Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Ekonomi
  3. APA PERLU MELAKUKAN MANAJEMEN AUDITING PADA INDUSTRI BISNIS UMKM ?

APA PERLU MELAKUKAN MANAJEMEN AUDITING PADA INDUSTRI BISNIS UMKM ?

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
18 Januari 2021, 14.28 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
5 menit baca
APA PERLU MELAKUKAN MANAJEMEN AUDITING PADA INDUSTRI BISNIS UMKM ?
JURNALPOST - Apabila menelisik pada perkembangan bisnis di tengah masyarakat, industri bisnis yang kini kian marak dan semakin merajalela yakni bisnis berkonsep Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan sebuah kegiatan wirausaha kepemilikan secara pribadi, kelompok, maupun golongan yang terkendali oleh sistem. Keberadaan dari Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) sendiri sangat beragam, mulai dari UMKM di bidang kuliner, jasa, produk rumah tangga, maupun UMKM di bidang kerajinan dan kesenian. Di lain sisi,  permasalahan dari penatalaksanaan UMKM di Indonesia sangat bermacam-macam, dimulai dari kesulitan mencari modal sebagai pedoman utama dalam membangun sebuah usaha, maupun pajak daerah yang terlalu mematok ketetapan yang tinggi, dikarenakan adanya skema kepengurusan hal-hal yang berkaitan dengan keuangan tersebut, maka apa perlu melakukan manajemen Auditing pada industri bisnis sekelas Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) ? Tidak banyak dari Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang mengenal konsepsi manajemen Auditing. Sedangkan menurut teori oleh Konrath (2002), menyebutkan bahwa manajemen Auditing merupakan tindakan untuk mengevaluasi kegiatan dan kejadian ekonomi yang ada di dalamnya, terlebih pada indikator-indikator yang berhubungan dengan keuangan  (Konrath, 2002). Apabila diringkas, pengertian Auditing secara sederhana yakni pelaporan dari perhitungan seluruh kegiatan dalam berbisnis, mulai dari permodalan, perbelanjaan, biaya produksi para UMKM untuk menghasilkan sebuah produk maupun memberikan sebuah jasa, hingga pengeluaran dan adanya konsepsi retribusi pajak daerah yang dibebankan pada UMKM. Keberadaan Auditing sendiri sangat dibutuhkan oleh keberlanjutan industri bisnis UMKM, selain karena peranannya yang krusial, Auditing juga dapat menghindarkan para UMKM dari risiko kehilangan asset maupun kerugian.  Peranan pokok dari Auditing yakni menghasilkan laporan keuangan yang terdiri dari upaya memahami bisnis dan industri klien serta memperoleh dan menilai bukti yang berkaitan dengan laporan keuangan yang dapat dipertanggungjawabkan, sehingga memungkinkan auditor meneliti apakah pada kenyataannya laporan keuangan tersebut telah menyajikan laporan keuangan secara wajar. Elemen-elemen pengelolaan Auditing manajemen keuangan yang berkepentingan pada penatalaksanaan industri bisnis para UMKM yaitu :
  1. Aktiva : merupakan item manfaat ekonomi yang diharapkan menghasilkan manfaat di masa mendatang. Contohnya adalah piutang, persediaan, dan aset tetap.
  2. Kewajiban : merupakan indikator yang mengikat secara hukum yang harus dibayarkan kepada entitas atau individu lain. Contohnya adalah hutang dagang, hutang pajak, dan hutang upah.
  3. Modal : merupakan jumlah yang diinvestasikan dalam bisnis oleh pemiliknya, ditambah sisa laba yang tersisa.
  4. Pendapatan : merupakan peningkatan aset atau penurunan kewajiban yang disebabkan oleh penyediaan layanan atau produk kepada pelanggan. Ini adalah kuantifikasi dari aktivitas kotor yang dihasilkan oleh bisnis. Contohnya adalah penjualan produk dan penjualan jasan.
  5. Beban : merupakan pengurangan nilai aset karena digunakan untuk menghasilkan pendapatan. Contohnya adalah biaya bunga, biaya kompensasi, dan biaya utilitas.
Dari elemen-elemen ini, aset, kewajiban, dan ekuitas termasuk dalam neraca, sedangkan pendapatan dan pengeluaran termasuk dalam laporan laba rugi. Catatan bagi para pelaku UMKM pemula, diharapkan mengetahui bahwa perubahan elemen-elemen ini harus dicatat dalam laporan arus kas tanpa terkecuali. Selain itu, dalam melakukan pengelolaan keuangan, harus dipahami konsepsi income yang mengacu pada laba bersih, dimana menurut definisinya, income yaitu apa yang tersisa setelah pengeluaran dan pajak dikurangi dari pendapatan. Sedangkan revenue adalah jumlah total uang yang diterima bisnis dari pelanggan untuk produk dan layanannya. Contoh income adalah laba bersih dan laba kotor dari penjualan para UMKM. Sedangkan contoh revenue antara lain penjualan barang, produk, atau barang dagangan, hingga penjualan layanan jasa yang dilakukan oleh UMKM. Sedangkan konsepsi keuntungan (gain) adalah peningkatan aset perusahaan yang tidak terkait dengan penjualan. Keuntungan diklasifikasikan sebagai diterima atau tidak diterima, dan kemudian dibagi lagi ke dalam kategori yang lebih spesifik. Misalnya, keuntungan yang belum direalisasi adalah aset yang dimiliki perusahaan yang telah meningkat nilainya di atas harga pembelian asli, seperti real estat, tetapi belum dijual. Gain ditetapkan sebagai pendapatan lain, tidak terkait dengan operasi perusahaan, pada laporan laba rugi. Kemudian hasil kerugian (loss) adalah kebalikan dari keuntungan. Menurut Sugiyarso (2005), ketika kerugian dimasukkan dalam buku besar atau pada bagian yang berbeda dari laporan laba rugi, angka-angka terlampir dalam tanda kurung untuk menunjukkan jumlah negatif (Sugiyarso, 2005). Jika suatu transaksi tertentu merupakan kredit dalam buku besar ketika itu merupakan keuntungan finansial, maka hal tersebut masih merupakan kredit sebagai kerugian finansial. Kemudian pada implementasinya, menurut Hidayat dan Tin (2012), Auditing manajemen dari pengelolaan keuangan di UMKM merupakan instrumen atau alat perencanaan bagi program kerja lanjutan (Tin, 2012). Dimana contohnya, industri UMKM keripik dapat melakukan inovasi penambahan variasi produk ketika dari Auditing yang dilakukan, menghasilkan keuntungan (gain) ke arah positif yang dapat dipersepsikan bahwa keripik yang dijual memang sukses di pasaran, yang mana ketika inovasi tersebut dilakukan, maka kecil kemungkinan adanya kerugian biaya produksi akibat inovasi produk. Dengan demikian, diharapkan para UMKM di Indonesia kini mulai memahami bahwa pengetahuan tentang Auditing manajemen agar dapat mencapai sinergisitas proporsi bisnis yang dapat mengkaji keuntungan yang dimiliki serta mencegah potensi kerugian di masa depan. Sumber : Konrath, F, Larry. (2002) . Auditing: A Risk Analysis Approach, 5th Edition. Canada: South Westrn Thomson. Sugiyarso, G dan F. Winarni, (2005). Manajemen Keuangan (Pemahaman Laporan Keuangan,Pengelolaan Aktiva, Kewajiban, dan Modal, serta Pengukuran Kinerja Perusahaan). Yogyakarta: Media Pressindo. Hidayat, Taufik dan Tin, S. (2012). Analisis Pengaruh Akuntansi Pertanggungjawaban Terhadap Kinerja Manajer Pusat Laba di Warung Paskal Bandung. Jurnal Akuntansi Vol.4 No.2 November 2012:187-199.

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/apa-perlu-melakukan-manajemen-auditing-pada-industri-bisnis-umkm/17166/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 05 November 2026, 17.48 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

PMK 37 Tahun 2025 Bukan Pajak Baru, Ini yang Perlu Dipahami Pedagang Online

Warung Padang di Bojonegoro Kini Terima QRIS BRI, Pembeli Lebih Praktis

Berawal dari Jualan Mango Sago, Rini Astuti Kembangkan Usaha Kuliner Berkat Dukungan KUR BRI Bojonegoro

Beli Dimsum Kini Tinggal Scan QRIS BRI Bojonegoro, Pelaku UMKM dan Pembeli Rasakan Kemudahan Transaksi Digital

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Universitas Negeri Malang Hadirkan ElectroRace Kit untuk Pembelajaran IPA di MTs Sunan Kalijogo

Kisah Widji, Berawal dari Nasabah BRI Kini Sukses Jadi Agen BRILink di Bojonegoro dan Raup Omzet Besar

MBG dan Tanggung Jawab Negara: Keselamatan Anak Tidak Bisa Ditawar

Sempat Kesulitan Menggunakan BRImo, Nasabah Umi Apresiasi Pelayanan BRI Cabang Bojonegoro

Pilihan Editor

  1. 1 Kisah Mamik Pemilik Toko Kelontong Sekaligus Agen BRILink di Bojonegoro Bantu Warga
  2. 2

    Pernah Mencari “Sakit Kepala Sebelah” di Google, Lalu Takut Umur Tinggal Setahun?

  3. 3

    Kemenag Latih 1.207 PPPK Penghulu, Perkuat Kualitas Layanan Umat

  4. 4

    Plagiarisme di Kalangan Mahasiswa sebagai Pelanggaran Integritas Akademik

  5. 5

    Nasabah Aninda Apresiasi Pelayanan BRI Cabang Bojonegoro, Transaksi Makin Mudah dan Nyaman

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.