Lewati ke konten utama
Home About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Publikasi Media Online Jasa Backlink Jasa Guest Post Penulisan Artikel Pembuatan Website Pedoman AI
ID | EN

Masuk / Gabung

Jelajahi

Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi
Informasi
About Us Redaksi Kirim Berita Media Kit
Pedoman
Kebijakan Cookie Pedoman Media Siber Pedoman AI
Masuk / Gabung
Ikuti kami
EN ARTIKEL
Beranda Internasional Nasional Daerah Featured Opini Pendidikan
More
Profil Advertorial Bisnis Press Release Essay English Version Ekonomi

  1. Beranda
  2. Pendidikan
  3. 10 Guru PAI Berdedikasi dan Berprestasi Diganjar Penghargaan

10 Guru PAI Berdedikasi dan Berprestasi Diganjar Penghargaan

Foto profil Hasbi
Editor: Hasbi
12 Desember 2018, 17.19 WITA Editor: Tim Editor JurnalPost
4 menit baca
Guru PAI Berdedikasi

Serpong (Kemenag), Jurnalpost - Empat Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) yang dinilai berdedikasi, serta enam orang guru, pengawas dan dosen PAI yang dinilai berprestasi mendapat penghargaan dari Kementerian Agama. Selain piagam, mereka mendapat dana pembinaan masing-masing Rp5juta untuk guru berprestasi dan Rp7juta untuk guru berdedikasi.

Penghargaan diberikan oleh Dirjen Pendidikan Islam Kamaruddin Amin pada puncak Sarasehan Nasional Bulan Bakti PAI 2018 yang diikuti 300 peserta dan berlangsung di Tangerang, Selasa (11/12) malam. Kamaruddin Amin mengatakan bahwa penghargaan ini sebagai wahana memotivasi insan PAI untuk terus meneguhkan komitmen dalam menjalankan profesi mulianya sebagai pendidik.

IKLAN

“Mendidik itu bukan hanya mengajar, yang hanya transfer knowladge. Tetapi mendidik yang sejati adalah mengembangkan potensi siswa agar mengetahui kewajiban dan tanggungjawabnya,” kata Kamaruddin.

Barru Raih Terbaik I
Baca Juga

Barru Raih Terbaik I Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan Regional Sulawesi

Direktur Pendidikan Agama Islam, Rohmat Mulyana, menambahkan, pemberian penghargaan menjadi bukti bahwa Direktorat PAI terus memperhatikan aktor utama pendidikan agama yaitu Guru PAI. Menurutnya, penghargaan guru PAI berdedikasi dimaksudkan sebagai ejawantah dari ruhul mudarris. Sedang penghargaan kepada guru, pengawas, dan dosen PAI berprestasi dimaksudkan sebagai pengakuan atas penggunaan atthariqah atau metodologi.

“Ada maqalah yang mengatakan bahwa atthariqah ahammu min al maddah, wa al-mudarris ahammu min at-thariqah, wa ar-ruhu al-mudarris ahammu min nafsihi. Metodologi itu lebih penting dari kurikulum, tetapi guru lebih penting dari pada metode. Namun yang lebih penting lagi adalah ruh guru atau passion atau keihlasan guru dalam mengajar itu lebih penting dari guru itu sendiri,” jelas Direktur yang juga dosen UIN Sunan Gunung Djati Bandung ini.

Salah satu penerima penghargaan ini adalah Daim Ulla, Guru PAI di Sailolof, sebuah pulau yang tergabung dalam gugus Pulau Raja Ampat. Ia mengaku senang dengan penghargaan ini. Daim Ulla yang asli Papua dari suku Maya mengaku belum pernah ke Jakarta dan belum pernah naik pesawat. Kehadirannya untuk mendapat penghargaan ini membuatnya sangat haru.

“Saya berterimakaih atas penghargaan ini, walaupun saya tidak pernah berpikir apa yang saya lakukan ini akan dihargai. Saya melakukan ini sebagai pengabdian kepada masyarakat saya. Dan itu yang saya bisa,” katanya dengan mata berkaca-kaca.

Korea Youth Summit 2026
Baca Juga

Korea Youth Summit 2026 di Seoul Beri Penghargaan kepada Pemimpin Muda Berprestasi

IKLAN

Hal sama disampaikan Hairil Laode, Guru PAI di SLB bagian A (Tunanetra), Bandung. Hairil yang juga tuna netra datang dari Bandung sendiri dengan menumpang Bus dari Cicaheum Bandung. Pria kelahiran Makasar ini mengaku bahwa mengajar anak tuna netra harus ekstra sabar. Karena tidak hanya tuna netra, anak anak tersebut juga ada yang memiliki keterbatasan.

“Walaupun begitu, mereka punya potensi dan harus dibimbing. Karena mereka membutuhkan bimbingan,” pungkas Pria yang memberi inspirasi ini.

Senada yang diungkapkan Satriani Guru SDN 44 Bakka, Pangkep Sulsel. Berstatus guru honorer, tak membuatnya patah semangat. Baginya menjadi guru bukan soal mengejar status tapi bagaimana mewujudkan niat. Dan hal itu dibuktikannya dengan sungguh-sungguh.

Mengajar dan mendidik anak-anak kampung di pedalaman bagi Satriani bukan hanya kewajiban tapi sebuah kehormatan.

Polres Pangkep
Baca Juga

Tingkatkan Pelayanan, Polres Pangkep Raih Penghargaan Baik dari Kemenpan RB

"Tidak semua orang diberi kesempatan berbagi ilmu dengan orang kesulitan mengakses ilmu, mengajar di sana adalah kehormatan besar. Saya berharap suatu waktu nanti ada murid saya yang jadi pejabat di kota,"pungkasnya.

Berikut daftar penerima penghargaan Guru PAI Berdedikasi 1. Satriani, S.Pd.I. (guru PAI SDN 44 Bakka, Sulawesi Selatan) 2. Zainal Amin Hanidata, S.Ag. (guru PAI SDN 375 Sosial Pasar V Natal, Sumatera Utara) 3. Daim Ulla (guru PAI SD N 1 Sailolof, Papua) 4. Muhammad Gapur, S.Pd.,I. (guru PAI SMPN 3 KLU) 5. Syahril Laode (guru PAI SLB Bandung)

Berikut daftar penerima penghargaan Guru PAI, Pengawas PAI dan Dosen PAI Berprestasi 1. Ahmad Taufik, S.Pd.I., M.Pd. (guru PAI SMAN 1 Karang Tengah, Demak) 2. Marwanti, S.Pd.I. (guru PAI SD N Karangjati, Kasihan, Bantul, DIY) 3. Alfi Hasan, S.Pd.I., M.Pd. (guru PAI SD N. 87 Ambon, Maluku) 4. Ahmad Fauzan, S.Ag., M.Pd. (Pokjawas PAI Kemenag Kab. Indramayu) 5. Dr. H. Yusuf Hanafi, S.Ag., M.Fil.I. (Kepala Pusat Pengembangan Kehidupan Beragama (P2KB) Universitas Negeri Malang) (bawi&nasuha/n15)

Sumber artikel: https://jurnalpost.com/10-guru-pai-berdedikasi-dan-berprestasi-diganjar-penghargaan/8494/

Dicetak dari JurnalPost.com pada 03 November 2026, 16.57 WITA

  • #Guru Berdedikasi
  • #Guru PAI
  • #Penghargaan

Bagikan artikel

Bagikan Mengirim Tweet
JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke Instagram

Menyiapkan 5 slide Reel 9:16…

Rangkaian slide vertikal sedang disusun dari artikel ini.

Konten belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide Instagram JurnalPost 1/5
REEL 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun dalam area aman Reels. Tambahkan musik pilihan Anda setelah masuk ke Instagram.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu Instagram, pilih Reel, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik yang tersedia di Instagram.

JURNALPOST SOCIAL PUBLISHER

Posting ke TikTok

Menyiapkan 5 slide TikTok 9:16…

Desain Social Publisher sedang disusun dari artikel ini.

Konten TikTok belum dapat disiapkan.

Silakan coba kembali.

Pratinjau slide TikTok JurnalPost 1/5
TIKTOK 9:16 · 5 SLIDE

Konten JurnalPost

Lima slide vertikal sudah disusun: sampul, inti berita, fakta utama, perkembangan, dan baca lengkap.

Menyiapkan lima file gambar 9:16…

Di menu berbagi, pilih TikTok, pertahankan urutan 1–5, lalu tambahkan musik atau suara di aplikasi. Jika TikTok tidak muncul, gunakan unduh manual.

Komentar 0

Tulis Komentar Bagikan tanggapan Anda

Komentar akan tampil setelah disetujui redaksi.

  1. Belum ada komentar. Jadilah yang pertama menyampaikan tanggapan.

Artikel Terkait

Mini Bank SMK Plus An-Naba Jadi Sarana Praktik Nyata Siswa MPLB, Inspirasi bagi SMK di Indonesia

Kerja Kelompok atau Kerja Sendiri? Mengapa Transparansi Kontribusi Mahasiswa Perlu Diperkuat

UPN Veteran Jawa Timur Dampingi Pemerintah Desa Segorotambak Sidoarjo Perkuat Tertib Administrasi dan Pelayanan Publik

Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur Magang di Setda Mojokerto, Pelajari Evaluasi Kinerja dan Pelayanan Publik

REKOMENDASI JURNALPOST

Pilihan Untukmu

Tinggalkan Buku Kas Manual, Pelaku UMKM Manggarsari Kini Kelola Keuangan Lewat Ponsel

Jangan Terus Menyalahkan Guru atas Rusaknya Karakter Anak, Ada Paradoks Mutu Pendidikan yang Sering Diabaikan

Pentingnya Menjaga Keamanan Data Pribadi di Era Digital, Kenali Risiko dan Cara Melindunginya

Parkir Liar di Pinggir Jalan: Menjadi Kebiasaan atau Justru Sudah Menjadi Pola Hidup Masyarakat?

Pilihan Editor

  1. 1 PMK 37 Tahun 2025 Bukan Pajak Baru, Ini yang Perlu Dipahami Pedagang Online
  2. 2

    Mini Bank SMK Plus An-Naba Jadi Sarana Praktik Nyata Siswa MPLB, Inspirasi bagi SMK di Indonesia

  3. 3

    Putusan MA 19 P/HUM/2026, Sekjen MDP-WATCH Desak Menkes Evaluasi dan Rombak Keanggotaan MDP

  4. 4

    Peran Teknologi Pangan dalam Menjaga Ketahanan dan Keamanan Pangan Nasional

  5. 5

    Teknologi Sudah Tersedia, UPN Veteran Jatim Dorong Penguatan Literasi dan Keterbukaan Informasi Publik di Bondowoso

IKLAN
JurnalPost

Media Publikasi Indonesia yang menyediakan informasi terkini. Situs ini didirikan pada tahun 2015 dan telah menjadi salah satu sumber berita yang populer di Indonesia.

Jelajahi

Advertorial Artikel Berita Bisnis Citizen Reporter Daerah Ekonomi English Version Essay Featured
Hukum Internasional Kolom Opini Nasional Olahraga Pendidikan Politik Profil Teknologi Wisata

Kanal

About Us Jurnalisme Warga Kebijakan Cookie Kebijakan Data Kirim Opini Kirim Tulisan Media Kit Pedoman Redaksi

Ikuti kami di

Facebook X/Twitter Instagram Threads TikTok Pinterest LinkedIn YouTube
© 2026 - PT Jurnal Post Indonesia. All Rights Reserved.