Bogor, JurnalPost.com – Aqsa Working Group (AWG) mengecam keras serangan darat brutal yang dilancarkan militer Zionis Israel terhadap Kota Gaza pada Selasa (16/9/2025) menjelang fajar hingga mengakibatkan sedikitnya 89 orang meninggal. Dalam pernyataan sikap resmi, AWG menyebut Zionis Israel sebagai “mesin penjajah haus darah” yang terus menghancurkan kehidupan rakyat Palestina.
“Serangan ini bukan sekadar aksi peperangan, melainkan bentuk pemusnahan sistematis terhadap rakyat sipil Palestina. Pernyataan pongah pejabat militer Zionis bahwa ‘Kota Gaza terbakar’ adalah bukti nyata adanya genosida yang dibiarkan begitu saja oleh dunia internasional,” tegas Ketua Presidium AWG, Muhammad Anshorullah, dalam keterangan tertulis, Rabu (17/9/2025).
AWG juga menyoroti keterlibatan Amerika Serikat dalam agresi tersebut. Menurut mereka, kunjungan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menyingkap dukungan politik Washington terhadap kejahatan perang Israel. “Amerika Serikat turut bertanggung jawab atas setiap tetes darah rakyat Palestina yang tumpah,” kata Anshorullah.
Dalam sikap resminya, AWG menyampaikan lima poin utama:
• Israel adalah penjajah sekaligus teroris terbesar abad modern yang harus diadili di forum internasional. • Amerika Serikat turut bertanggung jawab karena memberikan legitimasi politik dan dukungan bagi mesin pembunuh Israel. • Rakyat Indonesia dan dunia internasional diminta tidak tinggal diam, melainkan menggalang solidaritas politik, diplomasi, dan aksi nyata menghentikan genosida. • AWG berkomitmen terus berada di garis perlawanan, bersama rakyat Indonesia menyuarakan kebebasan Palestina hingga penjajahan berakhir. • AWG mendukung penuh perjuangan rakyat Palestina, khususnya Hamas, sebagai garda terdepan mempertahankan tanah air dan melindungi Masjid Al-Aqsa.
AWG menegaskan bahwa kekejaman Israel hanya akan menyalakan api perlawanan yang lebih besar di Gaza. “Palestina tidak sendirian. Zionis Israel tidak akan pernah bisa menghapus semangat perjuangan rakyat Gaza,” pungkasnya. (AM)
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda