Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Artikel
  3. Berapa Banyak Followers yang Dibutuhkan untuk Menghasilkan Uang di TikTok?

Berapa Banyak Followers yang Dibutuhkan untuk Menghasilkan Uang di TikTok?

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
28 April 2025, 19.32 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
Berapa Banyak Followers yang Dibutuhkan untuk Menghasilkan Uang di TikTok?
JurnalPost.com - TikTok bukan lagi sekadar platform untuk video joget dan tantangan viral—sekarang telah menjadi sumber penghasilan nyata bagi para kreator di seluruh dunia. Jika kamu salah satu yang bertanya-tanya berapa banyak followers yang dibutuhkan untuk mulai menghasilkan uang, kamu tidak sendiri. Jawabannya memang tidak sesederhana angka tertentu, tapi ada beberapa tahapan dan strategi yang bisa kamu ikuti. Baik kamu membuat konten untuk bersenang-senang, ketenaran, atau penghasilan, memahami sistem monetisasi TikTok adalah langkah pertama. Dari TikTok Creator Fund, marketing afiliasi, hingga alat seperti TikTokio, mari kita bahas apa saja yang diperlukan untuk mengubah konten menjadi cuan.

Angka Ajaib: 10.000 Followers (dan Lebih)

Untuk memenuhi syarat mendapatkan uang dari TikTok Creator Fund, kamu harus:
  • Berusia minimal 18 tahun
  • Memiliki setidaknya 10.000 followers
  • Mencapai 100.000 penayangan video dalam 30 hari terakhir
  • Mematuhi Pedoman Komunitas TikTok
  • Tinggal di negara yang mendukung program ini
Setelah diterima, TikTok akan membayar kamu berdasarkan jumlah penayangan dan interaksi. Rata-rata, kreator menghasilkan antara $0,01–$0,04 per 1.000 views, artinya kamu perlu secara konsisten memposting konten yang berperforma tinggi agar bisa meraup pendapatan yang signifikan. Di sinilah interaksi menjadi kunci—bukan hanya berapa banyak orang yang mengikuti kamu, tapi seberapa banyak yang terlibat dengan kontenmu. Salah satu sinyal kuat untuk algoritma TikTok? Saat pengguna simpan video TikTok kamu. Ini menunjukkan bahwa kontenmu dianggap berharga dan layak ditonton kembali.

Bisa Menghasilkan Uang Tanpa 10K Followers

Kabar baiknya? Kamu tidak harus punya 10 ribu followers untuk mulai menghasilkan. Ada beberapa cara monetisasi lainnya bahkan dengan audiens yang lebih kecil:

1. TikTok LIVE dan Hadiah Virtual (1.000 Followers)

Dengan mencapai 1.000 followers, kamu bisa melakukan live streaming. Penonton bisa mengirimkan hadiah virtual (yang dibeli dengan uang asli), dan hadiah ini bisa kamu tukar menjadi uang. Untuk hasil maksimal, kamu perlu membangun interaksi kuat dan mendorong penonton agar simpan video TikTok setelah live berakhir.

2. Endorsement dan Kerja Sama Brand

Micro-influencer (dengan 1.000–10.000 followers) kini semakin dilirik brand karena keterlibatan mereka yang autentik. Kalau kamu rutin membuat konten berkualitas dan melacak statistik performamu dengan alat seperti TikTokio, kamu bisa tampil lebih profesional di mata brand.

3. Marketing Afiliasi

Promosikan produk yang kamu sukai menggunakan link afiliasi. Setiap kali ada pembelian dari link kamu, kamu akan mendapat komisi. Bahkan dengan followers sedikit, kamu tetap bisa menghasilkan, terutama jika kontenmu membuat orang ingin simpan video TikTok atau klik link di bio kamu.

Kenapa Interaksi Lebih Penting dari Jumlah Followers

Jumlah followers memang menunjukkan popularitas, tapi yang lebih penting adalah tingkat keterlibatan (engagement rate). Algoritma TikTok memprioritaskan video yang banyak di-like, dikomentari, dibagikan, dan disimpan. Ketika pengguna simpan video TikTok, ini memberi sinyal ke TikTok bahwa konten kamu layak dilihat ulang, dan ini akan meningkatkan jangkauan kontenmu. Semakin tinggi interaksinya, semakin besar kemungkinan kamu untuk viral. Gunakan TikTokio secara rutin untuk memantau performa kontenmu dan menyesuaikan strategi agar bisa berkembang lebih cepat.

Cara Lain Menghasilkan Uang di TikTok

Selain dari Creator Fund dan endorsement, ada beberapa cara lain untuk mengubah akun TikTok kamu menjadi sumber penghasilan:

1. Jual Produk atau Jasa Sendiri

Banyak kreator menjual produk mereka sendiri, mulai dari merchandise hingga e-book atau kursus digital. Fitur TikTok Shop memungkinkan kamu menautkan produk langsung dalam video, meningkatkan potensi pembelian—terutama jika videomu membuat orang ingin simpan video TikTok untuk dibuka lagi nanti.

2. Arahkan Traffic ke Platform Lain

Banyak kreator menggunakan audiens TikTok untuk membangun akun YouTube, Instagram, atau website pribadi yang memiliki opsi monetisasi lebih banyak. Dengan bantuan TikTokio, kamu bisa tahu konten mana yang paling efektif dan menyebarkannya ke platform lain.

3. Gabung TikTok Creator Marketplace

Setelah mencapai 100K followers, kamu bisa mendaftar ke marketplace resmi TikTok untuk kolaborasi dengan brand. Namun bahkan sebelum mencapai angka itu, kamu bisa tampil menonjol dengan mengoptimalkan data dan konten menggunakan TikTokio.

Kesimpulan: Followers Hanya Sebagian dari Permainan

Jadi, berapa followers yang kamu butuhkan untuk menghasilkan uang di TikTok? Ini dia rangkumannya:
Metode Monetisasi Minimum Followers
TikTok Creator Fund 10.000
TikTok LIVE & Hadiah 1.000
Endorsement dan Sponsorship 1.000+
Marketing Afiliasi Tidak ada batas minimum
Penjualan Produk Tidak ada minimum
Ingat: followers itu penting, tapi keterlibatan adalah kuncinya. Ajak audiensmu untuk menyukai, mengomentari, membagikan, dan tentu saja, simpan video TikTok kamu. Semakin banyak interaksi, semakin besar peluang kamu untuk sukses.

Penutup

TikTok bukan lagi sekadar tren—ini adalah platform serius untuk kreator digital. Baik kamu baru punya 1.000 followers atau sedang mengejar 100.000, selalu ada cara sah untuk menghasilkan. Gunakan TikTokio untuk melacak data akunmu, mengoptimalkan konten, dan membangun audiens yang loyal. Dan jangan lupa—setiap kali seseorang memilih untuk simpan video TikTok kamu, itu bisa jadi langkah kecil yang membuka jalan menuju penghasilan pertamamu sebagai kreator.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/berapa-banyak-followers-yang-dibutuhkan-untuk-menghasilkan-uang-di-tiktok/80377/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 19.16 WITA

  • #Influencer
  • #Simpan video TikTok
  • #Uang di TikTok

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Pembangunan Ekonomi dan Ancaman Kerusakan Lingkungan, Sejauh Mana Hukum Indonesia Melindungi Alam?

Main Ponsel Saat Lampu Merah, Apakah Termasuk Pelanggaran Lalu Lintas? Ini Tinjauan Hukumnya

Kemandirian Pesantren: Dari Pusat Pendidikan Agama Menjadi Penggerak Ekonomi Desa

DP3AKB Sidoarjo Gelar FGD Evaluasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan 2025–2029, Perkuat Koordinasi Antar-OPD

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Jangan Asal Sebar Angket! Pentingnya Uji Validitas dan Reliabilitas untuk Menjamin Kualitas Instrumen Penelitian

UMKM Bojonegoro Manfaatkan BRImo dan QRIS BRI untuk Permudah Transaksi, Berhasil Kumpulkan Tabungan Puluhan Juta

Dari Daun Kelor Menjadi Snackbar Bergizi, FK UPN “Veteran” Jakarta Ajak Masyarakat Kelurahan Pangkalan Jati Baru Perkuat Upaya Pencegahan Stunting

Jangan Terus Menyalahkan Guru atas Rusaknya Karakter Anak, Ada Paradoks Mutu Pendidikan yang Sering Diabaikan

Pilihan Editor

  1. 1 Membuka Kesempatan Kerja di Tengah Tantangan Ekonomi, Menatap Masa Depan Ketenagakerjaan Indonesia
  2. 2

    UPN Veteran Jawa Timur Dampingi Pemerintah Desa Segorotambak Sidoarjo Perkuat Tertib Administrasi dan Pelayanan Publik

  3. 3

    Warung Padang di Bojonegoro Kini Terima QRIS BRI, Pembeli Lebih Praktis

  4. 4

    Tinggalkan Buku Kas Manual, Pelaku UMKM Manggarsari Kini Kelola Keuangan Lewat Ponsel

  5. 5

    Inovasi Teh Kulit Jeruk: Pemanfaatan Limbah Pangan Fungsional untuk Mendukung Ketahanan Pangan Nasional

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.