Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Berita
  3. 25 Artis Dilantik DPR RI 2024: Bakal Solusi Masa Depan Indonesia?

25 Artis Dilantik DPR RI 2024: Bakal Solusi Masa Depan Indonesia?

Foto profil Fatimah
Editor: Fatimah
17 Desember 2024, 08.43 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
Artis Dilantik DPR
Sejumlah Artis Yang Berhasil Dilantik DPR RI dari PEMILU 2024 (Sumber: Radar Lawu - Jawa Pos)
JurnalPost.com - Setelah runtuhnya rezim Orde Baru, demokrasi di Indonesia menjadi benar – benar terwujud. Era reformasi menjadi awal mula kebebasan berpendapat melalui industri selebriti yang membawa dampak positif bagi masyarakat. Seperti semakin bertambahnya publik figur yang tampil di media massa sebagai jembatan penyebaran informasi, membuat beberapa oknum memanfaatkan hal ini. Tak terkecuali partai politik. Dalam meraih suara terbanyak untuk pemilihan anggota legislatif, hampir semua partai politik menggaet artis dan selebriti untuk menjadi bakal calon legislatif mereka. Hingga beberapa tahun terakhir, tak sedikit berita maupun tayangan media sosial membahas soal banyaknya artis yang berhasil dilantik di tingkat DPR RI. Seperti PEMILU Anggota Legislatif 2024 yang meloloskan sebanyak 25 artis nasional untuk mendapatkan kursi di DPR pusat. Termasuk aktor Verrel Bramasta, komedian Uya Kuya, Pasha UNGU, penyanyi Once Mekel, hingga pasangan suami - istri Ahmad Dhani dan Mulan Jameela. Hal ini membuat publik bertanya – tanya apa mereka benar – benar mengabdi pada negara sebagai wakil rakyat, atau hanyalah mencari ‘tambahan modal’ untuk kepentingan pribadi.

Sejak Kapan Fenomena Ini Terjadi?

Berdasarkan wawancara langsung dengan saksi hidup yang telah melewati zaman Orde Baru hingga sekarang, fenomena artis ‘nyaleg’ tak disangka telah ada dan populer sejak zaman Presiden Soeharto. Sekitar tahun ’80-an, saat industri musik Indonesia telah berkembang, tak sedikit seniman – seniman Indonesia menduduki kursi DPR. Seperti Camilia Malik dan Rhoma Irama menjadi kader usungan Partai Golongan Karya, partai yang mendominasi pada era Orde Baru saat itu. Begitu pula artis lainnya yang berbondong – bondong menjadi kader di Partai GolKar. Jadi sebenarnya bukan baru – baru ini fenomena artis ‘nyaleg’ menjadi trend dalam dunia politik, tapi sejak zaman dahulu. Namun memang, peran media sosial dan media artikel baru membicarakan hal ini sejak tahun 2004 hingga sekarang.

Popularitas Sebagai Modal Politik

Tidak bisa dipungkiri bahwa artis – artis tersebut memiliki garis start yang berbeda dibanding anggota legislatif lainnya. Di saat anggota lain sibuk meminjam uang dari bank untuk berkampanye dan bekerja keras mendapatkan hati masyarakat, para artis ini sudah memiliki modal dari awal. Nama dan wajah mereka dikenal akrab dan kerap muncul di media massa. Hal ini tentu merupakan sebuah keuntungan bagi partai yang hendak mengusung mereka. Namun, terdapat kekhawatiran bahwa hanya popularitas-lah yang para artis ini andalkan, bukannya kemampuan memahami regulasi dan berdebat secara sensible menyuarakan hak rakyat. Sebagian artis kadang kurang menunjukkan performa mereka untuk terlibat dalam pengambilan keputusan – keputusan penting. Hal ini dibuktikan dari wawancara langsung channel berita internasional BBC terhadap Lucius Karus, pengamat politik Forum Masyarakat Peduli, mengatakan bahwa output undang – undang yang disahkan oleh DPR RI 2019 – 2023 hanya menghasilkan 3 dari 40 target undang – undang yang masuk prolegnas prioritas DPR 2022. Juga, pada Masa Sidang IV Tahun 2022 – 2023 DPR hanya menuntaskan satu undang - undang prioritas yakni Rancangan Undang Undang (RUU) Landas Kontinen.

Sisi Positif dan Negatif

Artis sudah memiliki bekal komunikasi yang baik dan relasi yang luas sehingga sangat bermanfaat bagi siapapun, termasuk partai politik untuk menaikkan citra partainya dan menjangkau koneksi sosial-politik yang lebih besar. Seperti halnya cuplikan video TikTok yang berisi rekaman Verrel Bramasta yang memberikan pandangannya dalam Rapat Dewan Perwakilan Rakyat terkait Naturalisasi Pemain Sepakbola Indonesia menggunakan Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris yang begitu lancar dan memukaukan peserta rapat serta warganet yang membuat sebagian orang menyadari tentang kualitas para artis dalam kiprahnya di dunia politik. Meskipun begitu, nyatanya terdapat banyaknya sisi negatif yang ditimbulkan apabila fenomena ini terus dilakukan di masa depan. Tentu yang pertama berkurangnya prinsip keadilan bagi seseorang yang biasa untuk dapat benar – benar menjadi wakil rakyat karena kesempatan terpilih akan semakin kecil sebab harus bersaing dengan seorang artis yang namanya telah dikenal oleh seluruh antero negeri sejak usia mereka masih belia. Bagaimana tidak? Apabila terdapat pilihan untuk memilih, di antara yang memiliki visi – misi yang kompeten namun kurang dikenal dan orang yang bervisi kurang kompeten tapi banyak orang yang mengenalnya, maka besar kemungkinan rakyat akan memilih orang yang mereka kenal, bukan? Persoalan ini secara tidak langsung berhubungan dengan kenyataan bahwa rakyat yang mencoba untuk maju dalam kursi DPR dengan modalnya yang ‘pas – pasan’ akan semakin miskin, sedangkan artis yang memiliki harta yang tidak akan tergerus waktu hingga keturunan ke-7-pun, akan semakin kaya. Lagipula, kesibukan mereka dalam dunia entertainment seringkali membuka kesempatan untuk tidak memprioritaskan pekerjaan sebagai anggota legislatif yang tunduk di bawah aturan negara sehingga besar resiko mereka akan mendapatkan ‘gaji buta’ dari DPR. Oleh: Secia Clara Traviata Prakarti, Universitas Airlangga

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/25-artis-dilantik-dpr-ri-2024-bakal-solusi-masa-depan-indonesia/75945/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 04 November 2026, 01.15 WITA

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Mendukung Sustainable Development Goals, Dosen UM Ungkap Faktor Risiko Kehamilan yang Perlu Diwaspadai

Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

Pasar Turi Baru Surabaya Hadirkan Beragam Kegiatan, Tak Sekadar Menjadi Pusat Perdagangan

Ibu Rumah Tangga di Bojonegoro Buka Usaha BRILink, Tambah Penghasilan

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Laba Naik, Arus Kas Turun: Ada Apa dengan Kinerja Keuangan Public Bank Berhad dan Maybank?

Kemandirian Pesantren: Dari Pusat Pendidikan Agama Menjadi Penggerak Ekonomi Desa

Edukasi Video HIMA-CARE Tingkatkan Perilaku Higiene Menstruasi Mahasiswi Baru di Kota Malang

Mahasiswa UPN Veteran Jatim Ikuti Rapat DPRD Tuban, Pelajari Perdebatan Anggaran dan Prioritas R-APBD 2027

Pilihan Editor

  1. 1 Kepemimpinan yang Menanam Masa Depan: Ketika Pendidikan Menjadi Kunci Ketahanan Pangan Jawa Timur
  2. 2

    Putusan MA 19 P/HUM/2026, Sekjen MDP-WATCH Desak Menkes Evaluasi dan Rombak Keanggotaan MDP

  3. 3

    Membuka Kesempatan Kerja di Tengah Tantangan Ekonomi, Menatap Masa Depan Ketenagakerjaan Indonesia

  4. 4

    Dari Daun Kelor Menjadi Snackbar Bergizi, FK UPN “Veteran” Jakarta Ajak Masyarakat Kelurahan Pangkalan Jati Baru Perkuat Upaya Pencegahan Stunting

  5. 5

    Dari Teori ke Praktik, Mahasiswa Hukum UNTAG Surabaya Dalami Dunia Legal Perusahaan Melalui Magang

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.