JURNALPOST.COM - PT. Antam yang melakukan produksi emas dari tambang pongkor dan cibaliung yang kemudian melakukan pemurnian emas dari pihak ketiga melalui unit bisnis pengolahan dan pemurnian logam mulia, menargetkan penjualan emas di Makassar sebesar 180 kg dalam periode tahun 2015 ini.
General Manager logam mulia business unit, Dody Martimbang menyampaikan bahwa untuk wilayah Makassar menargetkan penjualan emas berkisar hingga sebanyak 180 kg untuk tahun 2016 ini atau dengan sebanyak 15 kilo setiap bulannya.
"Makassar masih menargetkan sekitar 15 kg/ bulannya" katanya
Menurutnya, besaran target tersebut masih sama dengan tahun sebelumnya, yang belum berubah dikarenakan dengan melihat besaran target penjualan secara nasional juga hanya sebesar 10 Ton atau berada dibawah dari realisasi sebanyak 11 ton.
Disampaikannya pula bahwa untuk tahun ini pihaknya masih berfokus untuk penjualan dalam negeri dengan melakukan strategi pembukaan butik tambahan di beberapa kota besar lainnya.
Pendapatan ANTAM dari penjualan emas pada tahun 2015 juga disebutkannya tercatat sebesar Rp 7.31 Trilliun atau sebanyak 11.32 ton. Dengan itu juga dikatakannya jika dari segi nilai mengalami kenaikan sebesar 49 persen dibandingkan dengan penjualan tahun 2014 sebelumnya.
Kontribusi penjualan emas dalam negeri sebesar 60 persen dari total penjualan, dan dengan kontribusi penjualan di butik juga sebesar 30 persen atau sebanyak 1.32 ton, dimana kontribusi untuk wilayah Makassar, disebutkannya 5 persen dari penjualan butik atau sebanyak 66 kg di tahun 2015 sementara komposisi sales di butik untuk wilayah Makassar juga dengan memperoleh perbandingan 70 persen untuk ritel dan 30 persen untuk koorporate.
Dengan itu dikatakannya paling tidak juga di tahun ini akan tumbuh dengan perbandingan 60 persen ritel dan 40 persen oleh koorporate.Penjualan emas oleh ANTAM dibeberkannya pula jikatelah memiliki sertifikasi LBMA di Indonesia.
"Kemungkinan komposisinya juga akan bergeser" katanya (nps)
Komentar 0
Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda