27.7 C
Jakarta
Minggu, Januari 17, 2021

Wabah Covid-19, Mahasiswa UPI Kamda Purwakarta Jalani KKN Secara Online

Oleh : Andiani Yasmin Pratiwi

Bandung – Pandemi Covid-19 tak menyurutkan semangat Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) terutama UPI Kampus Daerah Purwakarta untuk mendorong mahasiswa dalam memberi kontribusi ke desa-desa. Melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Universitas Pendidikan Indonesia memfasilitasi mahasiswa untuk melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Berbeda dengan sebelum terjadinya pandemi, kini sebanyak 247 mahasiswa UPI Kampus Daerah Purwakarta mengikuti KKN Covid-19 secara daring (online) mulai dari 17 November hingga 17 Desember 2020 ini. Ini merupakan KKN daring gelombang II.

KKN daring mahasiswa UPI berlokasi di daerah tempat tinggal mahasiswa yang tersebar di 21 Provinsi. Meliputi provinsi, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DKI Jakarta, Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Banten, D. I Yogyakarta, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara dan Sulawesi Selatan.

Direktur Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Prof. Dr. Ahmad, M. Pd dalam pembukaan secara virtual KKNT COVID-19 gelombang II menyampaikan, “dalam kondisi normal UPI biasanya menerjunkan mahasiswanya secara langsung dan berkelompok untuk mengabdi di desa-desa dan tinggal selama 40 hari. Lain hal nya dengan kondisi wabah covid-19 yang semakin masif sekarang ini, maka KKN harus dilakukan secara daring di desa masing-masing”.

Baginya, KKN harus dilakukan dengan sistem daring, sebab tidak memungkinkan dalam kondisi sekarang mahasiswa turun ke lapangan dan tinggal di tempat KKN selama 40 hari. Terlepas dari itu, dengan adanya KKN daring, maka mahasiswa melakukan kegiatan KKN dari kost atau daerah asal. Mahasiswa dibimbing oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) secara daring sesuai dengan tema edukasi berdasarkan kondisi daerah KKN-nya. KKN daring Covid-19 ini mengusung Tema Edukasi Pencegahan dan Penanggulangan Dampak Covid-19.

KKN Tematik Pencegahan dan Penanggulangan Dampak Covid-19 Gelombang II ini dilaksanakan dalam rangka membantu pemerintah menekan angka penyebaran serta menanggulangi dampak Covid-19 yang kian hari semakin padat atau masif. KKN ini dilakukan secara daring dan mandiri oleh setiap mahasiswa. Bersama dengan itu, dalam mewujudkan program pemerintah tersebut, mahasiswa KKN PPD Covid-19 kecamatan. Katapang, Kab. Bandung yang dibimbing oleh Ibu Hayani Wulandari, M. Pd., melakukan program KKN yang berfokus pada penguatan dan pendampingan dalam inovasi produk, peningkatan mutu dan pemasaran serta management usaha berbasis IT bagi pengusaha kecil/kaki lima/tidak memiliki usaha yang terdampak covid-19 secara daring dalam meningkatkan omzet penjualan pada masa pandemic, melalui media Facebook MarketPlace.

Facebook pernah mengenalkan Facebook Marketplace pada 2016. Saat itu, layanan ini tidak langsung masuk ke Indonesia, dan baru tersedia Amerika Serikat, Inggris, Australia, dan Selandia Baru. Seiring perkembangan zaman Marketplace saat ini telah hadir di Indonesia, pengguna di tanah air bisa melihat ada logo kios yang sebaris dengan tombol beranda, grup, teman, maupun pemberitahuan.

Di tampilan desktop pun, Facebook menempatkannya di bawah Messenger. Penempatan logo secara otomatis di tempat yang cukup strategis ini sepertinya kehendak Facebook agar penggunanya dapat dengan mudah melakukan jual-beli dengan fitur Marketplace. Sebagai pengguna Facebook banyak yang tidak menyadari adanya fitur ‘ini’ yang berfungsi sebagai wadah tempat bertemunya penjual dan pembeli online di Facebook. Secara umum fitur ini menyerupai aplikasi online shop ternama seperti Buka Lapak, Toko Pedia dan sejenisnya.

Facebook Marketplace terintegrasi langsung dengan Facebook untuk android, jadi lebih praktis, ringam, hemat memori dan memudahkan pengguna. Kegiatan KKN Tematik PPD Covid-19 ini disambut baik oleh pihak warga setempat, sebab pada kondisi pandemic seperti ini merupakan tantangan besar bagi tiap kepala keluargan maupun tiap individu dalam mempertahankan kondisi ekonominya. Berdasarkan hasil tinjauan terhadap respons warga, mereka terlihat sangat tertarik dengan adanya tawaran aplikasi Facebook Marketplace.

Tidak sedikit warga yang cepat tanggap membuat akun situs jual-beli ini dengan berbagai variasi barang sesuai dengan masing-masing brand yang ditawarkan. Terlebih lagi, berdasarkan testimony dari salah satu warga, ada yang sudah mendapatkan beberapa pelanggan dari aplikasi Facebook Marketplace, maka dari itu kegiatan ini diharapkan dapat menjadi solusi dalam mengatasi permasalahan ekonomi keluarga.

Selain melaksanakan program kegiatan pencegahan dan penanggulangan Covid-19 di Bidang Ekonomi, mahasiswa KKN PPD Covid-19 gelombang dua pun aktif dalam program edukasi bidang Pendidikan maupun Kesehatan secara daring melalui media social maupun media masa seperti dalam bentuk penguatan dan pendampingan pembelajaran daring kepada guru, orang tua siswa berikut siswanya dalam menggunakan teknologi berbasis IT untuk bidang Pendidikan, juga membuat poster edukasi pencegahan covid-19, artikel, maupun video yang mengedukasi masyarakat tentang bahaya covid-19 untuk bidang kesehatan.

Diharapkan dengan diselenggarakan kegiatan KKN Tematik PPD Covid-19 gelombang II yang dilaksanakan secara mandiri melalui system daring ini, dapatv menjadi solusi dalam menekan angka penyebaram Covid-19 di Indonesia juga dapat member penguatan kepada guru dan orang tua murid dalam proses pembelajaran secara daring serta dapat membantu dalam meningkatkan perekonomian keluarga.

Berita terbaru

Berita Menarik Lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini