Jakarta, JurnalPost.com - Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Perwakilan Sumatera Utara memberikan dukungan kepada salah seorang dai Hidayatullah yang bertugas di DPD Hidayatullah Medan untuk mengikuti kegiatan Hidayatullah Institute (HI) di Jakarta Timur.
Kegiatan tersebut digelar di Aula Lobies Gedung Pusat Dakwah Hidayatullah, Jalan Cipinang Cempedak I, Jakarta Timur. Pelatihan berlangsung selama lima hari, mulai Selasa hingga Ahad, 16-21 Juni 2026.
Pelatihan ini mengusung tema “Kepemimpinan Manhaji: Visioner dan Progresif”. Melalui kegiatan tersebut, peserta diharapkan mampu mengubah pola pikir dalam memimpin, meningkatkan profesionalitas, serta menambah wawasan dalam menjalankan program dakwah di daerah masing-masing.
Pelatihan Kepemimpinan DPD se-Indonesia Basic Batch 21 resmi ditutup pada Ahad malam, 21 Juni 2026. Penutupan dilakukan oleh Ketua Umum DPP Hidayatullah yang diwakili Ketua Bidang Organisasi DPP Hidayatullah, Dr. Dudung Amadung Abdullah.
Dalam sambutannya, Dr. Dudung menegaskan bahwa pelatihan kepemimpinan bukan akhir dari proses pembelajaran. Menurutnya, kegiatan tersebut justru menjadi awal perjalanan panjang bagi para peserta dalam mengemban amanah kepemimpinan di lingkungan Hidayatullah.
Ia menjelaskan, seorang pemimpin perlu mampu membaca kondisi organisasi secara objektif, memiliki visi yang jelas tentang masa depan, menyusun strategi pencapaian, serta melakukan evaluasi secara berkelanjutan terhadap target yang telah ditetapkan.

“Pemimpin yang baik harus mampu menjawab empat pertanyaan penting: Where are we now? Where are we going? How to get there? dan How do we know the progress? Dengan cara itulah kepemimpinan akan berjalan secara terarah, visioner, dan progresif,” ujar Dr. Dudung.
Dr. Dudung juga mengingatkan pentingnya pengambilan keputusan berbasis data dan pertimbangan matang. Ia menilai, kebijakan yang tidak didasarkan pada analisis yang tepat berpotensi tidak berjalan efektif dalam menjawab persoalan organisasi.
Sementara itu, Dandi, utusan dari Sumatera Utara, mengaku bersyukur dapat mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan ini menjadi pengalaman berharga sekaligus bekal untuk menjalankan aktivitas dakwah di daerah.
“Saya sangat bersyukur bisa mengikuti kegiatan ini. Insyaallah ilmu yang diperoleh akan saya aplikasikan di daerah nanti,” ujar Dandi.
Kepala Perwakilan BMH Sumatera Utara, Abdul Wahid Mokodompit, turut mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia berharap ilmu yang diperoleh peserta selama mengikuti pelatihan dapat diterapkan setelah kembali ke tempat tugas masing-masing.
Abdul Wahid menilai, peningkatan kapasitas kader dan dai merupakan bagian penting dalam memperkuat gerakan dakwah di daerah. Dengan bekal pelatihan kepemimpinan, para kader diharapkan mampu menjalankan amanah secara lebih profesional, terarah, dan berdampak bagi masyarakat.
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda