Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Berita
  3. Bangga Menjadi Bagian Dari Negara Pancasila!

Bangga Menjadi Bagian Dari Negara Pancasila!

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
21 Mei 2023, 10.02 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
5 menit baca
Kewarganegaraan
Oleh : Alya Zakiyah, Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Jurusan Tadris Biologi. JurnalPost.com - Pancasila memiliki peran yang sangat penting dalam kenegaraan Indonesia, karena ideologi ini menjadi landasan filosofis bagi negara Indonesia dalam menyelenggarakan pemerintahan, membangun masyarakat, dan menjalankan kebijakan publik. Pancasila menjadi identitas nasional Indonesia yang mempersatukan beragam suku, agama, dan budaya yang ada di Indonesia. Sebagai dasar negara, Pancasila tercantum dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, dan menjadi acuan dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pengambilan kebijakan publik. Oleh karena itu, semua kebijakan dan keputusan yang diambil oleh pemerintah haruslah selaras dengan nilai-nilai Pancasila. Selain itu, Pancasila juga menjadi landasan dalam menjaga keutuhan dan keamanan negara. Dalam rangka menjaga keutuhan dan kedaulatan negara, Pancasila memperkuat prinsip persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia dalam keragaman, serta mendorong pengembangan dan penguatan sistem demokrasi yang partisipatif dan berkeadilan. Dalam hal pembangunan masyarakat, Pancasila memberikan landasan yang kuat bagi pemerintah dalam menciptakan kemakmuran dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia tanpa terkecuali. Prinsip keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia yang tercantum dalam Pancasila, menjadi acuan dalam pembangunan ekonomi, kesehatan, pendidikan, dan lingkungan hidup yang merata dan berkeadilan. Pancasila juga memperkuat peran masyarakat dalam mengambil keputusan yang mempengaruhi kehidupan mereka. Prinsip kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam perwakilan menjadi dasar dalam pelaksanaan sistem demokrasi, di mana masyarakat berpartisipasi aktif dalam pemilihan umum dan pengambilan keputusan melalui perwakilan. Dalam dunia internasional, Pancasila juga menjadi landasan bagi hubungan Indonesia dengan negara lain. Prinsip persatuan Indonesia dan ketahanan nasional menjadi dasar dalam menjaga kepentingan dan kedaulatan negara di tingkat global, serta memperkuat posisi Indonesia dalam kancah internasional. Dengan demikian, Pancasila memiliki peran yang sangat penting dalam kenegaraan Indonesia, baik dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan negara, membangun kemakmuran dan kesejahteraan rakyat, serta memperkuat posisi Indonesia di dunia internasional. Oleh karena itu, penting bagi semua warga negara Indonesia untuk memahami dan menghayati nilai-nilai Pancasila sebagai landasan filosofis dan ideologi dasar negara Indonesia. Pancasila adalah ideologi dasar negara Indonesia yang menjadi landasan filosofis dalam pembentukan dan pelaksanaan kebijakan negara. Pancasila terdiri dari lima prinsip dasar yang saling terkait dan saling memperkuat, yaitu:
  1. Ketuhanan Yang Maha Esa: Mengakui keberadaan Tuhan sebagai pencipta dan pemelihara alam semesta, serta mempersatukan seluruh umat manusia dalam kebersamaan dan keadilan.
  2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab: Menghargai martabat dan hak asasi manusia, serta membangun masyarakat yang adil, sejahtera, dan beradab.
  3. Persatuan Indonesia: Membangun kesatuan dan persatuan nasional dalam keragaman budaya, suku, agama, dan bahasa.
  4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan: Menerapkan sistem demokrasi yang melibatkan partisipasi aktif rakyat dalam pengambilan keputusan dan memilih pemimpin dengan hikmat dan kebijaksanaan.
  1. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia: Membangun masyarakat yang adil dan makmur dengan memperhatikan kesejahteraan dan kepentingan seluruh rakyat Indonesia tanpa diskriminasi.
Pancasila diresmikan sebagai dasar negara Indonesia pada tanggal 18 Agustus 1945 dan dianggap sebagai tonggak sejarah bagi bangsa Indonesia dalam menyatukan beragam suku, agama, dan budaya yang ada di Indonesia. Pancasila juga menjadi sumber kekuatan dalam membangun bangsa dan negara Indonesia yang merdeka, bersatu, dan berdaulat. Dalam praktiknya, Pancasila diimplementasikan melalui berbagai aspek kehidupan nasional seperti politik, ekonomi, sosial, dan budaya. Pancasila juga menjadi landasan dalam penyusunan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945, dan setiap kebijakan negara harus selaras dengan nilai-nilai Pancasila. Namun, terkadang terjadi perbedaan pandangan dalam memahami dan mengimplementasikan Pancasila, sehingga perlu dilakukan upaya-upaya untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat Indonesia tentang nilai-nilai Pancasila sebagai ideologi dasar negara. Pancasila memiliki peran yang sangat penting dalam kenegaraan Indonesia. Sebagai ideologi dasar negara, Pancasila menjadi landasan filosofis dalam pembentukan dan pelaksanaan kebijakan negara. Pancasila juga menjadi acuan dalam penyusunan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945. Dalam praktiknya, Pancasila diimplementasikan melalui berbagai aspek kehidupan nasional seperti politik, ekonomi, sosial, dan budaya. Salah satu contohnya adalah dalam bidang politik, Pancasila menjadi dasar dalam pembentukan sistem politik Indonesia yang demokratis dan mengakomodasi beragam kepentingan masyarakat. Pancasila juga menjadi dasar dalam pelaksanaan pemilihan umum dan pemerintahan yang berdaulat. Dalam bidang ekonomi, Pancasila menjadi landasan dalam pembangunan ekonomi nasional yang berbasis pada keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Hal ini tercermin dalam pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta pengaturan dan pengendalian pasar untuk mencegah terjadinya monopoli dan oligopoli. Dalam bidang sosial dan budaya, Pancasila menjadi dasar dalam membangun masyarakat yang adil dan beradab, serta menghargai keragaman budaya, suku, agama, dan bahasa yang ada di Indonesia. Pancasila juga menjadi dasar dalam upaya pengembangan sumber daya manusia melalui pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat. Namun, terkadang terjadi perbedaan pandangan dalam memahami dan mengimplementasikan Pancasila, sehingga perlu dilakukan upaya-upaya untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat Indonesia tentang nilai-nilai Pancasila sebagai ideologi dasar negara. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila dalam kurikulum pendidikan, serta melaksanakan berbagai kegiatan yang memperkuat pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang Pancasila. Secara keseluruhan, Pancasila memiliki peran yang sangat penting dalam kenegaraan Indonesia sebagai ideologi dasar negara yang menjadi landasan filosofis dalam pembentukan dan pelaksanaan kebijakan negara, serta menjadi acuan dalam penyusunan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945. Oleh karena itu, pemahaman dan kesadaran masyarakat Indonesia tentang nilai-nilai Pancasila harus terus ditingkatkan untuk memperkuat integritas dan persatuan bangsa Indonesia. DAFTAR PUSTAKA Nurgiansah, T. H., Hendri, H., & Khoerudin, C. M. (2021). Role Playing dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan. Jurnal Kewarganegaraan, 18(1), 56-64. Jamaludin, J., Brata, D. P. N., Fitrayadi, D. S., Manullang, S. O., Salamun, S., Fadilah, N., ... & Moad, M. (2021). Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Yayasan Kita Menulis. Lubis, Y., & Sodeli, M. (2018). Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Edisi revisi. Hidayat, N. A. S. N., & Dewi, D. A. (2021). Meningkatkan Kesadaran Generasi Muda Terhadap Implementasi Nlai-Nilai Pancasila di Era Globalisasi. EduPsyCouns: Journal of Education, Psychology and Counseling, 3(1), 50-57.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/bangga-menjadi-bagian-dari-negara-pancasila/49687/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 03.25 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Digitalisasi Bank Syariah Permudah Transaksi, Keamanan Data Nasabah Jadi Tantangan Utama

Guru yang Terus Mengajar, Siapa yang Menjaga Semangatnya? Menelaah Motivasi Kerja di Institusi Pendidikan

PMK 37 Tahun 2025 Bukan Pajak Baru, Ini yang Perlu Dipahami Pedagang Online

Dari Daun Kelor Menjadi Snackbar Bergizi, FK UPN “Veteran” Jakarta Ajak Masyarakat Kelurahan Pangkalan Jati Baru Perkuat Upaya Pencegahan Stunting

Pilihan Editor

  1. 1 Kerja Kelompok atau Kerja Sendiri? Mengapa Transparansi Kontribusi Mahasiswa Perlu Diperkuat
  2. 2

    Guru yang Terus Mengajar, Siapa yang Menjaga Semangatnya? Menelaah Motivasi Kerja di Institusi Pendidikan

  3. 3

    Digitalisasi Bank Syariah Permudah Transaksi, Keamanan Data Nasabah Jadi Tantangan Utama

  4. 4

    Warung Padang di Bojonegoro Kini Terima QRIS BRI, Pembeli Lebih Praktis

  5. 5

    Pembangunan Ekonomi dan Ancaman Kerusakan Lingkungan, Sejauh Mana Hukum Indonesia Melindungi Alam?

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.