangan ini istilah NPD banyak terdengar di khalayak ramai, tetapi sebenarnya apasih NPD itu? Yuk simak penjelasan berikut ini! Belakangan ini istilah NPD banyak terdengar di khalayak ramai, kenali gejala NPD! (sumber: Pixabay) Apakah itu NPD? Narcissistic Personality Disorder (NPD) adalah gangguan mental yang ditandai oleh pola perilaku yang berlebihan dalam kebutuhan akan pujian, kebanggaan diri yang berlebihan, kurangnya empati terhadap orang lain, serta kebutuhan akan perhatian dan pengakuan yang berlebihan. Orang dengan NPD sering memiliki pandangan yang terlalu tinggi tentang diri mereka sendiri, merasa lebih penting daripada orang lain, dan cenderung memanipulasi atau memanfaatkan orang lain untuk memenuhi kebutuhan mereka. Dalam  psikologi, narsisme  dianggap  sebagai  perilaku  menyimpang dengan   sebutan Narcissistic  Personality Disorder (NPD) yang ditandai  dengan  perasaan membesar- besarkan diri  sendiri,  kebutuhan  tinggi  untuk diakui orang lain, dan miskin empati. Mereka membutuhkan dan mencari terlalu banyak perhatian dan ingin orang mengagumi mereka. Orang dengan gangguan ini mungkin tidak memiliki kemampuan untuk memahami atau peduli dengan perasaan orang lain. Namun di balik topeng kepercayaan diri yang ekstrem ini, mereka tidak yakin dengan harga diri mereka dan mudah kecewa dengan kritik sekecil apa pun. Apa perbedaan orang dengan kepercayaan diri tinggi dan orang yang mengalami NPD? Ada perbedaan antara orang yang  mengalami  NPD  dan  orang  yang  memiliki kepercayaan  diri  tinggi.  Orang  yang  mengalami NPD  cenderung  mengukur  dirinya  selalu  lebih tinggi  dari  orang  lain,  tidak  peduli  pada  perasaan orang lain, dan selalu menginginkan  diperlakukan secara   superior (terlepas   dari   status   atau pencapaiannya).  Secara sosial, orang   dengan   NPD   cenderung   tidak   toleran terhadap kritik, punya tendensi  mengecilkan orang lain,  dalam  rangka  memvalidasi superioritasnya. Contoh perilaku yang sering terlihat pada individu dengan NPD
  1. Kebanggaan yang Berlebihan: Mereka sering memiliki pandangan yang terlalu tinggi tentang diri sendiri dan merasa superior dibandingkan dengan orang lain.
  2. Kekurangan Empati: Kesulitan dalam memahami atau peduli terhadap perasaan dan pengalaman orang lain.
  3. Kebutuhan akan Pujian dan Pengakuan: Mereka sangat membutuhkan pujian dan perhatian dari orang lain dan sering menuntut pengakuan yang berlebihan.
  4. Memanipulasi: Cenderung menggunakan orang lain untuk memperoleh keuntungan pribadi tanpa mempertimbangkan perasaan mereka.
  5. Kehilangan Kontrol: Seringkali merasa frustrasi atau marah jika tidak mendapat perlakuan khusus atau pengakuan yang diharapkan.
Contoh perilaku ini dapat terlihat dalam berbagai situasi, seperti di lingkungan kerja, dalam hubungan pribadi, atau dalam interaksi sosial. Individu dengan NPD mungkin terus-menerus mencari pengakuan dan penghargaan dari orang lain, kadang-kadang bahkan dengan cara yang merugikan atau merendahkan orang lain. Faktor penyebab Narcissistic Personality Disorder (NPD) Faktor penyebab Narcissistic Personality Disorder (NPD) bisa melibatkan kombinasi dari beberapa hal, termasuk faktor genetik, lingkungan, dan perkembangan individu. Beberapa faktor yang diketahui berperan dalam perkembangan NPD meliputi:
  1. Genetik: Ada kemungkinan adanya faktor genetik yang mempengaruhi perkembangan NPD. Individu yang memiliki anggota keluarga dengan gangguan kepribadian atau gangguan mental lainnya memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami NPD.
  2. Pengalaman dalam Keluarga: Lingkungan keluarga yang disfungsional atau yang memberikan terlalu banyak pujian tanpa batas yang sehat bisa berperan dalam perkembangan NPD. Misalnya, mendapat pujian berlebihan tanpa dasar yang kuat bisa membuat seseorang tumbuh dengan kepercayaan diri yang berlebihan.
  3. Trauma atau Penolakan Emosional: Pengalaman traumatis, penolakan emosional, atau ketidakmampuan untuk menerima kegagalan dengan sehat dalam masa perkembangan bisa mempengaruhi perkembangan kepribadian.
  4. Kondisi Lingkungan: Lingkungan yang mendorong persaingan yang berlebihan, keinginan akan kekuasaan, atau pemujaan akan kekayaan dan penampilan fisik juga dapat mempengaruhi perkembangan NPD.
  5. Faktor Perkembangan: Pengalaman dalam masa perkembangan, seperti masa kanak-kanak dan masa remaja, memainkan peran penting dalam pembentukan kepribadian. Ketika individu tidak belajar cara-cara yang sehat dalam mengatasi kegagalan, kekecewaan, atau emosi lainnya, hal itu dapat berkontribusi pada perkembangan NPD.
Namun, penting untuk dicatat bahwa faktor-faktor ini tidak secara langsung menyebabkan NPD pada setiap individu. Kombinasi unik dari faktor-faktor ini dan respons individu terhadap mereka yang pada akhirnya dapat mempengaruhi perkembangan NPD. Terapi dan pendekatan pengobatan lainnya dapat membantu individu dengan NPD dalam memahami dan mengelola perilaku mereka. Perilaku Narsistik di zaman sekarang ini banyak ditemui di kalangan masyarakat, dimulai dari anak-anak, remaja, dan dewasa. Perilaku narsistik juga banyak muncul dan ditemui di jejaring sosial. Berkembangnya jejaring sosial juga membuat orang secara sadar ataupun seakan-akan hidup didalam dunia yang dimana setiap pemikiran orang, setiap makanan yang kita makan, setiap pengalaman baik yang kita alami, kita merasa harus membaginya melalui facebook, Twitter, Instagram, dan jejaring sosial lainnya. Meski sebenarnya, kita tidak pernah tahu apakah orang lain berteman dengan kita di jejaring sosial akan peduli dengan apa yang dibagikan tersebut (Plante, 2013). Penting untuk dicatat bahwa NPD adalah gangguan mental yang kompleks dan memerlukan diagnosis oleh profesional kesehatan mental untuk memastikan keberadaannya dan menentukan langkah-langkah pengobatan yang sesuai. Referensi CNN Indonesia, 2023, ‘Tanda Seseorang NPD alias Narsis, Ada Nggak Cirinya di Kamu?’, CNN Indonesia, 12 Juni, diakses 11 Desember 2023, (https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20230612090042-277-960531/tanda-seseorang-npd-alias-narsis-ada-nggak-cirinya-di-kamu). Pohan, Ade lestari 2017, ‘Hubungan Pujian Orang Tua Terhadap Anak dengan Kecenderungan Perilaku Narsistik pada Mahasiswa Psikologi Stambuk 2015 di Universitas Medan Area’, Universitas Medan Area. https://repositori.uma.ac.id/handle/123456789/1929 Widiyanti, D 2022, ‘Narsisme Perempuan Urban Melalui Simulakra Perhiasan di Media Sosial sebagai Bentuk Endorsement’, Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain, vol. 25, hal. 129–134.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/butuh-pengakuan-yang-berlebihan-kenali-gejala-narcissistic-personality-disorder-npd/62872/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 07.47 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Membuka Kesempatan Kerja di Tengah Tantangan Ekonomi, Menatap Masa Depan Ketenagakerjaan Indonesia

Kejujuran Perlu Ekosistem: Membangun Budaya Integritas dari Lingkungan Kampus

Luka Tersembunyi di Balik Senyumnya

Dari Fermentasi dan Inovasi ke Modernisasi: Mengangkat Nilai Jual Tempe melalui Teknologi Modern

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Kejuaraan Tunas Juara Nasional 2026 Digelar di Tangerang, Jadi Ajang Pembinaan Atlet Pencak Silat Berprestasi

UMKM Bojonegoro Manfaatkan BRImo dan QRIS BRI untuk Permudah Transaksi, Berhasil Kumpulkan Tabungan Puluhan Juta

Mini Bank SMK Plus An-Naba Jadi Sarana Praktik Nyata Siswa MPLB, Inspirasi bagi SMK di Indonesia

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Pilihan Editor

  1. 1 Cerita yang TerNARAsi dalam Potongan yang Menyambungkan
  2. 2

    Qatar Hubungi Turki, Yordania, Mesir dan Lebanon, Perkuat Diplomasi untuk Redam Ketegangan Timur Tengah

  3. 3

    Saat Pasar Sepi Pembeli, Pasar.id BRI Bojonegoro Jadi Peluang Pedagang Menjangkau Pelanggan Baru

  4. 4

    Digitalisasi Bank Syariah Permudah Transaksi, Keamanan Data Nasabah Jadi Tantangan Utama

  5. 5

    Pentingnya Menjaga Keamanan Data Pribadi di Era Digital, Kenali Risiko dan Cara Melindunginya

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.