Tegal, Jurnal post - Acara wisuda pelepasan wisudawan program sarjana Ke 57 dan magister ke 2 universitas pancasakti Tegal (UPS ) di gelar hari ini di auditorium kampus jalan Halmahera kota Tegal, sabtu (18/3). Sorak gembira terpampang dari raut wajah para wisudawan setelah berjuang menempuh perkuliahan dan tugas skripsi.
Foto wisuda UPS Tegal Maret 2017
Hari ini seperti hari kemenangan bagi wisudawan. Saking bahagianya, bahkan ada di antara mereka yang menitikan air mata sembari mendekap orang tuanya usai di wisuda.Namun tentunya perjuangan tersebut belum berakhir, masih ada babak baru yang harus di lewati yaitu dunia kerja.
Seperti di ketahui bersama, mencari pekerjaan tak semudah membalikan telapak tangan. Pasalnya tak cukup dengan modal gelar akademik saja, namun harus juga memiliki skill yang bagus untuk di terima di sebuah instansi. Di sela moment sakral tersebut, para wisudawan pastinya juga memikirkan bagaimana langkah selanjutnya usai menyandang gelar akademiknya.
Usai di wisuda, jurnal post menemui sejumlah wisudawan. Aspirasi mereka semua hampir bernuasa sama, nantinya dapat mendapatkan pekerjaan yang layak sesuai pendidikan dan jurusan masing-masing. Meskipun tak sedikit juga yang berniat melanjutkan study S2.
Keinginan serta harapan ingin mendapatkan pekerjaan yang layak di ungkapkan langsung oleh salah satu wisudawan dari fakultas ekonomi, Diah Widiastuti.
“Harapan terbesar tentunya bisa mendapatkan pekerjaan yang layak sehingga bisa membahagiakan orang tua yang selama ini membiayai kuliah”, ujar wisudawan asal Warureja Kabupaten Tegal.
Saat di singgung aspirasinya untuk almamater kampus tercinta, dirinya mengatakan perlu ada perbaikan lagi khususnya pelayanan dan fasilitas. Ia mengaku pelayanan di kampus tersebut biasa saja. Begitu juga dengan fasilitas, menurutnya toilet yang jumlahnya terbatas seringkali membuat tidak nyaman khususnya saat kebelet ingin buang air kecil.
Di Kampus UPS sendiri pada hari ini telah mewisuda 380 wisudawan, 145 dari jurusan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) serta di antaranya merupakan wisudawan program magister.
Dari sejumlah wisudawan yang jurnal post wawancarai, tak ada satu pun di antara mereka yang berinsiatif akan menciptakan peluang usaha baru. Padahal dengan terciptanya hal tersebut tentunya dapat memicu terciptanya lapangan pekerjaan sehingga bisa membantu para alumni yang masih nganggur. (KB)
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda